UBBUBB
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)Kemajuan transportasi darat tak luput dari munculnya masalah baru dari aspek lingkungan, kecelakaan dan kemacetan. Kemacetan lalu lintas terjadi karena ketidakseimbangan antara pertumbuhan jumlah kendaraan dengan peningkatan prasarana, urbanisasi yang cepat, tingkat kedisiplinan pengguna jalan yang rendah dan hambatan samping. Tata guna lahan, jenis jalan, dan ukuran kota mengakibatkan karakteristik dan tingkat hambatan samping. Dari hal-hal tersebut maka penelitian tentang Analisis Karakteristik dan Tingkat Hambatan Samping pada ruas Jalan D.I. Panjaitan Kota Kendari menjadi menarik dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik hambatan samping dan mengetahui tingkat hambatan samping pada ruas Jalan D.I. Panjaitan Kota Kendari. Dari penelitian dan analisis ditemukan bahwa hambatan samping yang terjadi pada tiga titik pengamatan umumnya akibatkan oleh jenis aktivitas (PSV) kendaraan berhenti, parkir di pinggir jalan (parking on street) dan kendaraan keluar masuk jalan (EEV) baik dari atau menuju area parkir maupun yang dari atau menuju pemukiman warga. Berdasarkan data frekuensi hambatan samping pada tiga titik pengamatan menunjukkan Frekuensi Hambatan Samping (FHS) terendah 33.5 dan 39.4 kejadian pada titik T3, FHS 67.6 dan 64.4 pada titik T2 dan tertinggi pada titik T3 70.5 dan 59.9 kejadian. Data tersebut menunjukkan Kelas Hambatan Samping (KHS) pada jalan tersebut dikategorikan Sangat Rendah (SR). Rendahnya hambatan samping pada lokasi pengamatan disebabkan karena waktu pengamatan dilakukan pada saat menurunnya kegiatan masyarakat karena penerapan protokol kesehatan akibat meningkatnya kasus Covid-19.
Panjaitan Kota Kendari terutama disebabkan oleh aktivitas kendaraan berhenti, parkir di badan jalan, serta kendaraan keluar masuk dari dan menuju area parkir atau pemukiman.Frekuensi hambatan samping berada di bawah 100 kejadian per jam, sehingga dikategorikan dalam Kelas Hambatan Samping sangat rendah.Rendahnya tingkat hambatan samping ini disebabkan oleh menurunnya aktivitas masyarakat akibat penerapan pembatasan kegiatan selama pandemi Covid-19.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang perubahan frekuensi hambatan samping di ruas Jalan D.I. Panjaitan sebelum, selama, dan setelah pandemi Covid-19 untuk melihat pengaruh perubahan mobilitas masyarakat terhadap kinerja lalu lintas. Kedua, sebaiknya dilakukan kajian komparatif terhadap tingkat hambatan samping di jalan arteri perkotaan dengan tipe tata guna lahan berbeda, seperti kawasan komersial, pemukiman, dan fasilitas kesehatan, untuk mengidentifikasi pola dominan yang memengaruhi arus lalu lintas. Ketiga, diperlukan penelitian lebih lanjut yang menganalisis efektivitas kebijakan manajemen lalu lintas, seperti penataan parkir dan pembatasan akses keluar-masuk kendaraan di sisi jalan, dalam mengurangi hambatan samping secara berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini akan memberikan gambaran lebih komprehensif tentang dinamika lalu lintas perkotaan dan membantu perencana transportasi merancang solusi yang lebih tepat sasaran. Dengan data longitudinal dan analisis lokasi yang lebih luas, dapat dikembangkan model prediksi hambatan samping yang mempertimbangkan faktor lingkungan, sosial, dan kebijakan. Penelitian lanjutan juga perlu mengevaluasi desain infrastruktur jalan yang ramah pengguna namun tetap menjaga kelancaran lalu lintas. Upaya ini penting untuk mendukung kota kendari dalam menciptakan sistem transportasi yang aman, efisien, dan berkelanjutan. Penelitian tentang integrasi data hambatan samping dengan sistem manajemen lalu lintas cerdas juga layak dikembangkan. Hasilnya dapat digunakan untuk merancang sistem responsif terhadap kondisi lalu lintas secara real-time. Pemahaman yang lebih baik terhadap perilaku pengguna jalan juga menjadi kunci dalam perencanaan transportasi masa depan yang adaptif.
| File size | 610.75 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STISIPOLRAJAHAJISTISIPOLRAJAHAJI Ekowisata merupakan perpaduan antara kepentingan industri dengan pencinta lingkungan, dengan harapan bertumbuhnya perekonomian dengan basis environmentEkowisata merupakan perpaduan antara kepentingan industri dengan pencinta lingkungan, dengan harapan bertumbuhnya perekonomian dengan basis environment
STISIPOLRAJAHAJISTISIPOLRAJAHAJI Dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi salah satu instrumen strategis dalam pembangunan ekonomi desaDalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi salah satu instrumen strategis dalam pembangunan ekonomi desa
UIGMUIGM Temuan ini sejalan dengan laporan global tentang perilaku serupa pada laba-laba semi-akuatik, seperti spesies dalam genus Dolomedes (Nyffeler & Pusey,Temuan ini sejalan dengan laporan global tentang perilaku serupa pada laba-laba semi-akuatik, seperti spesies dalam genus Dolomedes (Nyffeler & Pusey,
STAIDHISTAIDHI Menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis konten modul, studi literatur, dan wawancara semi-terstruktur dengan peserta serta fasilitator. PenelitianMenggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis konten modul, studi literatur, dan wawancara semi-terstruktur dengan peserta serta fasilitator. Penelitian
STAIDHISTAIDHI Rekomendasi konkret berupa panduan pola asuh digital yang memuat aturan durasi penggunaan gawai, daftar konten aman, dan contoh pendampingan serta dukunganRekomendasi konkret berupa panduan pola asuh digital yang memuat aturan durasi penggunaan gawai, daftar konten aman, dan contoh pendampingan serta dukungan
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Hasil dari program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang, baik dari segi lingkungan maupun sosial ekonomi. Dengan demikian, penataanHasil dari program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang, baik dari segi lingkungan maupun sosial ekonomi. Dengan demikian, penataan
UMSBUMSB 10.798.692.000,59 apabila dibandingkan dengan anggaran yang direncanakan yaitu sebesar Rp. 74.388.708.248. Dengan adanya indikasi keterlambatan pelaksanaan10.798.692.000,59 apabila dibandingkan dengan anggaran yang direncanakan yaitu sebesar Rp. 74.388.708.248. Dengan adanya indikasi keterlambatan pelaksanaan
UNIVEDUNIVED Program Seribu Jalan Mulus merupakan kebijakan prioritas Pemerintah Kota Bengkulu untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan lingkungan guna meningkatkanProgram Seribu Jalan Mulus merupakan kebijakan prioritas Pemerintah Kota Bengkulu untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan lingkungan guna meningkatkan
Useful /
UMSBUMSB Struktur bangunan eksisting mampu menopang beban ditinjau dari struktur lama mampu menahan beban eksisting dimana momen nominal sebesar 323,30 KN lebihStruktur bangunan eksisting mampu menopang beban ditinjau dari struktur lama mampu menahan beban eksisting dimana momen nominal sebesar 323,30 KN lebih
UMSBUMSB Selain itu, manajemen jadwal yang lebih baik dan pemantauan real-time terhadap kepadatan penumpang dapat membantu mengoptimalkan operasi. Berdasarkan hasilSelain itu, manajemen jadwal yang lebih baik dan pemantauan real-time terhadap kepadatan penumpang dapat membantu mengoptimalkan operasi. Berdasarkan hasil
STPI PAJAKSTPI PAJAK Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara kompensasi dan budaya organisasi dalam mempengaruhi kinerja karyawan. Variabel yang digunakan adalahPenelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara kompensasi dan budaya organisasi dalam mempengaruhi kinerja karyawan. Variabel yang digunakan adalah
STPI PAJAKSTPI PAJAK Budaya organisasi sekolah SIT As-Salaam dapat memoderasi hubungan antara gaya kepemimpinan partisipatif dan disiplin kerja terhadap kinerja guru, dibuktikanBudaya organisasi sekolah SIT As-Salaam dapat memoderasi hubungan antara gaya kepemimpinan partisipatif dan disiplin kerja terhadap kinerja guru, dibuktikan