STIE YADIKASTIE YADIKA

Jurnal Transparan Institut Teknologi dan Bisnis YadikaJurnal Transparan Institut Teknologi dan Bisnis Yadika

Meningkatnya kesadaran konsumen terhadap isu lingkungan dan tanggung jawab sosial mendorong UMKM untuk menerapkan green marketing, etika bisnis, dan kepedulian sosial. Namun, masih banyak UMKM ramah lingkungan yang belum mengoptimalkan aspek tersebut dalam menciptakan nilai tambah produk dan memperkuat daya saing di pasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh green marketing, etika bisnis, dan kepedulian sosial terhadap nilai tambah produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green marketing, etika bisnis, dan kepedulian sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai tambah produk. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan strategi bisnis berkelanjutan tidak hanya memperkuat citra usaha tetapi juga meningkatkan nilai produk di mata konsumen.

Dari pembahasan yang telah diuraikan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.Variabel Green Marketing (X1), Etika Bisnis (X2), Kepedulian Sosial (X3) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Nilai Tambah Produk (Y).Green Marketing (X1) berpengaruh posititf yang signifikan secara parsial terhadap Nilai Tambah Produk (Y).Etika Bisnis (X2) berpengaruh positif yang signifikan secara parsial terhadap Nilai Tambah Produk (Y).Kepedulian Sosial (X3) berpengaruh positif tidak signifikan secara parsial terhadap Nilai Tambah Produk (Y).Dapat diketahuai bahwa variabel Green Marketing (X1) lebih besar dibanding variabel lainnya sehingga dapat disimpulkan bahwa Green Marketing (X1) merupakan variabel yang berpengaruh lebih dominan terhadap Nilai Tambah Produk (Y).

Berdasarkan temuan dan kesimpulan di atas, peneliti memberikan beberapa saran yang dapat dijadikan acuan bagi pihak-pihak terkait, pelaku usaha dan peneliti selanjutnya: Pelaku Usaha: Fokus pada Strategi Green Marketing secara Konsisten, Karena green marketing terbukti memiliki pengaruh paling dominan terhadap nilai tambah produk, UMKM disarankan untuk memperkuat aspek ini secara menyeluruh. Mulailah dari penggunaan bahan baku ramah lingkungan, desain kemasan yang dapat didaur ulang, hingga penggunaan pesan promosi yang menonjolkan kepedulian terhadap lingkungan. Dalam persaingan pasar yang semakin padat, UMKM dapat menggunakan green marketing sebagai keunggulan bersaing untuk menarik segmen pasar yang peduli terhadap lingkungan, khususnya kalangan milenial dan Gen Z. Peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain seperti digital branding, inovasi produk, atau persepsi konsumen terhadap keberlanjutan untuk melihat pengaruhnya terhadap nilai tambah produk UMKM secara lebih menyeluruh. Penelitian ini dapat diperluas ke sektor UMKM lain seperti kuliner, kriya, atau teknologi digital, serta dilakukan pada lokasi geografis yang berbeda (desa/kota/antar daerah) untuk melihat apakah hasilnya konsisten.

Read online
File size683.16 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test