STAIDHISTAIDHI

Dharma: Jurnal Pengabdian MasyarakatDharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Program pengabdian kepada masyarakat ini memperkuat literasi keselamatan berlalu lintas dan perilaku aman warga sekolah di Sekolah Witama Pekanbaru melalui School Safety Literacy Model berbasis Zona Selamat Sekolah. Program ini menjawab kebutuhan sekolah terhadap edukasi keselamatan lalu lintas yang praktis, pemahaman rambu dan marka yang lebih jelas, kebiasaan menyeberang aman, serta mekanisme tindak lanjut sederhana di lingkungan sekolah. Model ini terdiri atas lima komponen yang saling terhubung, yaitu pemetaan risiko, literasi rambu dan marka, praktik menyeberang aman, komitmen sekolah, dan keberlanjutan program. Kegiatan melibatkan 95 siswa melalui koordinasi dengan sekolah, observasi lapangan, edukasi interaktif, diskusi kelompok, simulasi rambu lalu lintas, praktik menyeberang aman, refleksi, dan serah terima luaran edukatif. Luaran yang diterima sekolah meliputi modul literasi keselamatan jalan, poster rambu lalu lintas, peta sederhana titik risiko di sekitar gerbang sekolah, lembar checklist pemantauan guru, bahan presentasi, dan rekomendasi penataan area antar jemput. Kuis singkat sebelum dan sesudah kegiatan hanya digunakan sebagai alat refleksi pembelajaran. Rata-rata skor peserta meningkat dari 52,37 sebelum kegiatan menjadi 95,74 setelah kegiatan. Hasil ini menunjukkan adanya penguatan pemahaman tentang konsep ZoSS, rambu lalu lintas, langkah menyeberang aman, dan budaya keselamatan sekolah. Program juga menghasilkan rencana keberlanjutan melalui pengawasan guru, pemanfaatan ulang media edukasi, dan pengingat rutin pada jam datang serta pulang sekolah.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui School Safety Literacy Model berbasis Zona Selamat Sekolah telah memperkuat literasi keselamatan berlalu lintas siswa di Sekolah Witama Pekanbaru.Kegiatan ini menekankan pemberdayaan warga sekolah melalui pemetaan risiko, edukasi interaktif, simulasi menyeberang aman, serah terima perangkat edukasi, dan penyusunan tindak lanjut.Hasil kuis refleksi menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 52,37 menjadi 95,74.Capaian tersebut menunjukkan bahwa peserta lebih memahami rambu, marka, fungsi ZoSS, dan langkah menyeberang aman setelah mengikuti kegiatan.Luaran nyata yang diterima sekolah berupa modul, poster, peta risiko, checklist pemantauan, bahan presentasi, dan rekomendasi penataan area antar jemput.Keberlanjutan program diperkuat melalui pemanfaatan media edukasi, pengawasan guru, pengingat rutin, dan koordinasi sekolah dengan orang tua serta pihak terkait.

1) Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang program ZoSS terhadap perilaku keselamatan lalu lintas siswa selama beberapa tahun setelah pelaksanaan. 2) Mengeksplorasi peran teknologi seperti aplikasi monitoring atau sensor untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas di sekitar sekolah. 3) Melibatkan lebih banyak pihak terkait, seperti pemerintah daerah dan komunitas lokal, dalam pengembangan kebijakan keselamatan lalu lintas berbasis sekolah.

Read online
File size725.17 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test