UNISAPUNISAP

Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah DasarEdukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar

Dalam proses pembelajaran bersifat teacher centered (ceramah, penugasan, dan pengerjaan soal). Sehingga hasil belajar siswa banyak yang dibawah rata-rata dilihat dari nilai siswa khususnya pada mata pelajaran IPA kelas V. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V berjumlah 28 orang yang seluruhnya dijadikan sebagai sampel (sampel jenuh). Dengan kelas A sebagai kelas kontrol dan kelas B sebagai kelas eksperimen. Instrumen dalam penelitian ini yaitu soal pretest dan posttest essay/uraian. Teknis analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan paired sample test. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dari data peneliti diperoleh hasil uji hipotesis menggunakan paired sample test diperoleh asymp.Sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 maka ditolak dan diterima. Dari uji statistik juga diperoleh < maka diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh penggunaan sistem pernapasan manusia terhadap hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPA di SDN Gunungtasik.

Penelitian menunjukkan pengaruh signifikan penggunaan alat peraga sistem pernapasan manusia terhadap hasil belajar siswa.Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol.Kesimpulan akhir adalah adanya pengaruh positif penggunaan alat peraga terhadap hasil belajar siswa kelas V di SDN Gunungtasik.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh penggunaan model interaktif digital terhadap keterlibatan siswa dan hasil belajar. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas kombinasi metode pembelajaran tradisional dengan penggunaan model fisik dalam konteks pendidikan yang berbeda. Selanjutnya, analisis dampak jangka panjang penggunaan model ini terhadap pemahaman siswa tentang konsep biologis kompleks dapat menjadi arah studi baru. Penelitian juga dapat mengembangkan metode evaluasi yang lebih inovatif untuk mengukur perubahan perilaku belajar siswa. Peningkatan partisipasi siswa dalam pembelajaran berbasis model dapat menjadi fokus penelitian lanjutan. Studi tentang adaptasi model ini untuk materi pembelajaran lain di lingkungan sekolah dasar juga diperlukan. Penelitian lebih lanjut perlu mempertimbangkan variabel seperti motivasi belajar dan lingkungan belajar dalam mengukur efektivitas model. Analisis perbandingan antara model fisik dan digital dalam konteks pembelajaran IPA dapat memberikan wawasan baru. Penelitian juga dapat mengevaluasi keberlanjutan penggunaan model ini dalam jangka panjang. Studi tentang pengaruh model ini terhadap keterampilan kritis siswa dalam memecahkan masalah ilmiah dapat menjadi arah penelitian yang relevan.

Read online
File size230.78 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test