STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG

JIEM: Journal Of Islamic Education and ManagementJIEM: Journal Of Islamic Education and Management

Manajemen pendidikan Islam selama ini cenderung berorientasi pada pencapaian mutu, efektivitas organisasi, dan keberhasilan akademik peserta didik. Orientasi tersebut penting, namun belum sepenuhnya mencerminkan tujuan pendidikan Islam yang menekankan pengembangan manusia secara utuh. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep human flourishing dan merekonstruksinya sebagai paradigma baru dalam manajemen pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan library research dengan mengkaji berbagai literatur tentang human flourishing, manajemen pendidikan, serta pemikiran pendidikan Islam klasik dan kontemporer. Pembahasan difokuskan pada keterkaitan antara dimensi human flourishing, seperti kesejahteraan psikologis, kebermaknaan hidup, karakter, relasi sosial, dan pengembangan potensi diri, dengan konsep pendidikan Islam seperti insan kamil, saadah, falah, dan maqashid al-syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa human flourishing memiliki kesesuaian substantif dengan tujuan pendidikan Islam dan dapat dijadikan landasan konseptual dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Paradigma ini menggeser orientasi manajemen pendidikan Islam dari sekadar pencapaian indikator kelembagaan menuju pengembangan kesejahteraan, kebermaknaan, dan keberhasilan manusia secara holistik. Dengan demikian, human flourishing berpotensi menjadi kerangka baru dalam penguatan mutu dan relevansi pendidikan Islam di era kontemporer.

Konsep human flourishing memiliki relevansi yang kuat sebagai paradigma baru dalam manajemen pendidikan Islam.Human flourishing mencakup pengembangan manusia secara utuh yang meliputi kesejahteraan psikologis, kesehatan, makna hidup, relasi sosial, karakter, dan aktualisasi potensi diri.Integrasi human flourishing dengan konsep-konsep Islam seperti insan kamil, saadah, dan maqashid al-syariah menunjukkan pergeseran paradigma manajemen pendidikan Islam dari institutional success menuju human-centered educational management.Perubahan ini menekankan pentingnya membentuk manusia yang seimbang, bermakna, dan berorientasi pada kebahagiaan dunia dan akhirat.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan konsep human flourishing dalam konteks pendidikan Islam di daerah terpencil untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam memperkuat kesejahteraan peserta didik. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan indikator kualitatif yang lebih mendalam untuk mengukur keberhasilan manajemen pendidikan Islam berbasis human flourishing, dengan fokus pada aspek spiritualitas dan karakter. Terakhir, studi tentang dampak jangka panjang human flourishing terhadap perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat Muslim dapat menjadi arah penelitian yang relevan, dengan menghubungkan kesejahteraan individu dengan stabilitas lembaga pendidikan.

Read online
File size741.89 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test