JURNALUGNJURNALUGN

STATIKASTATIKA

Batu bata adalah salah satu material yang telah banyak digunakan dalam pembangunan sekarang ini. Penelitian ini memetakan kualitas batu bata berdasarkan komposisi dan bahan pembakar yang digunakan. Sampel dibagi menjadi tujuh tipe dengan komposisi tanah, lempung, dan dibakar menggunakan sekam atau kayu. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh dimensi batu bata terhadap pembangunan ruang laboratorium SD Negeri 101230 Desa Sababangunan. Hasil analisis menunjukkan bahwa bata dengan dimensi AHSP dan SNI (22 x 11 x 5) cm memerlukan 6.576 buah, sedangkan bata biasa I (18 x 9 x 4) memerlukan 9.366 buah. Analisis biaya menggunakan metode AHSP dan SNI menghasilkan total biaya yang sama, yaitu Rp 17.189.862,59 karena tidak ada perbedaan koefisien antara kedua metode.

Dimensi batu bata (panjang, lebar, tinggi) berpengaruh signifikan terhadap kebutuhan bata pada pembangunan ruang laboratorium SD Negeri 101230 Desa Sababangunan.Dimensi batu bata memengaruhi harga satuan pasangan dinding.Untuk pasangan dinding bata, ukuran AHSP dan SNI (22x11x5) cm menghasilkan biaya Rp 245.375,00, sedangkan bata biasa I (18x9x4) sebesar Rp 248.Pekerjaan pasangan dinding bata pada pembangunan ruang laboratorium menggunakan analisis AHSP dan SNI menghasilkan biaya yang sama, yaitu Rp 17.862,59 karena tidak ada perbedaan koefisien antara kedua metode.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan bahan alternatif seperti bata ringan atau bata beton untuk membandingkan efisiensi biaya dan kekuatan struktur. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang dari variasi dimensi batu bata terhadap ketahanan bangunan terhadap gempa atau cuaca ekstrem. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi pengaruh dimensi batu bata terhadap efisiensi energi dalam ruang laboratorium, khususnya terkait isolasi termal dan penghematan listrik.

  1. OSF. osf osf.io/n4f68_v1OSF osf osf io n4f68 v1
Read online
File size313.98 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test