ITATSITATS

Tekstur (Jurnal Arsitektur)Tekstur (Jurnal Arsitektur)

Kota Mojokerto memiliki jumlah lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang lebih tinggi dibandingkan dengan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA). Namun, sebagian besar lulusan SMK tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi karena terbatasnya fasilitas pendidikan teknik yang berkualitas di wilayah tersebut. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pengembangan sarana pendidikan tinggi yang mampu menampung dan mengembangkan potensi lulusan SMK di bidang teknik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Kampus Sekolah Tinggi Teknik di Kota Mojokerto sebagai upaya meningkatkan mutu dan akses pendidikan tinggi di bidang teknik. Metode perancangan meliputi analisis tapak, studi kebutuhan pengguna, serta penerapan konsep Arsitektur Neo Vernakular yang menggabungkan nilai-nilai budaya lokal dengan prinsip desain modern dan keberlanjutan. Hasil perancangan menghasilkan konsep kampus yang fungsional, responsif terhadap iklim tropis, serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, efisien, dan berkarakter lokal. Melalui perancangan ini diharapkan lahir lembaga pendidikan teknik yang unggul, relevan, dan berkontribusi terhadap kemajuan sumber daya manusia serta pembangunan daerah Kota Mojokerto.

Kampus Sekolah Tinggi Teknik merupakan lembaga pendidikan tinggi yang dirancang untuk menyediakan fasilitas pembelajaran yang memadai dan terintegrasi di bidang teknik.Kampus ini hadir sebagai wadah bagi lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, dengan tujuan membentuk tenaga ahli teknik yang kompeten dan siap bersaing di dunia industri.Berlokasi strategis di Kota Mojokerto, kampus ini diharapkan menjadi pusat pengembangan pendidikan teknik yang selaras dengan kebutuhan industri lokal dan nasional, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pertumbuhan ekonomi daerah.Melalui penerapan konsep Neo-Vernakular, rancangan kampus ini tidak hanya menonjolkan fungsi pendidikan, tetapi juga memperkuat identitas lokal dengan menghadirkan elemen arsitektur yang merefleksikan kearifan tradisional Jawa secara modern.Pendekatan ini mampu menciptakan harmoni antara nilai budaya lokal dan kebutuhan arsitektur masa kini, menghasilkan lingkungan belajar yang nyaman, efisien secara energi, dan kontekstual terhadap iklim serta karakter kawasan Mojokerto.Dengan demikian, kampus ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang inspiratif sekaligus representatif terhadap semangat pelestarian budaya dan inovasi teknologi dalam satu kesatuan desain yang berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak desain Neo-Vernakular terhadap kenyamanan dan efisiensi energi di lingkungan kampus. Selain itu, studi tentang adaptasi konsep ini pada lingkungan perkotaan dengan kondisi iklim berbeda dapat menjadi arah baru. Terakhir, pengembangan model integrasi budaya lokal dalam desain fasilitas pendidikan teknik yang lebih luas, seperti perpustakaan atau laboratorium, juga perlu dieksplorasi untuk memperkuat identitas lokal dan keberlanjutan.

Read online
File size2.51 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test