UMIUMI

Majalah Ilmiah METHODAMajalah Ilmiah METHODA

Penelitian ini mengkaji konstruksi sosial stigma terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dalam sistem pendidikan inklusif di Kota Makassar menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA 2020. Berlandaskan teori stigma Goffman, teori pelabelan (Becker, 1963), dan kerangka konstruksi sosial Berger serta Luckmann (1966), studi ini menganalisis bagaimana stigma diproduksi, direproduksi, dan dinegosiasikan pada tiga level: keluarga, institusi sekolah, dan komunitas budaya Bugis-Makassar. Sebanyak 24 sumber terverifikasi dari tahun 2016 hingga 2025 dianalisis menggunakan metode tematik-interpretatif. Temuan menunjukkan bahwa stigma terhadap ABK bersifat multidimensional dan dipengaruhi oleh dialektika nilai budaya Siri na Pacce di mana Siri memperkuat stigmatisasi sementara Pacce berpotensi mendekonstruksinya serta keterbatasan institusional pendidikan inklusif dan lemahnya mekanisme perlindungan sosial di sekolah. Kasus perundungan viral di SMPN 4 Makassar (2024) menjadi refleksi empiris atas kegagalan sistemik tersebut. Penelitian ini merekomendasikan model inklusi berbasis kearifan lokal yang mengintegrasikan nilai Sipakatau dan Pacce sebagai fondasi etis kebijakan pendidikan inklusif di Makassar.

Penelitian ini berhasil mengidentifikasi bahwa stigma terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Kota Makassar merupakan konstruksi sosial yang bersifat multidimensional, beroperasi secara simultan pada tiga level analisis.keluarga, institusi sekolah, dan komunitas budaya Bugis-Makassar.Stigma ini tidak hadir secara alamiah, melainkan diproduksi dan direproduksi melalui interaksi sosial yang berulang yang melibatkan aktor-aktor dari berbagai level tersebut.Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa nilai budaya Siri na Pacce bekerja secara dialektis dalam konteks ABK.Siri dapat memperkuat stigmatisasi melalui mekanisme eksklusi berbasis rasa malu, sementara Pacce dan Sipakatau menawarkan potensi dekonstruksi stigma melalui etika empati dan humanisasi.Kasus perundungan di SMPN 4 Makassar bukan anomali, melainkan gejala dari kegagalan sistemik yang lebih dalam yang meliputi defisit GPK yang tidak kompeten, infrastruktur yang tidak ramah disabilitas, dan kultur sekolah yang belum sungguh-sungguh merangkul keberagaman.Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model inklusi berbasis kearifan lokal (local wisdom-based inclusion model) yang mengintegrasikan nilai-nilai Sipakatau, Pacce, dan Siri secara reflektif ke dalam kurikulum pendidikan karakter, pelatihan guru, dan kebijakan sekolah inklusif di Makassar.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model inklusi berbasis kearifan lokal Bugis-Makassar yang mengintegrasikan nilai Sipakatau dan Pacce ke dalam kebijakan sekolah inklusif. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas pelatihan guru dalam mengimplementasikan prinsip empati dan humanisasi terhadap ABK. Penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi pendidikan inklusif untuk meningkatkan partisipasi ABK dalam aktivitas belajar mengajar. Dengan menggabungkan pendekatan kultural dan teknologi, diharapkan dapat menciptakan sistem pendidikan inklusif yang lebih inklusif dan manusiawi.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s10734-007-9070-8Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s10734 007 9070 8
  2. Implementasi Pendidikan Inklusif di SD Negeri Unggulan Mongisidi I: Penelitian | Jurnal Pengabdian Masyarakat... jerkin.org/index.php/jerkin/article/view/3675Implementasi Pendidikan Inklusif di SD Negeri Unggulan Mongisidi I Penelitian Jurnal Pengabdian Masyarakat jerkin index php jerkin article view 3675
  3. JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo). nilai siri pesse kebudayaan bugis makassar relevansinya penguatan kebangsaan... doi.org/10.21580/jsw.2019.3.1.3291JSW Jurnal Sosiologi Walisongo nilai siri pesse kebudayaan bugis makassar relevansinya penguatan kebangsaan doi 10 21580 jsw 2019 3 1 3291
Read online
File size504.54 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test