UMLAUMLA

Indonesian Journal of Engineering, Science and TechnologyIndonesian Journal of Engineering, Science and Technology

Ini adalah ringkasan dari artikel ini. Salah satu ciri dari kendaraan listrik dengan motor roda (IWM) adalah peningkatan massa tidak tergantung akibat integrasi motor ke dalam roda. Hal ini menyebabkan peningkatan amplitudo getaran dan mengurangi kenyamanan serta stabilitas kendaraan. Tujuan penelitian ini adalah memodelkan dan menganalisis pengurangan amplitudo getaran pada sistem suspensi kendaraan listrik IWM menggunakan Regenerative Tuned Mass Damper (TMD) berbasis elektromagnetik. Model dinamis dikembangkan dengan pendekatan mobil seperempat dan diubah ke bentuk ruang keadaan untuk simulasi di MATLAB. Parameter yang digunakan adalah massa TMD 5-15 kg dengan peningkatan 1 kg, sedangkan uji eksitasi jalan dilakukan menggunakan gelombang sinusoidal dengan amplitudo 0,02 m dan frekuensi 5 Hz. Hasil dievaluasi berdasarkan nilai Root Mean Square (RMS) percepatan massa tidak tergantung kendaraan sebagai indikator performa penyerapan getaran. Hasil menunjukkan bahwa penerapan TMD meningkatkan penyerapan getaran dibandingkan sistem dasar, meningkatkan pengurangan getaran dari 16,97% menjadi 18,81%. Sistem terbaik dicapai pada massa TMD sekitar 8 kg, dengan efektivitas penyerapan maksimal. Namun, peningkatan massa TMD melebihi titik ideal mengurangi efektivitas penyerapan getaran, menunjukkan dampak detuning antara TMD dan sistem utama. Sebaliknya, TMD regeneratif menghasilkan energi listrik yang meningkat dengan massa, dengan output daya meningkat dari 5,04 W ke 11,17 W. Studi ini berkontribusi pada pengembangan desain sistem suspensi adaptif untuk meminimalkan risiko kegagalan pada motor roda kendaraan listrik sekaligus menghasilkan energi yang dapat dikembalikan.

Sistem TMD regeneratif efektif meningkatkan pengurangan getaran pada kendaraan listrik IWM dengan massa TMD ideal sekitar 8 kg.Peningkatan massa TMD melebihi titik optimal menyebabkan penurunan efisiensi penyerapan getaran.TMD regeneratif mampu menghasilkan energi listrik yang meningkat seiring peningkatan massa.Studi ini menunjukkan keseimbangan antara pengurangan getaran dan efisiensi pengambilan energi, serta pentingnya optimasi parameter TMD untuk aplikasi nyata.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji model kendaraan lengkap untuk simulasi yang lebih akurat. 2. Penggunaan profil jalan stokastik berdasarkan standar ISO 8608 untuk meningkatkan realistis simulasi. 3. Validasi eksperimental diperlukan untuk menguji kinerja TMD regeneratif dalam kondisi nyata, serta optimasi parameter elektromekanik untuk meningkatkan efisiensi pengambilan energi dan pengurangan getaran.

Read online
File size942.32 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test