UnlaUnla

JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi)JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi)

Manajemen laba merupakan isu penting yang dapat memengaruhi kualitas informasi laba yang disajikan kepada pemangku kepentingan. Pembayaran dividen yang konsisten dapat membatasi perilaku manajerial yang oportunis, karena menjaga konsistensi distribusi dividen membutuhkan kemampuan perusahaan untuk mempertahankan kinerja dan aliran kas di masa mendatang. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis pengaruh persistensi dividen terhadap manajemen laba, dengan karakteristik dewan direksi sebagai variabel pemedom, pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Populasi penelitian terdiri dari 359 perusahaan. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling, menghasilkan 123 perusahaan (615 observasi). Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan model efek tetap dan standar error robust, diperkirakan menggunakan STATA. Hasil uji menunjukkan bahwa persistensi dividen tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Keragaman gender dan tenur dewan direksi juga tidak menunjukkan efek pemedom terhadap pengaruh persistensi dividen terhadap manajemen laba, karena pengambilan keputusan strategis tetap terpusat pada direktur utama, sementara tenur dewan direksi yang panjang mungkin memicu efek entrenchment yang mengurangi objektivitas pengambilan keputusan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa persistensi dividen tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap manajemen laba.Hal ini menunjukkan bahwa distribusi dividen yang konsisten tidak cukup untuk mencegah praktik manajemen laba.justru, distribusi dividen yang konsisten lebih mencerminkan komitmen perusahaan untuk mempertahankan citra di mata investor.Karakteristik dewan direksi, baik dalam hal keragaman gender maupun tenur, tidak menunjukkan efek pemedom terhadap pengaruh persistensi dividen terhadap manajemen laba.Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perusahaan disarankan tidak hanya bergantung pada distribusi dividen yang konsisten sebagai mekanisme pencegahan manajemen laba.Sebaliknya, mereka harus memperhatikan manajemen utang dan kompleksitas perusahaan, yang telah terbukti memengaruhi manajemen laba.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi variabel pemedom lain seperti ukuran perusahaan atau jenis industri untuk melihat apakah faktor-faktor ini memengaruhi hubungan antara persistensi dividen dan manajemen laba. Selain itu, penting untuk mempelajari peran audit eksternal dalam mengurangi praktik manajemen laba, terutama dalam konteks regulasi yang berubah. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada dampak perubahan kebijakan pemerintah terhadap praktik akuntansi dan keputusan manajemen laba, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

  1. PENGARUH USIA, PENDIDIKAN, ETNIS, TENURE DAN BOARD OWNERSHIP TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN... doi.org/10.37301/jkaa.v16i2.47PENGARUH USIA PENDIDIKAN ETNIS TENURE DAN BOARD OWNERSHIP TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN doi 10 37301 jkaa v16i2 47
  2. Pengaruh Karakteristik Dewan Direksi terhadap Sustainability Reporting | Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia.... doi.org/10.18196/rabin.v8i1.20551Pengaruh Karakteristik Dewan Direksi terhadap Sustainability Reporting Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia doi 10 18196 rabin v8i1 20551
  3. Board of Directors Diversity in Tax Avoidance - EUDL. board directors diversity tax avoidance eudl contact... eudl.eu/doi/10.4108/eai.17-12-2022.2333218Board of Directors Diversity in Tax Avoidance EUDL board directors diversity tax avoidance eudl contact eudl eu doi 10 4108 eai 17 12 2022 2333218
Read online
File size357.29 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test