ENDLESS JOURNALENDLESS JOURNAL

ENDLESS: INTERNATIONAL JOURNAL OF FUTURE STUDIESENDLESS: INTERNATIONAL JOURNAL OF FUTURE STUDIES

Penelitian ini dimotivasi oleh tantangan berkelanjutan dalam manajemen pendidikan di pesantren, yang belum sepenuhnya memenuhi tuntutan standar kualitas pendidikan modern. Studi ini bertujuan menganalisis implementasi praktik manajemen dalam meningkatkan kualitas pendidikan pada pesantren tradisional, hibrida, dan modern di Kabupaten Bogor. Dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Sumber data meliputi pimpinan pesantren, guru, santri, dan orang tua. Temuan menunjukkan bahwa perbedaan tipologi pesantren membentuk pola manajemen dan kualitas pendidikan yang berbeda: pesantren tradisional menekankan spiritualitas, pesantren hibrida menggabungkan tradisi agama dengan pendidikan formal, sementara pesantren modern mengadopsi sistem profesional. Kesimpulan menyoroti bahwa praktik manajemen adaptif secara signifikan mempengaruhi kualitas pendidikan sekaligus membentuk identitas institusional pesantren.

Implementasi manajemen pada pesantren tradisional, hibrida, dan modern menghasilkan variasi kualitas pendidikan serta membentuk identitas institusional yang memengaruhi legitimasi sosial mereka.Kualitas pendidikan tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat modernisasi manajerial, melainkan juga oleh kemampuan lembaga untuk menyeimbangkan tradisi spiritual dengan tuntutan pendidikan formal.Perbedaan tipologi pesantren mencerminkan strategi adaptasi yang beragam terhadap permintaan kontemporer, bukan sekadar indikator kemunduran atau kemajuan.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi platform pembelajaran digital memengaruhi praktik manajemen dan kualitas pendidikan di pesantren modern pada berbagai wilayah di Indonesia, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan adopsi teknologi dalam konteks keagamaan. Selain itu, studi komparatif mengenai penerapan kerangka Total Quality Management (TQM) yang memadukan nilai-nilai spiritual pada pesantren hibrida dapat menilai dampaknya terhadap kinerja institusi dibandingkan dengan model tradisional dan modern, memberikan wawasan tentang sinergi antara kualitas manajerial dan nilai keagamaan. Terakhir, penelitian longitudinal yang melacak hasil alumni—seperti tingkat pekerjaan, pendidikan lanjutan, dan partisipasi komunitas—dapat mengungkap hubungan antara tipe manajemen yang diterapkan di pesantren asal dan pencapaian jangka panjang mereka, serta mengidentifikasi mekanisme mediasi yang mendasari hubungan tersebut.

Read online
File size414.14 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test