UNIKUUNIKU

Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT)Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT)

Lesson Study merupakan aktivitas dimana guru dalam merancang, melaksanakan, mengamati, serta merefleksikan proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi Lesson Study dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. Penelitian kualitatif ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Pengenalan Lapangan Pendidikan (PLP) pada 09 September hingga 25 Oktober 2024 di SMA Negeri 10 Yogyakarta. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI 4 yang berjumlah 36 peserta didik pada tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi proses pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tahap Lesson Study, yaitu plan, do, dan see, telah terlaksana sebanyak 2 siklus dengan baik. Pada tahap plan, guru model merancang perangkat pembelajaran sesuai dengan kebutuhan. Selanjutnya pada tahap do, guru model menerapkan rencana pembelajaran yang mencakup kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Terakhir, pada tahap see, guru model bersama observer melakukan refleksi untuk mengevaluasi keberhasilan dan perbaikan pembelajaran. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan kualitas pembelajaran matematika. Indikator peningkatan tersebut terlihat dari meningkatnya keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran dan meningkatknya hasil belajar peserta didik. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran yang tepat dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran matematika di kelas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tahapan dari Lesson Study, yaitu plan, do, dan see telah terlaksana dengan optimal.Pada tahap plan, guru model merancang perangkat pembelajaran yang mencakup rencana kegiatan, bahan ajar, dan alat yang dibutuhkan.Selanjutnya, pada tahap do guru model melaksanakan pembelajaran sesuai rencana yang telah disusun, dimulai dari kegiatan pendahuluan, inti, hingga penutup.Terakhir, pada tahap see guru model bersama observer melakukan refleksi untuk mengevaluasi proses pembelajaran yang telah dilakukan.Berdasarkan hasil tersebut, diharapkan guru terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam mengajar, menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman dan menarik bagi peserta didik.Pembelajaran yang menyenangkan akan meningkatkan motivasi peserta didik, sehingga proses belajar menjadi lebih efektif.Penelitian berikutnya diharapkan mengembangkan implementasi pendekatan yang lebih kreatif untuk mendukung peningkatan prestasi belajar peserta didik secara menyeluruh.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran hybrid yang menggabungkan teknologi digital seperti Quizizz dengan metode konvensional untuk mengatasi kendala koneksi internet di daerah terpencil. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas integrasi permainan edukatif (seperti stik kentang) dengan metode Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika abstrak. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak kolaborasi antara guru pamong dan calon guru dalam desain pembelajaran berbasis proyek, khususnya dalam konteks peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik.

Read online
File size260.64 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test