UMIUMI

METHOSIKA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan MethodistMETHOSIKA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Methodist

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sustainability report aspek sosial serta hubungannya dengan kinerja keuangan pada perusahaan kelapa sawit anggota GAPKI periode 2021-2023. Dari total 20 perusahaan yang menerbitkan laporan tahunan dan laporan keberlanjutan, hanya 13 perusahaan yang konsisten menerbitkan selama tiga (3) tahun sehingga dijadikan sebagai sampel penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksploratif. Kinerja keuangan dianalisis melalui rasio Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan telah mencapai tingkat penerapan tinggi, bahkan mayoritas mencapai 100% (fully applied) pada tahun 2023. Namun, peningkatan penerapan tersebut tidak seragam dengan pola kinerja keuangan karena rasio-rasio keuangan cenderung berfluktuasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan aspek sosial dalam laporan keberlanjutan lebih berfungsi untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan citra perusahaan, sedangkan hubungannya dengan kinerja keuangan belum tampak secara langsung.

Berdasarkan hasil penelitian pada perusahaan kelapa sawit anggota GAPKI, dapat disimpulkan bahwa penerapan sustainability report aspek sosial telah terlaksana dengan baik.Sebagian besar perusahaan mencapai tingkat penerapan penuh (fully applied) sesuai indikator POJK No.Secara umum, terjadi konsistensi peningkatan penerapan dari tahun ke tahun, yang mencerminkan transformasi kesadaran perusahaan terhadap pentingnya transparansi sosial sebagai bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjang.Secara teoritis, hasil penelitian ini menegaskan relevansi prinsip Triple Bottom Line dan Corporate Social Responsibility.Secara empiris, analisis profitabilitas melalui rasio ROA, ROE, dan NPM menunjukkan fluktuasi yang tidak bergerak secara proporsional dengan peningkatan penerapan aspek sosial.Namun, penerapan aspek sosial yang konsisten berpotensi menciptakan stabilitas bisnis dan membangun kepercayaan pemangku kepentingan, yang pada akhirnya mendukung profitabilitas berkelanjutan dalam jangka panjang.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan penerapan aspek sosial dalam laporan keberlanjutan. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara perusahaan kelapa sawit anggota GAPKI dengan perusahaan di sektor lain untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam penerapan aspek sosial. Penelitian juga dapat fokus pada dampak penerapan aspek sosial terhadap reputasi perusahaan dan hubungan dengan pemangku kepentingan, serta bagaimana hal tersebut dapat berdampak pada kinerja keuangan dalam jangka panjang. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan antara aspek sosial dan kinerja keuangan dalam konteks keberlanjutan.

  1. OECD Guidelines for Multinational Enterprises on Responsible Business Conduct | OECD. oecd guidelines... doi.org/10.1787/81f92357-enOECD Guidelines for Multinational Enterprises on Responsible Business Conduct OECD oecd guidelines doi 10 1787 81f92357 en
  2. Kajian Perbandingan Pengungkapan Corporate Social Responsibility: Analisis Deskriptif pada Sektor Perusahaan... doi.org/10.24167/jab.v19i1.3230Kajian Perbandingan Pengungkapan Corporate Social Responsibility Analisis Deskriptif pada Sektor Perusahaan doi 10 24167 jab v19i1 3230
Read online
File size536.64 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test