TRISAKTITRISAKTI

Jurnal Magister Akuntansi TrisaktiJurnal Magister Akuntansi Trisakti

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh tekanan, kesempatan, rasionalisasi, kemampuan, ego, ketidaktahuan, dan keserakahan terhadap kecurangan laporan keuangan, dengan kepemilikan institusional sebagai variabel moderator. Populasi penelitian terdiri dari 112 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 2021 hingga 2023. Sampel terdiri dari 42 perusahaan dari sektor bahan dasar, menghasilkan 126 observasi, yang dipilih menggunakan sampling purposif. Data diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan. Analisis menggunakan statistik deskriptif, Analisis Regresi Moderat (ARM), dan uji t menggunakan data sekunder. Hasil menunjukkan bahwa tekanan, rasionalisasi, kemampuan, ego, dan keserakahan memiliki dampak positif terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan kesempatan dan ketidaktahuan tidak. Selain itu, kepemilikan institusional melemahkan pengaruh tekanan, rasionalisasi, kemampuan, ego, dan keserakahan terhadap kecurangan laporan keuangan, tetapi tidak memoderasi efek kesempatan dan ketidaktahuan. Temuan ini menyoroti peran krusial kepemilikan institusional dalam mengurangi risiko pelaporan kecurangan. Memperkuat pengawasan institusional melalui partisipasi aktif pemegang saham, mendorong investasi jangka panjang, dan menerapkan tata kelola korporat yang lebih kuat dapat secara efektif menekan praktik penipuan. Studi ini berkontribusi pada literatur tentang penipuan keuangan dengan memperluas kerangka kerja Fraud Diamond dengan faktor-faktor perilaku tambahan. Studi ini juga memberikan wawasan praktis bagi regulator, pembuat kebijakan, dan investor untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, terutama di sektor berisiko tinggi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan, rasionalisasi, kemampuan, ego, dan keserakahan berdampak positif pada kecurangan laporan keuangan, sementara kesempatan dan ketidaktahuan tidak signifikan.Kepemilikan institusional melemahkan pengaruh faktor-faktor tersebut, tetapi tidak memoderasi kesempatan dan ketidaktahuan.Penelitian ini menegaskan pentingnya pengawasan institusional dalam mengurangi risiko penipuan.Rekomendasi mencakup penguatan partisipasi pemegang saham, pengembangan tata kelola korporat, dan peningkatan transparansi.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh sektor industri berbeda terhadap kecurangan laporan keuangan menggunakan model Heptagon Fraud. Selanjutnya, studi tentang peran transformasi digital dalam meminimalkan risiko penipuan keuangan dapat dikembangkan. Terakhir, analisis dampak perubahan regulasi terhadap praktik pelaporan keuangan perusahaan di pasar modal Indonesia menjadi arah penelitian yang relevan.

  1. Analysis of Hexagon Fraud Model, the S.C.C.O.R.E Model.... analysis hexagon fraud model skip main content... doi.org/10.2478/eoik-2023-0060Analysis of Hexagon Fraud Model the S C C O R E Model analysis hexagon fraud model skip main content doi 10 2478 eoik 2023 0060
  2.  . 0 mdpi.com/1911-8074/17/3/120A 0 mdpi 1911 8074 17 3 120
  3. Financial Reporting in the Perception of Heptagon Fraud Theory | Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan. financial... jurnal.ibik.ac.id/index.php/jimkes/article/view/2984Financial Reporting in the Perception of Heptagon Fraud Theory Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan financial jurnal ibik ac index php jimkes article view 2984
  4. The Role of Institutional Ownership in Detecting Fraudulent Financial Reporting: Fraud Heptagon Model... doi.org/10.26714/mki.14.1.2024.37-47The Role of Institutional Ownership in Detecting Fraudulent Financial Reporting Fraud Heptagon Model doi 10 26714 mki 14 1 2024 37 47
  5. Pengaruh Elemen Fraud Hexagon Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan | Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi.... owner.polgan.ac.id/index.php/owner/article/view/2482Pengaruh Elemen Fraud Hexagon Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Owner Riset dan Jurnal Akuntansi owner polgan ac index php owner article view 2482
Read online
File size496.56 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test