UIGMUIGM

Jurnal Ilmiah Informatika GlobalJurnal Ilmiah Informatika Global

Pengelolaan aset peralatan di Pengadilan Negeri Palembang Kelas 1A Khusus masih menghadapi kendala terkait konsistensi pencatatan, keterlacakan informasi, serta keterpaduan data antar aplikasi seperti SAKTI, SIMAN, dan SADEWA. Kondisi tersebut menimbulkan potensi keterlambatan validasi, kesalahan pencatatan, dan ketidakteraturan dalam pemantauan aset. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan sistem digitalisasi pencatatan dan pemantauan aset peralatan berbasis QR Code yang terintegrasi dan mendukung proses kerja Admin, Validator, dan Kuasa Pengguna Barang (KPB). Metode pengembangan yang digunakan adalah Prototype, yang meliputi tahap komunikasi, perencanaan cepat, pemodelan, konstruksi, dan penyebaran. Sistem dirancang dengan fitur utama berupa input data aset, validasi dan persetujuan berjenjang, pencetakan label QR Code, pencetakan Dokumen Barang Ruangan (DBR), pelaporan kerusakan dan perbaikan, serta pengelolaan pengguna berbasis role. Hasil perancangan diwujudkan dalam bentuk antarmuka yang interaktif serta mendukung visualisasi data melalui dashboard yang menampilkan ringkasan aset, dan grafik kondisi terbaru. Implementasi QR Code memungkinkan identifikasi aset secara cepat, sementara integrasi alur validasi memperkuat akurasi dan akuntabilitas data. Penelitian ini menghasilkan rancangan sistem informasi yang dirancang untuk mendukung efektivitas, transparansi, dan ketertelusuran pengelolaan aset. Berdasarkan hasil pengujian fungsionalitas dengan metode Black-box testing, seluruh fitur utama sistem terbukti berfungsi dengan valid serta adaptif terhadap kebutuhan operasional organisasi peradilan.

Laporan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permasalahan utama dalam pengelolaan aset peralatan, yaitu belum tersedianya sistem terpusat untuk pencatatan dan pemantauan aset, dapat diatasi melalui perancangan sistem informasi berbasis web.Hasil analisis kebutuhan membuktikan bahwa pengelolaan aset yang sebelumnya tersebar pada beberapa aplikasi menyebabkan proses pencatatan, pemantauan, dan pelaporan kerusakan menjadi kurang efektif serta menyulitkan akses data secara menyeluruh.Penelitian ini berhasil merancang sebuah sistem informasi pencatatan dan pemantauan aset peralatan yang mampu mengintegrasikan seluruh proses pengelolaan aset dalam satu platform terpusat.Sistem yang dikembangkan dilengkapi dengan fitur identifikasi aset berbasis QR Code yang menyajikan informasi aset secara lengkap dan mudah dipahami ketika dipindai, serta mendukung pengelolaan data lokasi aset, dan pelacakan kondisi serta pelaporan kerusakan yang terstruktur sesuai dengan peran dan hak akses pengguna.Dengan proses implementasi sistem informasi pencatatan aset, dihasilkan sebuah prototipe sistem yang mampu meningkatkan ketepatan data, mempercepat proses, serta mempersingkat alur kerja pengelolaan aset peralatan.Keberadaan sistem ini memungkinkan pemantauan kondisi aset dan penyampaian laporan kerusakan dilakukan secara lebih cepat dan akurat, sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif dalam pengelolaan aset di lingkungan Pengadilan Negeri Palembang Kelas 1A Khusus.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem ini untuk mencakup jenis aset lain seperti bangunan dan kendaraan dinas, sehingga sistem menjadi lebih komprehensif. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan mekanisme pelaporan kerusakan langsung melalui aplikasi oleh pengguna, yang akan mempercepat proses tindak lanjut. Terakhir, penelitian dapat mengintegrasikan sistem dengan platform pemerintah lain untuk meningkatkan keterhubungan data dan efisiensi pengelolaan aset secara nasional.

Read online
File size1.41 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test