UMIUMI

METHOSIKA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan MethodistMETHOSIKA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Methodist

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh volatilitas suku bunga, teknologi keuangan, dan efisiensi operasional terhadap profitabilitas perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Populasi terdiri dari 48 perusahaan perbankan, di mana 21 perusahaan dipilih sebagai sampel. Data diperoleh dari perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia melalui situs resmi www.idx.co.id. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda sebagai metode analisis data. Hasil menunjukkan bahwa secara parsial, volatilitas suku bunga memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas. Teknologi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan efisiensi operasional memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan, volatilitas suku bunga, teknologi keuangan, dan efisiensi operasional memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa volatilitas suku bunga, teknologi keuangan, dan efisiensi operasional mampu menjelaskan 10,1% variasi dalam profitabilitas, sedangkan 89,9% sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam model regresi.

Secara parsial, variabel volatilitas suku bunga memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas sehingga hipotesis pertama ditolak.Secara parsial, variabel teknologi keuangan memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas, sehingga hipotesis kedua ditolak.Secara parsial, variabel efisiensi operasional memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas sehingga hipotesis ketiga diterima.Secara simultan, variabel volatilitas suku bunga, teknologi keuangan, dan efisiensi operasional memiliki pengaruh simultan dan signifikan terhadap profitabilitas sehingga hipotesis keempat diterima.

Untuk investor, disarankan untuk tidak hanya memperhatikan volatilitas suku bunga, tetapi juga mempertimbangkan faktor-faktor fundamental keuangan dan teknologi keuangan, khususnya efisiensi operasional. Rasio BOPO dapat menjadi indikator penting dalam menilai kinerja dan risiko perbankan, sehingga keputusan investasi yang diambil menjadi lebih akurat dan komprehensif. Untuk peneliti selanjutnya, disarankan untuk menambahkan variabel lain yang memiliki potensi mempengaruhi profitabilitas perbankan. Hal ini didasarkan pada penelitian yang menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen (ROE, FINTECH, BOPO) dalam menjelaskan profitabilitas perbankan hanya sebesar 10,0%. Sisanya 90,0% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian, seperti CAR dan NPL, atau faktor lain yang tidak diteliti. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat menggunakan periode penelitian yang lebih panjang atau analisis yang lebih komprehensif terhadap kinerja keuangan perbankan.

Read online
File size558.44 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test