UNUSIDAUNUSIDA

GREENOMIKAGREENOMIKA

Penelitian ini menganalisis strategi pengembangan pedesaan menggunakan analisis cluster (K-means) dengan 5 variabel: jumlah masyarakat prasejahtera, fasilitas pariwisata, sarana perdagangan dan jasa, sarana akses modal dan keberadaan IKM/UMKM. Hasil penelitian mengelompokkan desa dalam 5 cluster dengan fokus berbeda: pengembangan IKM dan perdagangan, akses modal dan perdagangan, pariwisata dan tenaga kerja lokal, pelatihan kewirausahaan, serta optimalisasi akses modal untuk perdagangan. Pengelompokan ini bertujuan mengefisienkan program pengentasan kemiskinan di sekitar KEK Mandalika sebagai penyempurnaan regulasi yang lebih memperhatikan aspek sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.

Penelitian ini menghasilkan temuan penting terkait strategi pengembangan kawasan perdesaan di sekitar KEK Mandalika.Melalui analisis cluster dengan metode k-means, kawasan perdesaan berhasil dikelompokkan menjadi lima cluster berdasarkan karakteristik kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat.Dengan memahami karakteristik masing-masing cluster, perumusan program pengembangan dapat dilakukan secara lebih efisien dan tepat sasaran.Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar pengambilan kebijakan dalam pengembangan kawasan perdesaan di sekitar KEK Mandalika, dengan mempertimbangkan keunikan dan tantangan spesifik yang dihadapi oleh masing-masing cluster.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa ide penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi dampak jangka panjang dari implementasi strategi pengembangan berbasis cluster terhadap kesejahteraan masyarakat dan ketahanan ekonomi di kawasan perdesaan, dengan mempertimbangkan faktor eksternal seperti perubahan iklim dan dinamika pasar global. Kedua, perlu adanya studi mendalam mengenai efektivitas program pelatihan kewirausahaan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing cluster, guna memastikan peningkatan kapasitas masyarakat lokal dalam mengembangkan usaha mikro dan kecil. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur tingkat partisipasi masyarakat lokal dalam program pengentasan kemiskinan di sekitar KEK Mandalika, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi tersebut, sehingga program dapat dirancang lebih inklusif dan efektif dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

  1. BUMDESA (BADAN USAHA MILIK DESA) SEBAGAI KELEMBAGAAN PARTISIPATORIS UNTUK PENGEMBANGAN IDENTIFIKASI POTENSI... doi.org/10.12962/j23546026.y2018i5.4449BUMDESA BADAN USAHA MILIK DESA SEBAGAI KELEMBAGAAN PARTISIPATORIS UNTUK PENGEMBANGAN IDENTIFIKASI POTENSI doi 10 12962 j23546026 y2018i5 4449
  2. ANALISIS PENGEMBANGAN POTENSI DESA WISATA MELALUI OPTIMALISASI ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT DI DESA... journal.unusida.ac.id/index.php/gnk/article/view/592ANALISIS PENGEMBANGAN POTENSI DESA WISATA MELALUI OPTIMALISASI ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT DI DESA journal unusida ac index php gnk article view 592
  3. Pendekatan Arsitektur Hijau pada Perancangan Youth Creative Art Center di KEK Mandalika | SADE : Jurnal... doi.org/10.29303/sade.v3i2.87Pendekatan Arsitektur Hijau pada Perancangan Youth Creative Art Center di KEK Mandalika SADE Jurnal doi 10 29303 sade v3i2 87
  4. PENGARUH POSITIF PARIWISATA TERHADAP KEPUASAN HIDUP DAN NILAI CO CREATION PADA KOMUNITAS DI LINGKAR KEK... jmm.unram.ac.id/index.php/jurnal/article/view/444PENGARUH POSITIF PARIWISATA TERHADAP KEPUASAN HIDUP DAN NILAI CO CREATION PADA KOMUNITAS DI LINGKAR KEK jmm unram ac index php jurnal article view 444
  5. Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Pengembangan Ekowisata | Kaharuddin | Jurnal Ilmu Kehutanan. partisipasi... doi.org/10.22146/jik.57462Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Pengembangan Ekowisata Kaharuddin Jurnal Ilmu Kehutanan partisipasi doi 10 22146 jik 57462
Read online
File size321.96 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test