UNHASUNHAS
Riset Sains dan Teknologi KelautanRiset Sains dan Teknologi KelautanIndonesia memerlukan kapabilitas teknologi bawah air yang mandiri untuk mendukung survei hidrografi, inspeksi infrastruktur bawah laut, penelitian oseanografi, pemantauan lingkungan, pencarian dan penyelamatan, serta pertahanan maritim. Naskah awal mengidentifikasi kesenjangan teknologi, keterbatasan laboratorium, pengaturan sertifikasi yang lemah, kendala sumber daya manusia, dan kolaborasi pemangku kepentingan yang terfragmentasi. Studi yang direvisi ini memperluas analisis melalui tinjauan naratif terstruktur dan analisis kebijakan terhadap dokumen perencanaan nasional, standar internasional, serta literatur ilmiah mengenai remotely operated vehicles (ROV), autonomous underwater vehicles (AUV), navigasi, komunikasi, keselamatan, dan komersialisasi teknologi. Penilaian ini diorganisasikan ke dalam enam dimensi kapabilitas: permintaan misi, teknologi kritis, fasilitas pengujian, standardisasi dan penjaminan, kompetensi sumber daya manusia, dan ekosistem tata kelola industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama bukan hanya kemampuan membangun purwarupa, melainkan ketiadaan rantai bukti ujung-ke-ujung yang menghubungkan persyaratan pengguna, desain, pengujian di lingkungan relevan, kualifikasi, sertifikasi, pengadaan, dan dukungan siklus hidup. Oleh karena itu, strategi nasional harus bergeser dari proyek purwarupa yang terfragmentasi menuju program berbasis misi yang didukung oleh arsitektur sistem terbuka, jaringan fasilitas pengujian nasional, pengguna awal (off-takers), dan struktur tata kelola Triple Helix dengan kepemilikan program yang jelas. Sebuah peta jalan empat fase untuk 2026–2045 diusulkan: fondasi, integrasi, skala industri, dan kepemimpinan teknologi. Setiap fase dikendalikan melalui gerbang keputusan dan indikator terukur, termasuk tingkat kesiapterapan teknologi, konten domestik, jam operasi bebas kegagalan, produk tersertifikasi, personel terkualifikasi, dan kontrak industri. Kerangka ini menjadi dasar untuk pemrograman riset, investasi fasilitas, reformasi pengadaan, dan pengembangan industri teknologi bawah air nasional.
Penguatan kapasitas nasional dalam teknologi bawah air memerlukan perubahan paradigma dari pembangunan purwarupa menjadi pembangunan sistem kapabilitas yang utuh, karena kesenjangan utama bukan hanya pada komponen, melainkan pada integrasi menyeluruh dari kebutuhan misi hingga dukungan siklus hidup.Model Triple Helix yang efektif harus diwujudkan sebagai kemitraan program yang jelas antara universitas, industri, pemerintah, dan off-taker, didukung oleh roadmap 2026–2045 dengan fase fondasi, integrasi, skala industri, dan kepemimpinan teknologi.Keberhasilan program akan dinilai berdasarkan bukti TRL, reliabilitas, jam operasi bebas kegagalan, kualitas data, kemampuan MRO, kandungan lokal, personel tersertifikasi, dan kontrak berulang, guna membangun kemandirian bertahap serta berkontribusi pada ilmu kelautan dan kedaulatan maritim.
Melihat pentingnya penguatan kapasitas nasional teknologi bawah air di Indonesia, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang krusial untuk memastikan kemandirian dan keberlanjutan. Pertama, bagaimana kita dapat mengoptimalkan desain dan operasionalisasi jaringan fasilitas uji terdistribusi nasional, yang mengintegrasikan berbagai laboratorium seperti pressure chamber, towing tank, dan koridor uji laut? Penelitian ini bisa mengeksplorasi model tata kelola terpusat dan arsitektur data terbuka untuk memastikan interoperabilitas, efisiensi pemanfaatan sumber daya, serta kemampuan untuk secara konsisten menghasilkan bukti kualifikasi teknologi yang dapat diterima secara nasional maupun internasional, dengan mempertimbangkan tantangan logistik kepulauan dan iklim tropis Indonesia. Kedua, meskipun standar internasional tersedia, kondisi perairan tropis Indonesia dengan tingkat kekeruhan, biofouling, dan arus lokal yang unik membutuhkan adaptasi khusus. Studi lanjutan dapat berfokus pada pengembangan kerangka kualifikasi teknologi bawah air adaptif, yang tidak hanya mengadopsi standar global tetapi juga mengintegrasikan protokol pengujian dan validasi yang relevan untuk menghadapi tantangan spesifik lingkungan laut Indonesia, misalnya dalam hal ketahanan material terhadap korosi biologi atau performa sensor di perairan keruh. Penelitian ini penting untuk memastikan produk teknologi bawah air lokal benar-benar andal dan layak beroperasi di konteks nasional. Ketiga, untuk mengatasi perangkap purwarupa dan mempercepat hilirisasi, diperlukan investigasi mendalam mengenai model pengadaan berbasis outcome yang efektif bagi teknologi bawah air yang baru dikembangkan. Penelitian ini dapat menganalisis bagaimana mekanisme first-buyer procurement dan pilot service dapat dirancang secara optimal, termasuk struktur insentif, model berbagi risiko antara pengembang dan pengguna akhir, serta kriteria evaluasi yang mengukur tidak hanya kinerja teknis tetapi juga reliabilitas, ketersediaan, kemampuan perawatan, dan kontribusi terhadap rantai pasok lokal. Dengan demikian, kita bisa menciptakan pasar awal yang kuat dan berkelanjutan, mendorong inovasi, dan mempercepat adopsi teknologi bawah air buatan dalam negeri secara bertahap. Ketiga area penelitian ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem inovasi teknologi bawah air Indonesia secara holistik.
| File size | 814.82 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UPI YAIUPI YAI Arima Anugerah Bersaudara. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat presisi yang ditetapkan yaitu 5%, maka didapatkan sampel sebesarArima Anugerah Bersaudara. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat presisi yang ditetapkan yaitu 5%, maka didapatkan sampel sebesar
UPI YAIUPI YAI Abuelita digambarkan dengan gaya kepemimpinan otoriter yang berakar pada tradisi, di mana larangan musik menjadi simbol untuk menjaga identitas keluargaAbuelita digambarkan dengan gaya kepemimpinan otoriter yang berakar pada tradisi, di mana larangan musik menjadi simbol untuk menjaga identitas keluarga
UPI YAIUPI YAI Melalui analisis naratif kualitatif terhadap film Invictus, penelitian ini menyelidiki signifikansi kecerdasan emosional dalam praktik kepemimpinan. FokusMelalui analisis naratif kualitatif terhadap film Invictus, penelitian ini menyelidiki signifikansi kecerdasan emosional dalam praktik kepemimpinan. Fokus
UPI YAIUPI YAI Dengan demikian, film ini tidak hanya mengenalkan sejarah, tetapi juga menjadi gambaran penerapan kepemimpinan transformasional yang mendukung pembangunanDengan demikian, film ini tidak hanya mengenalkan sejarah, tetapi juga menjadi gambaran penerapan kepemimpinan transformasional yang mendukung pembangunan
UPI YAIUPI YAI Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menganalisis data primer berupa elemen cerita, dialog, dan ekspresi visualMetode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menganalisis data primer berupa elemen cerita, dialog, dan ekspresi visual
UPI YAIUPI YAI Kepemimpinan memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas organisasi selama krisis penuh ketidakpastian, di mana pemimpin emergen sering muncul melaluiKepemimpinan memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas organisasi selama krisis penuh ketidakpastian, di mana pemimpin emergen sering muncul melalui
UPI YAIUPI YAI Hasil penelitian menunjukkan bahwa Piko merepresentasikan gaya kepemimpinan demokratis yang menekankan musyawarah, keterlibatan anggota kelompok, dan keterbukaanHasil penelitian menunjukkan bahwa Piko merepresentasikan gaya kepemimpinan demokratis yang menekankan musyawarah, keterlibatan anggota kelompok, dan keterbukaan
UPI YAIUPI YAI Temuan tersebut sejalan dengan fenomena global berupa menurunnya kepercayaan publik terhadap pemimpin yang tidak etis dan tidak bertanggung jawab. DenganTemuan tersebut sejalan dengan fenomena global berupa menurunnya kepercayaan publik terhadap pemimpin yang tidak etis dan tidak bertanggung jawab. Dengan
Useful /
UNHASUNHAS Teknologi bawah air harus dianggap sebagai infrastruktur nasional, bukan sekadar proyek riset terisolasi. Teknologi ini mendorong ilmu samudra, integritasTeknologi bawah air harus dianggap sebagai infrastruktur nasional, bukan sekadar proyek riset terisolasi. Teknologi ini mendorong ilmu samudra, integritas
ANNPUBLISHERANNPUBLISHER Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka dari 15 artikel ilmiah yang diterbitkan dari tahun 2015 hingga 2024, untuk mengidentifikasi strategiPenelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka dari 15 artikel ilmiah yang diterbitkan dari tahun 2015 hingga 2024, untuk mengidentifikasi strategi
EASTASOUTH INSTITUTEEASTASOUTH INSTITUTE Program ini terbukti efektif dalam mendorong perubahan sikap digital remaja dan layak direplikasi di sekolah lain sebagai model edukasi digital yang berkelanjutan.Program ini terbukti efektif dalam mendorong perubahan sikap digital remaja dan layak direplikasi di sekolah lain sebagai model edukasi digital yang berkelanjutan.
EASTASOUTH INSTITUTEEASTASOUTH INSTITUTE Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi, membahas teknik ekstraksi minyak atsiri, kualitas bahan baku, hingga aplikasinyaKegiatan ini menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi, membahas teknik ekstraksi minyak atsiri, kualitas bahan baku, hingga aplikasinya