UNDIPUNDIP

Journal of the Indonesian Tropical Animal AgricultureJournal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture

Studi ini mengevaluasi polimorfisme protein panas shock 70 dan asosiasinya dengan kinerja pertumbuhan dan konsentrasi kortikosteron sirkulasi pada ayam kampung persilangan Chai-Aree. Total 150 burung ditipe genetik menggunakan PCR-RFLP, dan konsentrasi kortikosteron sirkulasi ditentukan dengan ELISA kompetitif. Tiga genotipe (CC, CG, dan GG) diidentifikasi dengan frekuensi 0,40, 0,44, dan 0,16 masing-masing, sedangkan frekuensi alel C dan G adalah 0,62 dan 0,38. Heterozigositas teramati dan yang diharapkan masing-masing 0,44 dan 0,47, menunjukkan keragaman genetik sedang. Populasi sesuai dengan keseimbangan Hardy–Weinberg (χ² = 0,66; p>0,05). Kinerja pertumbuhan dan konsentrasi kortikosteron dianalisis menggunakan model linear umum. Genotipe HSP70 tidak memiliki efek signifikan pada berat badan, rata-rata peningkatan harian, rasio konversi pakan, atau konsentrasi kortikosteron sirkulasi (p>0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa polimorfisme di locus HSP70 tidak memengaruhi kinerja pertumbuhan atau respons stres sistemik di bawah kondisi eksperimental. Meskipun HSP70 berkontribusi pada variasi genetik pada ayam kampung persilangan, nilai sebagai marker molekuler tunggal terbatas. Studi masa depan harus meneliti beberapa gen kandidat dan interaksi genotipe × lingkungan, terutama di bawah kondisi stres panas.

Lokus HSP70 pada ayam kampung persilangan Chai-Aree menunjukkan keragaman genetik sedang dan sesuai dengan keseimbangan Hardy-Weinberg, tetapi tidak berkorelasi dengan kinerja pertumbuhan atau konsentrasi kortikosteron sirkulasi di bawah kondisi yang dievaluasi.Temuan ini menunjukkan bahwa polimorfisme HSP70 yang diteliti memiliki nilai prediktif terbatas untuk sifat-sifat kompleks ini pada populasi ini.Studi masa depan yang menggabungkan model stres panas terkontrol, analisis ekspresi HSP70, dan pendekatan multi-lokus diperlukan untuk menjelaskan signifikansi fungsionalnya dalam unggas.

Studi masa depan dapat mengeksplorasi interaksi antara HSP70 dan gen stres lainnya di bawah kondisi stres panas untuk memahami mekanisme adaptasi yang lebih kompleks. Penelitian juga perlu mengembangkan panel gen multi untuk memilih ayam dengan toleransi panas yang lebih baik, dengan mempertimbangkan variasi genetik dari berbagai locus. Selain itu, penting untuk mempelajari peran mikrobiota usus dalam memodulasi respons stres melalui sumbu mikrobiota-usus-otak pada ayam kampung persilangan, yang mungkin memberikan wawasan baru tentang interaksi antara lingkungan dan genetika dalam mengatur respons fisiologis terhadap stres termal.

  1. Brazil - Thermal Manipulation Mid-term Broiler Chicken Embryogenesis: Effect on Muscle Growth Factors... scielo.br/scielo.php?script=sci_arttext&pid=S1516-635X2016000400607&lng=en&tlng=enBrazil Thermal Manipulation Mid term Broiler Chicken Embryogenesis Effect on Muscle Growth Factors scielo br scielo php script sci arttext pid S1516 635X2016000400607 lng en tlng en
  2. Impact of Heat Stress on Poultry Production. impact heat stress poultry production next article journal... mdpi.com/2076-2615/3/2/356Impact of Heat Stress on Poultry Production impact heat stress poultry production next article journal mdpi 2076 2615 3 2 356
  3. DOI Name 10.3389 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc prefix frontiers research... doi.org/10.3389DOI Name 10 3389 Values name values index type timestamp data serv crossref desc prefix frontiers research doi 10 3389
Read online
File size424.5 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test