YP3AYP3A
SATESI: Jurnal Sains Teknologi dan Sistem InformasiSATESI: Jurnal Sains Teknologi dan Sistem InformasiTujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis SWOT pada InsurTech Aggregator dalam mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi dalam pengembangan bisnis asuransi online. Metodologi deskriptif kualitatif digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang InsurTech Aggregator di Indonesia dan produk asuransi yang ditawarkan. Sementara itu, analisis SWOT akan membantu mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan dari perusahaan InsurTech Aggregator tersebut, serta peluang dan ancaman yang ada di lingkungan industri asuransi. Hasil dari penelitian diperoleh nilai IFAS 3,00 dan nilai EFAS adalah 2,59. Implikasi dari penelitian ini adalah strategi bagi perusahaan asuransi untuk menerapakan strategi S-O, langkah yang dapat diambil adalah memanfaatkan kekuatan internal perusahaan untuk mengambil peluang eksternal yang ada. Memanfaatkan keunggulan InsurTech yang mudah diakses dan praktis serta kemampuan membandingkan polis untuk mengembangkan layanan omnichannel sehingga mampu meningkatkan peluang penjualan dan kepercayaan pelanggan. Menggunakan proses klaim yang mudah dan efektif untuk membangun citra perusahaan yang kuat, serta mengintegrasikan produk asuransi yang kompleks dengan layanan yang lebih mudah dipahami oleh calon nasabah.
Penelitian menunjukkan InsurTech memiliki posisi internal yang kuat (IFAS 3.00) dan mampu merespons peluang serta menghindari ancaman eksternal (EFAS 2.Hal ini menempatkan InsurTech pada kuadran “Grow and Build (IE Matriks IV dan SWOT kuadran I), menyiratkan kebutuhan strategi pertumbuhan melalui peningkatan efisiensi, penambahan produk, dan fungsi perusahaan.Strategi S-O yang direkomendasikan adalah memanfaatkan keunggulan InsurTech dalam aksesibilitas dan perbandingan polis untuk mengembangkan layanan omnichannel, meningkatkan penjualan, serta membangun citra kuat melalui proses klaim yang mudah dan integrasi produk yang lebih mudah dipahami.
Penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita tentang masa depan InsurTech Aggregator di Indonesia. Pertama, perlu dilakukan studi yang lebih mendalam mengenai bagaimana strategi S-O yang telah diidentifikasi dapat dievaluasi secara objektif menggunakan Matriks Perencanaan Strategis Kuantitatif (QSPM). Ini akan membantu mengukur seberapa efektif strategi tersebut dibandingkan pilihan lain dalam memanfaatkan kekuatan internal perusahaan dan peluang eksternal, sehingga pengambilan keputusan menjadi lebih terarah dan berbasis data. Kedua, mengingat adanya kelemahan dalam pemahaman calon nasabah terhadap produk asuransi yang kompleks serta ancaman terkait keamanan dan privasi data, ada celah penelitian untuk menguji model komunikasi dan edukasi digital yang paling ampuh. Bagaimana platform InsurTech Aggregator dapat merancang program edukasi yang sederhana, mudah dipahami, dan transparan, sekaligus memastikan kepercayaan konsumen terhadap perlindungan data mereka? Studi ini bisa mengeksplorasi format konten interaktif atau sertifikasi keamanan yang dapat meningkatkan literasi asuransi dan keyakinan konsumen. Ketiga, dengan posisi Grow and Build yang dimiliki InsurTech, penelitian bisa berfokus pada pengembangan produk dan fungsi baru. Bagaimana InsurTech Aggregator dapat menciptakan produk asuransi mikro yang inovatif, terintegrasi dengan ekosistem digital (seperti e-commerce), dan secara efektif menarik segmen pasar kaum muda yang melek teknologi, yang potensinya belum sepenuhnya tergali? Pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu InsurTech merancang penawaran yang lebih relevan dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan di pasar asuransi digital Indonesia.
- InsurTech Aggregator: Menuju Masa Depan Industri Asuransi Digital di Indonesia | SATESI: Jurnal Sains... doi.org/10.54259/satesi.v5i1.4105InsurTech Aggregator Menuju Masa Depan Industri Asuransi Digital di Indonesia SATESI Jurnal Sains doi 10 54259 satesi v5i1 4105
- PERANAN TEKNOLOGI PADA INDUSTRI ASURANSI (INSURTECH) MASA PANDEMIC COVID-19 | Syar'Insurance: Jurnal... doi.org/10.32678/sijas.v8i1.6118PERANAN TEKNOLOGI PADA INDUSTRI ASURANSI INSURTECH MASA PANDEMIC COVID 19 SyarInsurance Jurnal doi 10 32678 sijas v8i1 6118
| File size | 690.62 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
OJSAPAJIOJSAPAJI Equity Life Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari r = 0. 924 berarti hubungan antara media personal selling(X1) dan periklanan(X2) terhadap peningkatanEquity Life Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari r = 0. 924 berarti hubungan antara media personal selling(X1) dan periklanan(X2) terhadap peningkatan
YP3AYP3A Diperlukan strategi yang tepat untuk dapat bertahan dan bersaing secara efektif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh perusahaan telekomunikasi adalahDiperlukan strategi yang tepat untuk dapat bertahan dan bersaing secara efektif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh perusahaan telekomunikasi adalah
FHUKIFHUKI Penelitian ini bertujuan mengevaluasi apakah klausul Contestable Period sesuai dengan prinsip dan tujuan bisnis asuransi. Metode penelitian menggunakanPenelitian ini bertujuan mengevaluasi apakah klausul Contestable Period sesuai dengan prinsip dan tujuan bisnis asuransi. Metode penelitian menggunakan
YP3AYP3A Model SARIMA(1,1,1)(1,1,1,12) dipilih sebagai model terbaik berdasarkan nilai AIC terendah dan hasil evaluasi residual yang menunjukkan bahwa model memenuhiModel SARIMA(1,1,1)(1,1,1,12) dipilih sebagai model terbaik berdasarkan nilai AIC terendah dan hasil evaluasi residual yang menunjukkan bahwa model memenuhi
YP3AYP3A Kurikulum Merdeka yang diterapkan di Indonesia bertujuan untuk memperkuat pembentukan profil pelajar Pancasila melalui Program P5. Program ini mengedepankanKurikulum Merdeka yang diterapkan di Indonesia bertujuan untuk memperkuat pembentukan profil pelajar Pancasila melalui Program P5. Program ini mengedepankan
YP3AYP3A Namun, penerapan ERP tidak tanpa tantangan. Biaya tinggi, resistensi terhadap perubahan dalam organisasi, dan kompleksitas integrasi dengan sistem yangNamun, penerapan ERP tidak tanpa tantangan. Biaya tinggi, resistensi terhadap perubahan dalam organisasi, dan kompleksitas integrasi dengan sistem yang
YP3AYP3A Maka dari itu, dibuatlah sistem informasi berbasis website Pemesanan Paket Tour and Travel pada Ikhlas Travel agar memudahkan calon client dalam pemesanan.Maka dari itu, dibuatlah sistem informasi berbasis website Pemesanan Paket Tour and Travel pada Ikhlas Travel agar memudahkan calon client dalam pemesanan.
LITERASISAINSLITERASISAINS Perusahaan mungkin menyediakan berbagai macam item dan layanan, tetapi pelanggan hanya membeli keuntungan atau solusi untuk masalah yang disediakan olehPerusahaan mungkin menyediakan berbagai macam item dan layanan, tetapi pelanggan hanya membeli keuntungan atau solusi untuk masalah yang disediakan oleh
Useful /
UCYUCY Kelompok mulai menerapkan alur produksi yang lebih terstruktur, pencatatan usaha sederhana, serta standar kualitas produk, sehingga proses produksi menjadiKelompok mulai menerapkan alur produksi yang lebih terstruktur, pencatatan usaha sederhana, serta standar kualitas produk, sehingga proses produksi menjadi
UCYUCY Sehingga, baik hukum Islam maupun hukum perdata menekankan pentingnya transparansi, kesepakatan, dan keadilan meskipun dengan penekanan yang berbeda. PenelitianSehingga, baik hukum Islam maupun hukum perdata menekankan pentingnya transparansi, kesepakatan, dan keadilan meskipun dengan penekanan yang berbeda. Penelitian
UCYUCY Pendekatan pembelajaran yang interaktif, partisipatif, dan kolaboratif terbukti mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar mahasiswa. KeterlibatanPendekatan pembelajaran yang interaktif, partisipatif, dan kolaboratif terbukti mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar mahasiswa. Keterlibatan
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik. Berdasarkan hasil penilaian pengetahuan, sebanyak 25 atau 86,20% pesertaHasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik. Berdasarkan hasil penilaian pengetahuan, sebanyak 25 atau 86,20% peserta