JURNALUGNJURNALUGN

STATIKASTATIKA

Pembuatan konstruksi yang menggunakan abu batu sebagai campuran beton, hasilnya lebih ekonomis untuk digunakan di pabrik bila dibandingkan dengan beton yang tidak menggunakan abu batu. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mesdeskripsikan pengaruh dan perbandingan kuat tekan beton berbahan abu batu dengan variasi pengganti agregat halus normal untuk pasir Batu Nadua 20% dan 40%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eskperimental dengan memanfaatkan abu batu sebagai pengganti sebagian pasir batu nadua pada beton variasi normal 20% dan 40%. Dari hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan maka didapat nilai kuat tekan rata-rata pada setiap umur pengujian seperti diketahui pada umur 7 hari kuat tekan beton terbesar adalah kuat tekan beton variasi 20% dengan nilai sebesar 6,29 N/mm2 dan nilai kuat tekan terendah yaitu kuat tekan beton variasi 40% dengan nilai sebesar 3,67 N/mm2. Sedangkan pada umur 14 hari kuat tekan beton normal yaitu 4,52 N/mm2 dan nilai kuat tekan beton variasi 20% yaitu 6,41 N/mm2 dan variasi 40% nilai kuat tekan betonnya yaitu 3,77 N/mm2, Pada umur pengujian 28 hari kuat tekan beton normal dengan nilai sebesar 4,52 N/mm2, Untuk variasi 20% kuat tekan dengan nilai 7,13 N/mm2, dan nilai kuat tekan beton variasi 40% yaitu 4,62 N/mm2. Kuat tekan beton yang menggunakan abu batu dari Batu Tambun tidak memenuhi standar mutu beton f c 18.

Pada umur 7 hari, nilai kuat tekan beton normal, variasi 20%, dan variasi 40% masing-masing sebesar 4,52 N/mm², 6,29 N/mm², dan 3,77 N/mm².Pada umur 14 hari, nilai kuat tekan beton normal, variasi 20%, dan variasi 40% masing-masing sebesar 3,77 N/mm², 7,13 N/mm², dan 4,62 N/mm².Pada umur 28 hari, nilai kuat tekan beton normal, variasi 20%, dan variasi 40% masing-masing sebesar 4,52 N/mm², 6,41 N/mm², dan 3,67 N/mm².Penggunaan abu batu sebagai pengganti pasir mengurangi kuat tekan beton karena kandungan lumpur yang tinggi pada pasir.Beton yang menggunakan campuran abu batu dari Batu Tambun dan pasir Batu Nadua tidak memenuhi standar mutu beton fc 18.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh jangka panjang abu batu terhadap ketahanan beton dalam lingkungan ekstrem. Selain itu, penelitian perlu dilakukan untuk mengevaluasi kinerja beton dengan campuran limbah industri lainnya sebagai substitusi agregat. Terakhir, studi tentang optimasi proporsi abu batu dalam campuran beton untuk mencapai standar mutu yang lebih tinggi dan keberlanjutan lingkungan dapat menjadi arah penelitian baru.

Read online
File size508.74 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test