STIE YADIKASTIE YADIKA

Jurnal Transparan Institut Teknologi dan Bisnis YadikaJurnal Transparan Institut Teknologi dan Bisnis Yadika

Salah satu parameter untuk mengukur kinerja manajemen adalah laba. Manajemen cenderung mengelola laba secara oportunitis karena adanya tekanan yang dibarengi kesempatan berupa lemahnya pengawasan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh Fraud Triangle berupa Financial Stability, Ineffective Monitoring, dan Auditor Switch terhadap manajemen laba perusahaan Consumer Non-Cyclicals. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Data yang digunakan yaitu data sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Teknik pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan Financial Stability, Ineffective Monitoring, dan Auditor Switch memiliki pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba. Namun secara parsial menunjukkan bahwa Financial Stability berpengaruh secara signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan Ineffective Monitoring dan Auditor Switch berpengaruh tapi tidak signifikan terhadap manajemen laba. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin besar perubahan aset perusahan, semakin besar pula terjadinya praktik kecurangan. Jumlah dewan komisaris independen dan adanya pergantian auditor tidak mengindikasikan terjadinya praktik kecurangan.

Berdasarkan hasil penelitian, Financial Stability, Ineffective Monitoring, dan Auditor Switch secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba.Financial Stability berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan Ineffective Monitoring dan Auditor Switch berpengaruh tetapi tidak signifikan.Diperlukan pengawasan yang lebih ketat dan peningkatan transparansi dalam laporan keuangan untuk mengurangi praktik kecurangan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak transformasi digital terhadap kemampuan perusahaan dalam mencegah kecurangan akuntansi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran struktur tata kelola perusahaan dalam meminimalkan praktik manajemen laba. Penelitian juga dapat membandingkan tingkat kecurangan antara perusahaan di sektor konsumer non-siklis dengan sektor lain untuk mengidentifikasi faktor spesifik yang memengaruhi praktik akuntansi. Peneliti juga bisa mempertimbangkan pengaruh regulasi terbaru terhadap perilaku manajemen laba. Selain itu, studi tentang perbedaan perilaku manajemen laba antara perusahaan besar dan kecil dapat memberikan wawasan baru. Penelitian juga bisa mencakup pengaruh budaya organisasi terhadap kecurangan. Peneliti dapat mengevaluasi efektivitas auditor independen dalam mendeteksi manipulasi laba. Studi tentang pengaruh tekanan eksternal seperti persaingan pasar terhadap keputusan manajemen laba juga relevan. Penelitian lanjutan bisa memperluas sampel ke perusahaan di luar Indonesia untuk membandingkan konteks lokal dan global. Akhirnya, penelitian dapat menggabungkan pendekatan kualitatif untuk memahami motivasi terdalam manajer dalam melakukan manajemen laba.

  1. Jurnal Akuntansi. fraud triangle pendeteksi kecurangan laporan keuangan jurnal akuntansi authors wahyuni... doi.org/10.24912/ja.v21i1.133Jurnal Akuntansi fraud triangle pendeteksi kecurangan laporan keuangan jurnal akuntansi authors wahyuni doi 10 24912 ja v21i1 133
  2. Pengaruh Kualitas Audit Terhadap Manajemen Laba | Jurnal Akuntansi dan Keuangan. pengaruh kualitas audit... doi.org/10.9744/jak.16.1.52-62Pengaruh Kualitas Audit Terhadap Manajemen Laba Jurnal Akuntansi dan Keuangan pengaruh kualitas audit doi 10 9744 jak 16 1 52 62
Read online
File size290.48 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test