UnlaUnla

JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi)JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi)

Studi ini melakukan tinjauan literatur sistematis (SLR) untuk mengevaluasi peran blockchain dan smart contracts dalam praktik audit modern. Berdasarkan protokol PRISMA 2020, 35 artikel peer-reviewed yang diterbitkan antara 2016 hingga 2025 diidentifikasi dari berbagai sumber seperti Scopus, Web of Science, EBSCOhost, dan Google Scholar. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa blockchain dan smart contracts utamanya mendukung audit kontinu, verifikasi otomatis aset digital, pemantauan kontrol internal otomatis, serta pelaporan keuangan yang mempertahankan privasi. Namun, kelemahan teknis, masalah oracle, keterbatasan skalabilitas, kurangnya pedoman audit standar, serta kesenjangan keterampilan auditor masih menghambat adopsi. Teori agen mendominasi kerangka teoritis, meskipun teori kontrak, kompleksitas, dan legitimasi masih jarang digunakan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa lembaga pengatur seperti IAASB dan PCAOB perlu panduan khusus terkait blockchain, sementara kurikulum audit harus direformasi untuk membangun literasi blockchain.

Tinjauan sistematis ini menjawab empat pertanyaan penelitian yang diajukan.Ditemukan bahwa adopsi blockchain tidak secara otomatis meningkatkan kualitas audit tanpa mempertimbangkan kematangan teknologi, kerangka regulasi, dan kompetensi auditor.Masalah oracle tetap menjadi tantangan struktural yang belum teratasi oleh pedoman audit saat ini.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengembangkan standar internasional khusus blockchain, mempelajari adopsi di negara berkembang, serta integrasi AI dengan teknologi blockchain dalam audit.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah utama: pertama, mempelajari dampak adopsi blockchain di negara berkembang seperti Indonesia, di mana infrastruktur dan regulasi berbeda dari lingkungan ekonomi maju. Kedua, mengembangkan solusi teknis dan kebijakan untuk mengatasi masalah oracle, yang masih menjadi kerentanan struktural dalam sistem blockchain. Ketiga, mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dengan teknologi blockchain untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi audit. Penelitian-penelitian ini perlu menggabungkan pendekatan teoretis, teknis, dan empiris untuk memberikan wawasan komprehensif tentang potensi dan batasan blockchain dalam praktik audit modern.

Read online
File size299.71 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test