JURNALUGNJURNALUGN

STATIKASTATIKA

Atap adalah salah satu bagian yang penting pada suatu bangunan. Salah satu bagian dari konstruksi atap adalah kuda-kuda. Material kuda-kuda yang sering dijumpai di kalangan masyarakat Kota Padangsidimpuan adalah kayu. Seiring dengan berkembangnya teknologi di bidang teknik sipil dan pesatnya pertumbuhan hunian yang dibutuhkan oleh masyarakat, maka kebutuhan terhadap kayu akan semakin meningkat, sehingga perlu alternatif lain untuk bahan rangka atap salah satu adalah baja ringan. Baja ringan merupakan baja profil yang dibentuk dalam keadaan dingin yang materialnya berupa lembaran pelat baja dengan ketebalan antara 0,4 mm sampai 1,0 mm. Pemilihan bahan antara kayu atau baja ringan, jelas mempengaruhi biaya dan waktu pelaksanaan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar perbandingan biaya dan waktu pelaksanaan kuda-kuda baja ringan dan kuda-kuda kayu. Metode yang digunakan untuk menghitung biaya dan waktu pelaksanaan pada konstruksi kuda-kuda baja ringan dan kayu adalah analisa harga satuan pekerjaan (AHSP) 2016. Dari hasil analisa data yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan kuda-kuda baja ringan sebesar Rp.335.995.162,61, sedangkan untuk pekerjaan kuda-kuda kayu adalah Rp.201.198.379,31 sehingga diperoleh persetase perbandingan biaya kuda-kuda baja ringan dengan kayu sebesar 40 %. Waktu pelaksanaan untuk pekerjaan kuda-kuda baja ringan dibutuhkan selama 42 hari, sedangkan waktu pelaksanaan kuda-kuda kayu selama 97 hari dengan jumlah tukang antara keduanya sama sebanyak 12 orang. Selisih waktu pelaksanaan antara kuda-kuda baja ringan dengan kuda-kuda kayu yaitu sebesar 55 hari, dimana waktu pekerjaan kayu dihitung dengan menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan.

Berdasarkan hasil analisa perbandingan rangka atap baja ringan dan rangka atap kayu pada atap Gedung Labkesda Kota Padangsidimpuan yang dilakukan, maka diperoleh kesimpulan, yaitu.Adapun Biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan rangka atap baja ringan sebesar Rp.162,61 sedangkan untuk pekerjaan rangka atap kayu adalah Rp.379,31 sehingga diperoleh persetase perbandingan biaya rangka atap baja ringan dengan kayu sebesar 40 %.Waktu pelaksanaan untuk pekerjaan rangka atap baja ringan dibutuhkan selama 42 hari, sedangkan waktu pelaksanaan rangka atap kayu selama 97 hari antara keduanya sama sebanyak 12 orang.Selisih waktu pelaksanaan antara rangka atap baja ringan dengan kayu yaitu sebesar 55 hari, dimana waktu pekerjaan kayu dihitung dengan menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Mengkaji lebih lanjut tentang pengaruh penggunaan baja ringan terhadap kualitas konstruksi atap, termasuk analisis kekuatan dan ketahanan terhadap beban eksternal. 2. Melakukan studi komparatif antara rangka atap baja ringan dan kayu dalam hal kinerja termal, yaitu bagaimana kedua jenis rangka atap ini mempengaruhi suhu dan kenyamanan di dalam bangunan. 3. Meneliti dan menganalisis dampak lingkungan dari penggunaan baja ringan dalam konstruksi atap, termasuk analisis siklus hidup dan potensi daur ulang bahan.

Read online
File size315.8 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test