UBHARAUBHARA
Semeru: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatSemeru: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatPelajar sekolah menengah kejuruan dapat menghadapi persoalan hukum dan keamanan di lingkungan sekolah tanpa memahami secara utuh hubungan antara fungsi pencegahan, pelayanan, dan penegakan hukum. Program pengabdian ini memperkenalkan fungsi kepolisian secara kontekstual kepada perwakilan siswa kelas X, XI, dan XII SMK Negeri 3 Kota Blitar. Program disusun melalui koordinasi dengan sekolah, penyesuaian materi, penyampaian tatap muka, dialog berbasis situasi, dan refleksi pembelajaran. Materi menghubungkan deteksi dini, profesionalitas pelayanan kepolisian, reserse kriminal, serta tanggung jawab siswa untuk mencari bantuan dan melaporkan risiko secara tepat. Pengamatan proses menunjukkan bahwa dialog berkembang dari gambaran polisi sebagai pelaksana penindakan menuju pemahaman yang lebih luas mengenai pencegahan, pelayanan profesional, penanganan perkara sesuai hukum, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan sekolah. Refleksi kegiatan menghasilkan kerangka awal Navigasi Hukum Pelajar: kenali situasi, pahami fungsi yang relevan, pilih jalur layanan, dan libatkan orang dewasa tepercaya. Kerangka tersebut menerjemahkan informasi kelembagaan menjadi panduan tindakan yang lebih dekat dengan pengalaman siswa. Keberlanjutannya memerlukan edukasi hukum berkala, latihan kasus kontekstual, dan koordinasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan unsur kepolisian.
Edukasi fungsi kepolisian pada SMART 06 membantu menata pembelajaran dari gambaran polisi sebagai pelaksana penindakan menuju pemahaman yang mencakup pencegahan, pelayanan profesional, proses penanganan perkara, dan tanggung jawab bersama dalam keamanan sekolah.Materi menjadi lebih relevan ketika fungsi intelijen, sumber daya manusia kepolisian, dan reserse kriminal dihubungkan dengan situasi yang dapat dihadapi pelajar serta pilihan bantuan yang tersedia.Kontribusi utama kegiatan ialah kerangka awal Navigasi Hukum Pelajar.kenali situasi, pahami fungsi yang relevan, pilih jalur layanan, dan libatkan orang dewasa tepercaya.Kerangka tersebut memberi sekolah cara sederhana untuk mengulang pendidikan hukum melalui kasus kontekstual.Keberlanjutan memerlukan integrasi dengan pembinaan siswa, dukungan guru, dan dialog berkala dengan unsur kepolisian agar pengetahuan kelembagaan berkembang menjadi kemampuan mencari bantuan secara aman dan bertanggung jawab.
Untuk meningkatkan literasi hukum pelajar dan keamanan sekolah, perlu dikembangkan edukasi hukum berkala yang mengintegrasikan kerangka Navigasi Hukum Pelajar. Edukasi ini dapat diimplementasikan melalui latihan kasus kontekstual, di mana siswa diminta untuk mengenali situasi, menentukan fungsi yang relevan, memilih jalur bantuan, dan melibatkan pendamping. Selain itu, penting untuk mendorong dialog berkala antara sekolah, perguruan tinggi, dan unsur kepolisian agar pengetahuan kelembagaan dapat diterjemahkan menjadi kemampuan praktis dalam mencari bantuan secara aman dan bertanggung jawab. Dengan demikian, edukasi fungsi kepolisian dapat menjadi bagian integral dari pembinaan karakter dan pelayanan bimbingan konseling di sekolah.
- Are social studies teachers ready for legal literacy education? - Pedagogical Research. social studies... doi.org/10.29333/pr/14424Are social studies teachers ready for legal literacy education Pedagogical Research social studies doi 10 29333 pr 14424
- Applying Community-Engaged Service Learning to Enhance Students' Knowledge, Civic Engagement and... insights.aib.world/article/127176-applying-community-engaged-service-learning-to-enhance-students-knowledge-civic-engagement-and-social-responsibilityApplying Community Engaged Service Learning to Enhance Students Knowledge Civic Engagement and insights aib world article 127176 applying community engaged service learning to enhance students knowledge civic engagement and social responsibility
- Bridging the Gap: Law Students as Agents of Public Legal Education and Community Empowerment | International... journals.northumbria.ac.uk/index.php/ijcle/article/view/1692Bridging the Gap Law Students as Agents of Public Legal Education and Community Empowerment International journals northumbria ac uk index php ijcle article view 1692
| File size | 395.02 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
HAMZANWADIHAMZANWADI Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pelaksanaan pembelajaran tari Wonderland bagi siswa tunarungu di SLB Negeri 1 Lombok Timur. Siswa tunarunguPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pelaksanaan pembelajaran tari Wonderland bagi siswa tunarungu di SLB Negeri 1 Lombok Timur. Siswa tunarungu
UBHARAUBHARA Intervensi ditata melalui empat unsur yang saling terhubung, yaitu atribut produk, konsistensi mutu, manfaat pelanggan, dan informasi pada label, kemasan,Intervensi ditata melalui empat unsur yang saling terhubung, yaitu atribut produk, konsistensi mutu, manfaat pelanggan, dan informasi pada label, kemasan,
UBHARAUBHARA Pembahasan kasus menghubungkan tanda teknis dan psikologis dengan lima keputusan aman. Kontribusi program terletak pada penerjemahan informasi keamananPembahasan kasus menghubungkan tanda teknis dan psikologis dengan lima keputusan aman. Kontribusi program terletak pada penerjemahan informasi keamanan
UBHARAUBHARA Kegiatan dilaksanakan pada 10 Juni 2026 dan melibatkan 35 warga, pelajar, serta aparatur kelurahan. Program menggabungkan penjelasan ringkas, kasus kontekstual,Kegiatan dilaksanakan pada 10 Juni 2026 dan melibatkan 35 warga, pelajar, serta aparatur kelurahan. Program menggabungkan penjelasan ringkas, kasus kontekstual,
UNIBAUNIBA Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkanData dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan
UBHARAUBHARA Kegiatan menggunakan pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas dengan evaluasi proses kualitatif. Kebutuhan awal dipetakan melalui survei lapangan, wawancaraKegiatan menggunakan pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas dengan evaluasi proses kualitatif. Kebutuhan awal dipetakan melalui survei lapangan, wawancara
UBHARAUBHARA Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dengan teknik ceramah, diskusi dan demontrasi. Hasil dari kegiatan ini adalah para siswa-siswiMetode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dengan teknik ceramah, diskusi dan demontrasi. Hasil dari kegiatan ini adalah para siswa-siswi
UBAYAUBAYA Konsep MA, termasuk cara penanganan dan pencegahannya, telah menjadi identitas budaya kolektif yang tak terpisahkan dari gaya hidup sehat masyarakat Jawa,Konsep MA, termasuk cara penanganan dan pencegahannya, telah menjadi identitas budaya kolektif yang tak terpisahkan dari gaya hidup sehat masyarakat Jawa,
Useful /
GEUTHEEINSTITUTEGEUTHEEINSTITUTE Distribusi nilai chargeability yang diperoleh dari dua garis survei mengungkapkan variasi bawah permukaan yang signifikan terkait dengan heterogenitasDistribusi nilai chargeability yang diperoleh dari dua garis survei mengungkapkan variasi bawah permukaan yang signifikan terkait dengan heterogenitas
UBHARAUBHARA Program menghasilkan matriks materi ringkas serta kerangka awal literasi hukum fungsional empat tahap, yaitu Kenali–Cegah–Pilih–Hubungkan. KerangkaProgram menghasilkan matriks materi ringkas serta kerangka awal literasi hukum fungsional empat tahap, yaitu Kenali–Cegah–Pilih–Hubungkan. Kerangka
HAMZANWADIHAMZANWADI Hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu orang tua, rendahnya pemahaman mengenai disleksia, keterbatasan media pembelajaran, dan kurang optimalnyaHambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu orang tua, rendahnya pemahaman mengenai disleksia, keterbatasan media pembelajaran, dan kurang optimalnya
JURNALMANDIRIJURNALMANDIRI Beruntung, dua informan yang mengalami kesulitan dalam melakukan klaim, mengajukan keluhan melalui situs media konsumen. Oleh karena itu, PasarPolis jugaBeruntung, dua informan yang mengalami kesulitan dalam melakukan klaim, mengajukan keluhan melalui situs media konsumen. Oleh karena itu, PasarPolis juga