IAIKHOZINIAIKHOZIN
Ceria: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniCeria: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak-anak di KB Miftahul Huda Candi, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora melalui metode bermain bola. Latar belakang penelitian ini adalah adanya permasalahan dalam pengembangan kemampuan motorik kasar anak di lembaga tersebut. Tujuan penelitian meliputi: (1) mengetahui penerapan metode bermain bola dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak, dan (2) mengetahui hasil penerapan metode tersebut pada anak di KB Miftahul Huda Candi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bermain bola dilakukan dengan tahapan guru menjelaskan permainan melempar bola, memberikan motivasi, serta memperagakan cara bermain yang benar sehingga anak mudah menirunya. Berdasarkan hasil evaluasi, kemampuan motorik kasar anak mengalami peningkatan yang signifikan dengan capaian pada kategori berkembang sesuai harapan hingga berkembang sangat baik. Persentase rata-rata peningkatan kemampuan motorik kasar mencapai lebih dari 60%, menunjukkan bahwa metode bermain bola efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini di KB Miftahul Huda Candi.
Permainan melempar bola di KB Miftahul Huda Candi Todanan Blora dilaksanakan melalui penjelasan, motivasi, dan demonstrasi langsung oleh guru untuk mengembangkan kekuatan, keseimbangan, koordinasi, dan kelincahan motorik kasar anak.Pelaksanaan kegiatan ini berjalan baik dan hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan motorik kasar anak di berbagai aspek.Dengan rata-rata capaian di atas 60% pada kategori berkembang sesuai harapan hingga sangat baik, metode permainan lempar bola terbukti efektif meningkatkan motorik kasar anak usia dini.
Untuk memperkaya pemahaman kita tentang pengembangan motorik anak usia dini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, akan sangat bermanfaat jika ada studi yang membandingkan efektivitas permainan lempar bola dengan jenis permainan motorik kasar lainnya, seperti lari estafet atau permainan melompat, pada kelompok anak usia dini yang berbeda. Penelitian semacam ini dapat membantu pendidik dan pengembang kurikulum menentukan strategi bermain yang paling optimal dan variatif untuk menstimulasi berbagai aspek motorik kasar secara komprehensif, tidak hanya terbatas pada satu metode saja. Kita bisa menanyakan, Apakah ada jenis permainan lain yang memberikan hasil serupa atau bahkan lebih baik dalam meningkatkan koordinasi dan kelincahan anak, atau adakah kombinasi permainan yang lebih sinergis? Kedua, mengingat pentingnya tumbuh kembang anak secara holistik, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi hubungan antara peningkatan motorik kasar melalui permainan lempar bola dengan aspek perkembangan lain, seperti perkembangan kognitif, kemampuan sosial-emosional, atau bahkan kesiapan belajar anak di sekolah dasar. Apakah anak yang motorik kasarnya baik cenderung memiliki konsentrasi yang lebih baik atau lebih mudah berinteraksi dengan teman? Pertanyaan ini penting untuk melihat dampak luas dari intervensi motorik. Terakhir, mengingat bahwa perkembangan adalah proses berkelanjutan, sebuah studi longitudinal akan sangat berharga untuk melacak keberlanjutan peningkatan motorik kasar anak setelah mereka tidak lagi mengikuti program permainan lempar bola. Apakah dampak positif yang terlihat saat ini akan bertahan dalam jangka panjang, atau apakah diperlukan pengulangan dan variasi stimulasi untuk menjaga agar kemampuan motorik kasar anak tetap berkembang optimal seiring bertambahnya usia? Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang kebutuhan intervensi berkelanjutan dan strategi penguatan motorik di berbagai jenjang pendidikan.
| File size | 597.94 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
MEDIAZAYNAMEDIAZAYNA Dengan memanfaatkan berbagai aktivitas seperti pemanasan dinamis, lari dan melompat di atas cones, koordinasi memindahkan cones, melompat cones denganDengan memanfaatkan berbagai aktivitas seperti pemanasan dinamis, lari dan melompat di atas cones, koordinasi memindahkan cones, melompat cones dengan
UKRIDAUKRIDA Pemeriksaan penunjang yang mendukung diagnosisnya adalah pemeriksaan rontgen terhadap ekstremitas inferiornya, sedangkan untuk penatalaksaannya menggunakanPemeriksaan penunjang yang mendukung diagnosisnya adalah pemeriksaan rontgen terhadap ekstremitas inferiornya, sedangkan untuk penatalaksaannya menggunakan
ARIPIARIPI Kebiasaan penggunaan gawai yang berlebihan menyebabkan anak cenderung pasif dan kurang terlibat dalam aktivitas gerak yang terstruktur. Fundamental MovementKebiasaan penggunaan gawai yang berlebihan menyebabkan anak cenderung pasif dan kurang terlibat dalam aktivitas gerak yang terstruktur. Fundamental Movement
UmriUmri Program ini meningkatkan kecerdasan emosional anak dan keterampilan hidup seperti menyelesaikan masalah, kerjasama tim, dan pengendalian diri melalui metodeProgram ini meningkatkan kecerdasan emosional anak dan keterampilan hidup seperti menyelesaikan masalah, kerjasama tim, dan pengendalian diri melalui metode
ASIAASIA Guru bertindak sebagai fasilitator, sementara anak-anak menjadi peserta aktif dalam proses pembelajaran. Hasil observasi menunjukkan bahwa anak-anak menjadiGuru bertindak sebagai fasilitator, sementara anak-anak menjadi peserta aktif dalam proses pembelajaran. Hasil observasi menunjukkan bahwa anak-anak menjadi
UNMERPASUNMERPAS Tujuan pengabdian ini agar anak dapat mengikuti yoga untuk menstimulasi kecerdasan kinestetik. Hasil dari kegiatan ini anak antusias dan semangat dalamTujuan pengabdian ini agar anak dapat mengikuti yoga untuk menstimulasi kecerdasan kinestetik. Hasil dari kegiatan ini anak antusias dan semangat dalam
MAHARDIKAMAHARDIKA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara stunting dengan perkembangan motorik anak. Metode yang digunakan dalam penulisan artikelTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara stunting dengan perkembangan motorik anak. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel
PIPI Forward chaining adalah metode pencarian pelacakan yang dimulai dengan informasi yang ada dan penggabungan rule untuk menghasilkan suatu kesimpulan atauForward chaining adalah metode pencarian pelacakan yang dimulai dengan informasi yang ada dan penggabungan rule untuk menghasilkan suatu kesimpulan atau
Useful /
PIPI Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan kuesioner/angket. Secara umum dikhususkan untuk mengetahui pemanfaatan teknologi cloudPenelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan kuesioner/angket. Secara umum dikhususkan untuk mengetahui pemanfaatan teknologi cloud
PIPI Dengan aplikasi ini diharapkan mahasiswa dapat mengajukan tugas akhir dengan mudah dan cepat serta memperoleh informasi tugas akhir real-time. PenelitianDengan aplikasi ini diharapkan mahasiswa dapat mengajukan tugas akhir dengan mudah dan cepat serta memperoleh informasi tugas akhir real-time. Penelitian
PIPI Sistem ini memungkinkan pengguna melihat objek 3D dari berbagai sudut pandang dengan interaksi menggunakan mouse saja, sehingga memudahkan penyebaran pengetahuanSistem ini memungkinkan pengguna melihat objek 3D dari berbagai sudut pandang dengan interaksi menggunakan mouse saja, sehingga memudahkan penyebaran pengetahuan
PIPI Pabrik Kelapa Sawit memiliki beberapa stasiun pengolahan, salah satunya adalah stasiun kempa/press. Pada stasiun kempa terdapat satu unit mesin Cake BreakerPabrik Kelapa Sawit memiliki beberapa stasiun pengolahan, salah satunya adalah stasiun kempa/press. Pada stasiun kempa terdapat satu unit mesin Cake Breaker