UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH

Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan FarmasiJurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi

Presbiopia merupakan gangguan penglihatan akibat penurunan kemampuan akomodasi mata seiring bertambahnya usia sehingga memerlukan koreksi menggunakan lensa bifokal atau progresif. Kenyamanan visual menjadi salah satu aspek penting dalam keberhasilan penggunaan kedua jenis lensa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan di Optik Orbita Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan observasional terhadap 100 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling, terdiri atas 53 pengguna lensa bifokal dan 47 pengguna lensa progresif. Data diperoleh melalui pemeriksaan kesesuaian parameter optik yang meliputi jarak pupil, jarak verteks, kesesuaian resep kacamata, serta penilaian kenyamanan visual menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 49 dari 53 (92,5%) pengguna lensa bifokal dan 42 dari 47 (89,3%) pengguna lensa progresif merasa nyaman menggunakan kacamatanya. Kesesuaian parameter optik juga menunjukkan hasil yang baik, yaitu 90,5% pada pengguna lensa bifokal dan 85,1% pada pengguna lensa progresif. Sebagian besar responden juga memiliki kesesuaian resep dan fitting kacamata yang mendukung kenyamanan visual. Temuan ini menunjukkan bahwa kenyamanan visual pada pengguna lensa multifokal berkaitan dengan kesesuaian parameter optik serta ketepatan proses dispensing dan fitting kacamata. Disimpulkan bahwa lensa bifokal dan lensa progresif sama-sama memberikan kenyamanan visual yang baik pada pasien presbiopia apabila didukung oleh pengukuran parameter optik dan proses fitting yang akurat.

Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien presbiopia pengguna lensa bifokal maupun lensa progresif merasakan kenyamanan visual awal pada saat pertama kali menggunakan kacamata setelah proses dispensing, dengan proporsi masing-masing sebesar 92,5% dan 89,3%.Sebagian besar responden juga memiliki kesesuaian parameter optik, meliputi pupillary distance (PD), vertex distance (VD), kesesuaian resep kacamata, dan frame fitting.Temuan ini menunjukkan bahwa kenyamanan visual awal pada pengguna lensa multifokal berkaitan dengan kesesuaian parameter optik dan proses dispensing yang dilakukan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknik pengukuran parameter optik seperti pupillary distance (PD) dan vertex distance (VD) untuk meningkatkan akurasi proses dispensing kacamata. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang dampak penyetelan bingkai kacamata terhadap kenyamanan jangka panjang pengguna lensa progresif, terutama pada populasi usia lanjut. Terakhir, studi eksperimental dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan optisien dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah adaptasi lensa multifokal secara lebih efisien.

  1. Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1742-6596/2243/1/012001Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1742 6596 2243 1 012001
Read online
File size373.82 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test