UIGMUIGM
Journal Of Plano StudiesJournal Of Plano StudiesKota Palembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Selatan terus menghadapi tantangan pembangunan akibat peningkatan urbanisasi yang berdampak pada kebutuhan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, dan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen kinerja pembangunan Kota Palembang secara komprehensif pada aspek infrastruktur, lingkungan, dan pelayanan publik. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) yang mengintegrasikan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan data sekunder dari dokumen perencanaan, laporan kinerja pemerintah, regulasi, data statistik, dan literatur terkait, serta data primer melalui survei kepada 100 responden. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembangunan Kota Palembang masih menghadapi kendala pada aspek infrastruktur, lingkungan, dan pelayanan publik. Pada aspek infrastruktur, kualitas jaringan jalan, integrasi transportasi umum, distribusi air bersih, pengelolaan persampahan, dan kapasitas drainase belum optimal. Pada aspek lingkungan, masih tingginya pencemaran udara dan air, serta pengelolaan limbah yang belum optimal. Pada aspek pelayanan publik, tingkat maturitas layanan pemerintah masih dalam kategori sedang (66,46%), dengan nilai indeks layanan pemerintah konvensional sebesar 62,2%, layanan digital 70,9%, dan partisipasi masyarakat 66%. Oleh karena itu, diperlukan penguatan tata kelola pembangunan melalui sinergi lintas sektor, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dan data geospasial, serta kebijakan berbasis bukti guna mendukung pembangunan Kota Palembang yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan.
Berdasarkan hasil kajian komprehensif terhadap manajemen kinerja pembangunan Kota Palembang, dapat ditarik beberapa kesimpulan utama sebagai berikut.Pada aspek infrastruktur, pembangunan Kota Palembang masih menghadapi berbagai kendala yang meliputi belum optimalnya kualitas dan pemerataan jaringan jalan (capaian 78% dari target 85%), transportasi umum (18% dari target 30%), distribusi air bersih (83% dari target 90%), pengelolaan persampahan (65% dari target 85%), dan kapasitas drainase.Pada aspek lingkungan, Kota Palembang menghadapi tantangan signifikan terkait degradasi kualitas lingkungan akibat pencemaran udara (IKU 68 dari target 75), pencemaran air Sungai Musi, dan pengelolaan limbah yang kurang optimal (capaian IPAL 40% dari target 70%).Pada aspek pelayanan publik, tingkat maturitas keseluruhan berada pada kategori Sedang (66,46%), dengan nilai indeks layanan pemerintah konvensional 62,2%, layanan digital 70,9%, dan partisipasi masyarakat 66%.Kendala utama mencakup birokrasi yang panjang, kapasitas SDM yang terbatas, ketidakmerataan akses digital, dan rendahnya partisipasi publik.Secara keseluruhan, peningkatan manajemen kinerja pembangunan Kota Palembang memerlukan sinergi antar sektor dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan pada aspek infrastruktur, lingkungan, dan pelayanan publik.penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dan data geospasial dalam evaluasi kinerja.serta peningkatan keterlibatan masyarakat dalam seluruh proses pembangunan.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model integratif yang menggabungkan aspek infrastruktur, lingkungan, dan pelayanan publik dalam satu kerangka analisis. Model ini dapat membantu mengidentifikasi hubungan timbal balik antara ketiga aspek tersebut dan memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih holistik. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi informasi dan data geospasial dalam meningkatkan kinerja pembangunan, khususnya dalam hal pemantauan dan evaluasi. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki strategi-strategi partisipasi masyarakat yang efektif dalam proses pembangunan, dengan mempertimbangkan tantangan-tantangan yang dihadapi saat ini.
| File size | 421.59 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
4141 Pengambilan data dengan cara pengamatan dan wawancara terhadap 8 orang pedagang ikan di pelataran TPI. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan dataPengambilan data dengan cara pengamatan dan wawancara terhadap 8 orang pedagang ikan di pelataran TPI. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Beberapa tenaga medis yang tidak memiliki latar belakang rekam medis seringkali kesulitan dalam memahami penggunaan kode ICD-10 dengan benar, yang dapatBeberapa tenaga medis yang tidak memiliki latar belakang rekam medis seringkali kesulitan dalam memahami penggunaan kode ICD-10 dengan benar, yang dapat
UNSURUNSUR Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer diperoleh dari kuesioner, hasil wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder adalah dataData yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer diperoleh dari kuesioner, hasil wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder adalah data
UNDANAUNDANA (3) Kontribusi yang didapatkan dari usaha pedagang sayur eceran yaitu sebesar 53,11 %. Hal ini menunjukkan bahwa usaha pedagang sayur eceran menjadi salah(3) Kontribusi yang didapatkan dari usaha pedagang sayur eceran yaitu sebesar 53,11 %. Hal ini menunjukkan bahwa usaha pedagang sayur eceran menjadi salah
UMPUMP Place (Tempat) memiliki lokasi yang sangat strategis yaitu berada di Karang Tengah dengan perairan yang sangat melimpah. Promotion (Promosi) yang diterapkanPlace (Tempat) memiliki lokasi yang sangat strategis yaitu berada di Karang Tengah dengan perairan yang sangat melimpah. Promotion (Promosi) yang diterapkan
UNCMUNCM Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur atau kepustakaan dengan menggunakan sumber data sekunder yang dikumpulkan melalui buku teks, e-book,Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur atau kepustakaan dengan menggunakan sumber data sekunder yang dikumpulkan melalui buku teks, e-book,
STIEMADANISTIEMADANI Pengujian hipotesis ini menggunakan uji Mann Whitney. Pengujian menggunakan bantuan program aplikasi komputer SPSS v. 21. Hasil penelitian ini adalah terdapatPengujian hipotesis ini menggunakan uji Mann Whitney. Pengujian menggunakan bantuan program aplikasi komputer SPSS v. 21. Hasil penelitian ini adalah terdapat
UNIRAYAUNIRAYA Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Data dalam penelitian ini yaitu data sekunder dan data primer. Data sekuner berupa jumlah penduduk danJenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Data dalam penelitian ini yaitu data sekunder dan data primer. Data sekuner berupa jumlah penduduk dan
Useful /
169169 Temuan menunjukkan bahwa bentuk persegi panjang dengan pembukaan garis potong yang ditempatkan secara strategis memberikan solusi paling efektif untukTemuan menunjukkan bahwa bentuk persegi panjang dengan pembukaan garis potong yang ditempatkan secara strategis memberikan solusi paling efektif untuk
UIGMUIGM Namun dalam pelaksanaannya, pelayanan Bus Dipyo masih mengalami kendala berkaitan dengan infrastruktur, jadwal layanan, serta titik keberangkatan dan pemberhentianNamun dalam pelaksanaannya, pelayanan Bus Dipyo masih mengalami kendala berkaitan dengan infrastruktur, jadwal layanan, serta titik keberangkatan dan pemberhentian
UMPUMP Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis‑jenis ikan hias yang dijual di Kabupaten Purbalingga serta tingkat ancaman invasifnya. Data diperolehPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis‑jenis ikan hias yang dijual di Kabupaten Purbalingga serta tingkat ancaman invasifnya. Data diperoleh
UMPUMP Untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia, diperlukan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan bagi petani terkait pengendalian hama terpaduUntuk mengurangi penggunaan pestisida kimia, diperlukan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan bagi petani terkait pengendalian hama terpadu