UCYUCY

Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan MasyarakatNuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat

Studi ini bertujuan menganalisis keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan dengan mempertimbangkan peran moderasi kualitas pemerintah di negara Emerging Seven (E7) menggunakan metodologi kuantitatif dengan data panel dari 2015 hingga 2024, serta Metode Moment Umum (GMM) dan Analisis Regresi Moderasi (MRA) untuk mengeksplorasi hubungan sebab-akibat antar variabel. Temuan menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan metrik populasi memiliki dampak positif terhadap peningkatan emisi karbon, sementara pembukaan perdagangan tidak menunjukkan efek signifikan secara statistik. Sebaliknya, Investasi Asing Langsung (FDI) awalnya menunjukkan dampak negatif terhadap emisi karbon, yang berubah menjadi korelasi positif dalam konteks penurunan kualitas pemerintah. Ini menunjukkan bahwa tata kelola yang baik dapat memperkuat upaya mengendalikan emisi karbon dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian, pembangunan kapasitas institusi dan kebijakan lingkungan yang kuat adalah kunci untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan di negara E7.

Pengelolaan lingkungan di negara E7 masih dipengaruhi signifikan oleh dinamika ekonomi dan demografi.Analisis menggunakan GMM menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan peningkatan populasi berkontribusi nyata terhadap peningkatan emisi karbon.Temuan ini sejalan dengan Kurva Kuznets Lingkungan, yang menunjukkan bahwa pada tahap awal pertumbuhan, aktivitas ekonomi dan industrialisasi masih bergantung pada sumber daya intensif energi dan tidak ramah lingkungan.Variabel pembukaan perdagangan tidak menunjukkan dampak signifikan terhadap emisi karbon.Kondisi ini mungkin mencerminkan perbedaan kebijakan lingkungan, struktur perdagangan, dan kapasitas teknologi di antara negara E7, yang membuat hubungan ini tidak jelas.Selain itu, FDI cenderung memiliki dampak negatif terhadap lingkungan ketika kualitas tata kelola rendah, tetapi dapat menjadi alat positif untuk memperkuat standar lingkungan ketika tata kelola lebih kuat.Temuan ini memperkuat relevansi Teori Tempat Polusi sambil membuka kemungkinan bahwa Hipotesis Endowment Faktor (FEH) dapat terjadi ketika tata kelola ditingkatkan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh kualitas tata kelola terhadap indikator lingkungan lainnya, seperti polusi udara atau kerusakan lahan, dengan pendekatan metode berbeda. 2. Studi dapat dilakukan untuk mengevaluasi peran FDI dalam konteks negara E7 dengan struktur kebijakan lingkungan yang berbeda, terutama dalam menghadapi tekanan global terhadap dekarbonisasi. 3. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor non-ekonomi yang memengaruhi emisi karbon, seperti perubahan iklim atau kebijakan domestik, serta bagaimana interaksi antara faktor-faktor ini dengan kebijakan pemerintah dapat memperkuat keberlanjutan lingkungan.

  1. Wayback Machine. wayback machine doi.org/10.47263/JASEM.3(1)01Wayback Machine wayback machine doi 10 47263 JASEM 3 1 01
  2. Pengaruh Ekonomi dan Non-Ekonomi terhadap Emisi Karbon di Negara ASEAN: Analisis Environmental Kuznets... jurnal.ucy.ac.id/index.php/nuansaakademik/article/view/2922Pengaruh Ekonomi dan Non Ekonomi terhadap Emisi Karbon di Negara ASEAN Analisis Environmental Kuznets jurnal ucy ac index php nuansaakademik article view 2922
  3. Pengaruh Foreign Direct Investment Terhadap Emisi Gas CO2 di Negara G20 | Winda | Al Qalam: Jurnal Ilmiah... jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-qalam/article/view/2163Pengaruh Foreign Direct Investment Terhadap Emisi Gas CO2 di Negara G20 Winda Al Qalam Jurnal Ilmiah jurnal stiq amuntai ac index php al qalam article view 2163
Read online
File size1.66 MB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test