STAIDHISTAIDHI

Dharma: Jurnal Pengabdian MasyarakatDharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Ransel merupakan tas sekolah yang paling umum digunakan oleh pelajar. Penggunaan tas ransel yang salah dapat menimbulkan dampak negatif, misalnya gangguan postur tubuh seperti kifosis. Berdasarkan analisis situasi, permasalahan utama siswa yang menggunakan tas ransel adalah rendahnya pengetahuan siswa tentang efek penggunaan tas ransel yang berat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi mengenai bentuk kelainan postur, cara melakukan core stability exercise di rumah, postur duduk yang baik, dan cara menggunakan tas yang tepat. Metode pelaksanaan kegiatan dengan bentuk edukasi disampaikan dalam bentuk power point mengenai postur serta bentuk latihan core stability untuk pencegahan kelainan postur. Untuk mengetahui tingkat pemahaman dan pengetahuan anak terkait materi yang diberikan, sebelum penyampain materi dilakukan pre test dan post test dengan jumlah 5 soal pilihan ganda. Hasil ini didapatkan peningkatan pengetahuan responden diketahui bahwa sebelum edukasi pengetahuan responden yang kurang memahami sebanyak (80%), sedang (13%), baik (7%). Setelah dilakukan edukasi persentase pemahaman responden yang baik (77%), sedang (17%), kurang (7%), sedangkan kemampuan responden memperagakan core stability exercise sesudah latihan juga mengalami peningkatan. yaitu responden mampu melakukan secara mandiri sebanyak 80%.

Pelaksanaan kegiatan edukasi mengenai materi postur yang baik, posisi duduk yang benar, dan cara menggunakan tas yang benar bertujuan untuk pencegahan siswa/siswi SMP-IT Nurul Ilmi Kota Jambi terhadap kelainan postur, serta meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai postur yang baik, latihan core stability dan cara menggunakan tas yang benar.Metode pendekatan yang dilakukan menggunakan metode edukasi dan demontrasi.Berdasarkan peningkatan nilai pada post test dibandingkan nilai pre test, terdapat peningkatan yang signifikan sehingga dapat disimpulkan siswa memahami materi yang diberikan dan lebih antusias dalam menerima materi yang disampaikan.Meskipun dalam kegiatan ini banyak kendala yang terjadi, kami berharap kegiatan ini akan terus berlanjut dan lebih dikembangkan lagi dengan materi yang berbeda dan yang lebih luas sehingga pengetahuan siswa mengenai kesehatan lebih banyak.Serta diharapkan materi yang telah disampaikan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari dan dapat diterapkan di dalam belajar mengajar di kelas.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi jangka panjang untuk mengevaluasi keberlanjutan efek program edukasi terhadap postur tubuh siswa. Selain itu, perlu dikembangkan metode alternatif penyampaian materi, seperti penggunaan teknologi digital atau media interaktif, untuk meningkatkan partisipasi siswa. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak kombinasi latihan fisik dan edukasi kesehatan terhadap peningkatan kesadaran siswa akan pentingnya postur tubuh yang benar dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

  1. Evaluation of the association between postural control and sagittal curvature of the spine | PLOS One.... doi.org/10.1371/journal.pone.0241228Evaluation of the association between postural control and sagittal curvature of the spine PLOS One doi 10 1371 journal pone 0241228
  2. Efektivitas penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan mencuci tangan siswa MTs Miftahul Ulum 2 Kubu Raya... doi.org/10.26418/jc.v6i4.47738Efektivitas penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan mencuci tangan siswa MTs Miftahul Ulum 2 Kubu Raya doi 10 26418 jc v6i4 47738
Read online
File size444.42 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test