JURNALUGNJURNALUGN
STATIKASTATIKABeton adalah material konstruksi yang paling banyak digunakan karena mampu menahan daya tekan, dapat diproduksi massal, dan dibentuk sesuai kebutuhan. Namun, meningkatnya konsumsi plastik menimbulkan masalah lingkungan, seperti penyumbatan saluran air dan pelepasan gas beracun saat dibakar. Salah satu solusi potensial adalah mendaur ulang plastik menjadi bahan konstruksi. Plastik, khususnya jenis Low Density Polyethylene (LDPE), memiliki sifat tahan lama, ringan, ekonomis, sehingga berpotensi dan digunakan sebagai substitusi agregat kasar dalam beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan limbah LDPE sebagai pengganti sebagian agregat kasar terhadap kuat tekan beton.
Berdasarkan data hasil uji dan grafik yang dihasilkan pada penelitian penggunaan bahan tambah LDPE untuk meningkatkan kuat tekan beton dapat disimpulkan sebagai berikut.Hasil tes kuat tekan benda uji silinder 7 hari, 14 hari dan 28 hari dengan bahan tambah LDPE mengalami penurunan sebesar 2,2%, 4,18%, sedangkan 14 hari sebesar 0,57%, 4,11%, dan untuk 28 hari mengalami penurunan sebesar 0,01, 1,42.Hasil tes kuat tekan benda uji silinder dengan variasi 25% dan 50% dapat mempengaruhi kuat tekan beton sebagai bahan tambah agregat kasar.Nilai kuat tekan beton yang menggunakan bahan tambah LDPE dari 25% dan 50% dapat menurunkan beton kuat dibandingkan dengan beton normal.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan dengan variasi bahan tambah LDPE dan kuat tekan rencana yang lebih beragam, untuk mengetahui perilaku kekuatan tekan pada berbagai usia. Selain itu, dapat diperluas dengan membuat sample yang berbeda, seperti kubus dan slinder, serta membuat hubungan atau membandingkan kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam upaya mendaur ulang plastik menjadi bahan konstruksi yang ramah lingkungan.
| File size | 342.82 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALUGNJURNALUGN 73.976.929,04 dengan luas dinding yang sama yaitu 89,64 m2. Adapun perbandingan biaya pelaksanaan menggunakan batu bata dengan batako sebesar 25.59 % dan73.976.929,04 dengan luas dinding yang sama yaitu 89,64 m2. Adapun perbandingan biaya pelaksanaan menggunakan batu bata dengan batako sebesar 25.59 % dan
JURNALUGNJURNALUGN Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk meng, apakah dapat meningkatkan atau justru menurunkan kekuatan beton yang dihasilkan, sehingga dapat menjadiSelain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk meng, apakah dapat meningkatkan atau justru menurunkan kekuatan beton yang dihasilkan, sehingga dapat menjadi
JURNALUGNJURNALUGN Untuk itu perlu perkembangan di bidang properti tersebut, diiringi dengan semakin meningkatnya akan kebutuhan material bahan bangunan terutama materialUntuk itu perlu perkembangan di bidang properti tersebut, diiringi dengan semakin meningkatnya akan kebutuhan material bahan bangunan terutama material
JURNALUGNJURNALUGN 576 buah, sedangkan bata biasa I (18 x 9 x 4) memerlukan 9. 366 buah. Analisis biaya menggunakan metode AHSP dan SNI menghasilkan total biaya yang sama,576 buah, sedangkan bata biasa I (18 x 9 x 4) memerlukan 9. 366 buah. Analisis biaya menggunakan metode AHSP dan SNI menghasilkan total biaya yang sama,
JURNALUGNJURNALUGN Kebutuhan maksimum masing-masing mencapai 19 SRP dan 58 SRP. Indeks parkir kendaraan roda empat berkisar antara 1,13% hingga 1,26%, sedangkan untuk kendaraanKebutuhan maksimum masing-masing mencapai 19 SRP dan 58 SRP. Indeks parkir kendaraan roda empat berkisar antara 1,13% hingga 1,26%, sedangkan untuk kendaraan
JURNALUGNJURNALUGN 201.198.379,31 sehingga diperoleh persetase perbandingan biaya kuda-kuda baja ringan dengan kayu sebesar 40 %. Waktu pelaksanaan untuk pekerjaan kuda-kuda201.198.379,31 sehingga diperoleh persetase perbandingan biaya kuda-kuda baja ringan dengan kayu sebesar 40 %. Waktu pelaksanaan untuk pekerjaan kuda-kuda
JURNALUGNJURNALUGN Waktu pelaksanaan untuk pekerjaan perancah kayu bulat selama 105 hari dan scaffolding selama 105 hari dengan jumlah tukang antara kedua perancah sama yaituWaktu pelaksanaan untuk pekerjaan perancah kayu bulat selama 105 hari dan scaffolding selama 105 hari dengan jumlah tukang antara kedua perancah sama yaitu
JURNALUGNJURNALUGN Penggunaan Batu Cadas dengan persentasi cadas 10% dan 20 % tidak mencapai kekuatan sesuai standar yang direncanakan yaitu K-225. Sehingga tidak dapat digunakanPenggunaan Batu Cadas dengan persentasi cadas 10% dan 20 % tidak mencapai kekuatan sesuai standar yang direncanakan yaitu K-225. Sehingga tidak dapat digunakan
Useful /
JURNALUGNJURNALUGN Permukaan trotoar banyak yang tidak rata dan berlubang. Terdapat penggunaan trotoar yang tidak sesuai fungsi seperti untuk berjualan dan parkir kendaraanPermukaan trotoar banyak yang tidak rata dan berlubang. Terdapat penggunaan trotoar yang tidak sesuai fungsi seperti untuk berjualan dan parkir kendaraan
JURNALUGNJURNALUGN Kuat tekan beton yang menggunakan abu batu dari Batu Tambun tidak memenuhi standar mutu beton f c 18. Pada umur 7 hari, nilai kuat tekan beton normal,Kuat tekan beton yang menggunakan abu batu dari Batu Tambun tidak memenuhi standar mutu beton f c 18. Pada umur 7 hari, nilai kuat tekan beton normal,
JURNALUGNJURNALUGN Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi. Kebutuhan air bersih pada saat normal berdasarkan jumlah penduduk Desa Simatohir Batu BolaTeknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi. Kebutuhan air bersih pada saat normal berdasarkan jumlah penduduk Desa Simatohir Batu Bola
JURNALUGNJURNALUGN Jenis bangunan yang di analisa yaitu Gedung Ruang Kelas Baru SMP Bertingkat di Kota Padangsidimpuan di desain berdasarkan Petunjuk Teknis Tahun 2024. MetodeJenis bangunan yang di analisa yaitu Gedung Ruang Kelas Baru SMP Bertingkat di Kota Padangsidimpuan di desain berdasarkan Petunjuk Teknis Tahun 2024. Metode