UBHARAUBHARA
Semeru: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatSemeru: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatKeterbatasan pemahaman mengenai mekanisme pelaporan, penyelesaian konflik melalui jalur hukum, perlindungan HAM, dan kanal informasi yang dapat dipercaya dapat memperlebar jarak antara warga dan institusi keamanan. Kegiatan pengabdian ini mengembangkan praktik pemberdayaan hukum kolaboratif melalui edukasi hukum kontekstual dan dialog masyarakat–aparat di Kota Semarang. Program dilaksanakan pada 7 Mei–4 Juni 2026 oleh tiga belas mahasiswa KKN Tematik SMART 4 dengan melibatkan perwakilan komunitas serta unsur kepolisian atau keamanan. Tahapan kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan lokal, penyusunan materi berbasis kasus dengan bahasa yang mudah dipahami, edukasi dan dialog partisipatif, serta evaluasi reflektif. Data proses bersumber dari catatan lapangan, pertanyaan peserta, tanggapan selama diskusi, materi program, dan kebutuhan tindak lanjut yang dicatat tim. Pembahasan forum mengerucut pada empat persoalan praktis, yaitu ketidakpastian jalur pelaporan, risiko eskalasi konflik, perlindungan kelompok rentan, dan verifikasi informasi hukum digital. Intervensi menerjemahkan ketentuan hukum menjadi pilihan respons, memperjelas fungsi preventif dan pelayanan institusi, serta membuka ruang bagi warga untuk menghubungkan pengalaman lokal dengan prosedur formal. Program menghasilkan materi pembelajaran kontekstual, alur pelaporan praktis, media informasi Kamtibmas, dan kerangka awal pemberdayaan hukum kolaboratif lima tahap: kenali, terjemahkan, dialogkan, praktikkan, dan lanjutkan. Kerangka tersebut bernilai sebagai panduan operasional bagi edukasi hukum komunitas yang menggabungkan pengetahuan, kedekatan institusional, dan kesinambungan.
KKN Tematik SMART 4 mengembangkan praktik pemberdayaan hukum kolaboratif melalui edukasi Kamtibmas berbasis kasus dan dialog masyarakat–aparat di Kota Semarang.Kegiatan berangkat dari persoalan pelaporan, konflik lingkungan, perlindungan kelompok rentan, dan verifikasi informasi digital, kemudian menerjemahkannya ke dalam pilihan respons serta kanal pelayanan yang lebih mudah dipahami.Forum memberi ruang bagi pengalaman warga, pengetahuan mahasiswa, dan klarifikasi institusional untuk saling melengkapi.Luaran program berupa materi kontekstual, alur respons awal, media informasi, dan kerangka lima tahap—kenali, terjemahkan, dialogkan, praktikkan, dan lanjutkan.Kontribusi artikel terletak pada penjelasan bahwa literasi hukum komunitas menjadi lebih bermakna ketika pengetahuan disusun dari masalah lokal, diuji melalui dialog, dan dihubungkan dengan jejaring layanan.Keberlanjutan memerlukan pengelola lokal, pembaruan kanal, kegiatan berkala, serta evaluasi yang menilai kemampuan prosedural warga.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas kerangka lima tahap dalam meningkatkan kesiapan warga menggunakan layanan hukum secara mandiri. Selain itu, studi tentang dampak jangka panjang program terhadap kepercayaan masyarakat terhadap institusi keamanan juga penting. Terakhir, penelitian bisa mengkaji integrasi teknologi dalam verifikasi informasi hukum digital untuk meningkatkan akurasi dan keandalan sumber informasi yang diakses warga.
- Strategi Penyuluhan Hukum melalui Kuliah Kerja Nyata: Peningkatan Pemahaman Hukum Masyarakat | Jurnal... doi.org/10.22219/jdh.v4i3.37438Strategi Penyuluhan Hukum melalui Kuliah Kerja Nyata Peningkatan Pemahaman Hukum Masyarakat Jurnal doi 10 22219 jdh v4i3 37438
- Pemberdayaan Hukum Kolaboratif Melalui Edukasi Kamtibmas Dan Dialog Masyarakat–Aparat Di Kota Semarang... doi.org/10.55499/semeru.v3i1.1703Pemberdayaan Hukum Kolaboratif Melalui Edukasi Kamtibmas Dan Dialog MasyarakatAeAparat Di Kota Semarang doi 10 55499 semeru v3i1 1703
- Penyuluhan Hukum tentang Aspek Legalitas Investasi Online | Jurnal Dedikasi Hukum. penyuluhan legalitas... ejournal.umm.ac.id/index.php/jdh/article/view/22320Penyuluhan Hukum tentang Aspek Legalitas Investasi Online Jurnal Dedikasi Hukum penyuluhan legalitas ejournal umm ac index php jdh article view 22320
| File size | 359.05 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
HAMZANWADIHAMZANWADI Tari Wonderland dipilih karena memiliki karakteristik gerak yang relatif sederhana serta berpotensi menjadi sarana komunikasi, ekspresi diri, dan pengembanganTari Wonderland dipilih karena memiliki karakteristik gerak yang relatif sederhana serta berpotensi menjadi sarana komunikasi, ekspresi diri, dan pengembangan
UBHARAUBHARA Persoalan hukum di Krembangan tidak hanya muncul dalam sengketa formal, tetapi juga ketika warga menentukan cara melaporkan peristiwa, merespons konflikPersoalan hukum di Krembangan tidak hanya muncul dalam sengketa formal, tetapi juga ketika warga menentukan cara melaporkan peristiwa, merespons konflik
UBHARAUBHARA Nilai program terletak pada tersedianya bahasa praktis untuk mencegah eskalasi konflik, menjaga integritas informasi, dan memperjelas akses layanan. PelaksanaanNilai program terletak pada tersedianya bahasa praktis untuk mencegah eskalasi konflik, menjaga integritas informasi, dan memperjelas akses layanan. Pelaksanaan
UBHARAUBHARA Program ini berhasil menciptakan peta kebutuhan, materi kontekstual, dan kerangka pemberdayaan hukum kolaboratif lima fungsi, yang menjembatani bahasaProgram ini berhasil menciptakan peta kebutuhan, materi kontekstual, dan kerangka pemberdayaan hukum kolaboratif lima fungsi, yang menjembatani bahasa
UBHARAUBHARA Program pengabdian ini memperkenalkan fungsi kepolisian secara kontekstual kepada perwakilan siswa kelas X, XI, dan XII SMK Negeri 3 Kota Blitar. ProgramProgram pengabdian ini memperkenalkan fungsi kepolisian secara kontekstual kepada perwakilan siswa kelas X, XI, dan XII SMK Negeri 3 Kota Blitar. Program
UBHARAUBHARA Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi, teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif,Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi, teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif,
UBHARAUBHARA Pupuk organik merupakan jenis pupuk yang berasal dari bahan – bahan alami yang mengandung bahan organik, seperti bahan tumbuhan, hewan, atau limbah organikPupuk organik merupakan jenis pupuk yang berasal dari bahan – bahan alami yang mengandung bahan organik, seperti bahan tumbuhan, hewan, atau limbah organik
UBAYAUBAYA Metode yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif dengan wawancara dan analisis literatur. Dengan menggunakan dua model mengenali penyakit (illnessMetode yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif dengan wawancara dan analisis literatur. Dengan menggunakan dua model mengenali penyakit (illness
Useful /
UBHARAUBHARA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fungsi manajemen sumber daya manusia (SDM) yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan,Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fungsi manajemen sumber daya manusia (SDM) yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan,
UBHARAUBHARA Hasil dari kegiatan ini adalah para siswa-siswi dapat mengetahui apa itu Bullying dengan di sajikan contohcontoh perbuatan atau perkataan yang termasukHasil dari kegiatan ini adalah para siswa-siswi dapat mengetahui apa itu Bullying dengan di sajikan contohcontoh perbuatan atau perkataan yang termasuk
JURNALMANDIRIJURNALMANDIRI E-commerce sendiri semakin berkembang beberapa tahun belakangan ini dan secara perlahan menggantikan toko tradisional. Teknik analisis data yang digunakanE-commerce sendiri semakin berkembang beberapa tahun belakangan ini dan secara perlahan menggantikan toko tradisional. Teknik analisis data yang digunakan
JURNALMANDIRIJURNALMANDIRI Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepercayaan dan promosi terhadap keputusan pembelian dengan menggunakan minat beli sebagai variabelTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepercayaan dan promosi terhadap keputusan pembelian dengan menggunakan minat beli sebagai variabel