UMIUMI

Jurnal Ilmiah METHONOMIJurnal Ilmiah METHONOMI

Permintaan pasar terhadap pupuk di sektor pertanian dan perkebunan terus meningkat setiap tahun, mendorong perusahaan untuk mencari metode pemasaran yang efisien untuk mencapai pasar tersebut. Metode pemasaran pupuk NPK biru yang diterapkan oleh PT. XTY adalah pemasaran digital dan pemasaran konvensional. Penelitian ini fokus pada analisis kelayakan bisnis, bagian pendapatan, perbandingan pendapatan, dan perbandingan pendapatan dari pemasaran pupuk NPK biru. Penelitian dilakukan di PT. XTY di Medan menggunakan data sensus total internal. Data yang dikumpulkan adalah data sekunder, khususnya data pemasaran pupuk NPK biru, yang diperoleh melalui teknik dokumentasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif, termasuk analisis kelayakan bisnis, analisis bagian pendapatan, analisis perbandingan pendapatan, dan analisis perbandingan pendapatan menggunakan uji t dengan perangkat lunak Stata 17. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai kelayakan bisnis pemasaran konvensional lebih tinggi daripada pemasaran digital, persentase bagian pendapatan untuk pemasaran konvensional adalah 54,35% sedangkan pemasaran digital adalah 45,65%, persentase pendapatan perbandingan untuk pemasaran konvensional lebih menguntungkan daripada pemasaran digital sebesar 19,06%, dan terdapat perbedaan signifikan dalam pendapatan antara pemasaran digital dan konvensional. Penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan terus memaksimalkan pemasaran konvensional karena lebih menguntungkan bagi bisnis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran konvensional lebih menguntungkan dibandingkan pemasaran digital.Bagian pendapatan dari pemasaran konvensional mencapai 54,35% sedangkan pemasaran digital hanya 45,65%.Pendapatan perbandingan dari pemasaran konvensional lebih tinggi sebesar 19,06% dibandingkan pemasaran digital.Terdapat perbedaan signifikan dalam pendapatan antara kedua metode pemasaran tersebut.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pemasaran digital terhadap pertumbuhan bisnis agribisnis. 2. Pengembangan model pemasaran hibrid (kombinasi digital dan konvensional) untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing. 3. Analisis perilaku konsumen dalam memilih metode pemasaran digital versus konvensional untuk memahami preferensi dan kebutuhan pasar yang berbeda.

  1. Evaluasi Perbandingan Penjualan Offline dan Online Terhadap Pendapatan (Studi Kasus pada Kedai Cak Mat... doi.org/10.33087/jiubj.v23i3.4031Evaluasi Perbandingan Penjualan Offline dan Online Terhadap Pendapatan Studi Kasus pada Kedai Cak Mat doi 10 33087 jiubj v23i3 4031
Read online
File size396.29 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test