TRISAKTITRISAKTI

Jurnal Magister Akuntansi TrisaktiJurnal Magister Akuntansi Trisakti

Penelitian ini mengkaji pengaruh kualitas auditor, likuiditas, profitabilitas, dan solvabilitas terhadap keterlambatan audit pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Dengan menggunakan 252 pengamatan perusahaan-tahun dan pendekatan regresi linier berganda, penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor penentu ketepatan waktu audit. Penelitian ini didasarkan pada teori agensi dan teori sinyal, di mana kualitas auditor berfungsi sebagai mekanisme pemantauan eksternal untuk mengurangi asimetri informasi, sementara profitabilitas berperan sebagai sinyal positif yang mendorong pelaporan keuangan yang tepat waktu. Hasil empiris menunjukkan bahwa kualitas auditor dan profitabilitas memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap penundaan audit, yang mengindikasikan bahwa perusahaan yang diaudit oleh auditor berkualitas tinggi dan perusahaan dengan kinerja keuangan yang lebih kuat cenderung menyelesaikan proses audit dengan lebih cepat. Sebaliknya, likuiditas dan solvabilitas tidak menunjukkan efek parsial yang signifikan terhadap penundaan audit, yang mengindikasikan bahwa kemampuan keuangan jangka pendek dan tingkat leverage bukanlah penentu utama ketepatan waktu audit. Namun, uji simultan menunjukkan bahwa semua variabel secara kolektif memiliki efek yang signifikan terhadap penundaan audit. Temuan ini menyarankan bahwa penundaan audit terutama dipengaruhi oleh faktor-faktor terkait audit dan kinerja perusahaan, bukan kondisi likuiditas atau leverage. Hasil ini memperkuat relevansi teori agensi dalam menjelaskan ketepatan waktu audit, khususnya peran auditor berkualitas tinggi dalam meningkatkan efisiensi audit. Secara praktis, studi ini menyoroti pentingnya bagi perusahaan untuk melibatkan auditor yang memiliki reputasi baik dan mempertahankan profitabilitas yang kuat guna memastikan pelaporan keuangan yang tepat waktu serta meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas auditor dan profitabilitas secara signifikan dan negatif mempengaruhi keterlambatan audit pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia, menunjukkan bahwa auditor berkualitas tinggi dan kinerja keuangan yang kuat mempercepat proses audit.Sebaliknya, likuiditas dan solvabilitas tidak menunjukkan pengaruh parsial yang signifikan terhadap keterlambatan audit, meskipun secara kolektif semua variabel memiliki efek yang berarti.Temuan ini mendukung Teori Agensi dan Teori Sinyal, menekankan pentingnya auditor eksternal yang efektif dan profitabilitas yang kuat untuk memastikan ketepatan waktu pelaporan keuangan serta meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan.

Saran penelitian lanjutan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi keterlambatan audit, khususnya dengan mengatasi keterbatasan yang diidentifikasi. Pertama, perlu adanya eksplorasi terhadap pengukuran kualitas auditor yang lebih mendalam. Daripada hanya mengandalkan proksi umum seperti perusahaan Big Four, penelitian di masa depan dapat meneliti bagaimana karakteristik spesifik auditor, seperti pengalaman bertahun-tahun, spesialisasi industri tim audit, atau bahkan tingkat penggunaan teknologi audit canggih oleh KAP, dapat memengaruhi ketepatan waktu pelaporan. Pertanyaan penelitian yang relevan mungkin adalah: Bagaimana detail kualifikasi dan praktik kerja tim auditor, bukan hanya reputasi KAP, secara konkret mempengaruhi efisiensi proses audit dan keterlambatan pelaporan? Kedua, mengingat temuan bahwa likuiditas dan solvabilitas tidak memiliki efek parsial yang signifikan pada keterlambatan audit, studi selanjutnya dapat menyelidiki peran variabel moderasi atau mediasi. Ini bisa mencakup faktor-faktor seperti volatilitas ekonomi, tingkat persaingan industri, atau kepatuhan terhadap regulasi yang ketat, yang mungkin mengubah hubungan antara kondisi keuangan perusahaan dan waktu penyelesaian audit. Misalnya, Apakah tingkat tekanan regulasi atau kondisi makroekonomi yang bergejolak memperkuat atau melemahkan pengaruh likuiditas dan solvabilitas terhadap keterlambatan audit? Analisis ini dapat memberikan wawasan tentang kapan dan dalam kondisi apa rasio keuangan ini menjadi lebih relevan bagi auditor. Ketiga, dengan nilai Adjusted R Square yang masih rendah (18.2%), mengindikasikan bahwa banyak faktor lain yang berperan, penelitian lanjutan disarankan untuk memasukkan variabel internal perusahaan yang lebih operasional dan spesifik. Ini bisa meliputi kualitas dan kompleksitas sistem informasi akuntansi internal, efektivitas komite audit dan tata kelola perusahaan secara keseluruhan, atau bahkan volume dan kompleksitas transaksi perusahaan. Pertanyaan penelitiannya bisa dirumuskan sebagai: Sejauh mana efektivitas pengendalian internal dan kompleksitas operasional perusahaan, di luar rasio keuangan tradisional, menjadi penentu utama dalam menjelaskan variasi keterlambatan audit? Pendekatan ini akan menawarkan gambaran yang lebih holistik dan komprehensif mengenai fenomena keterlambatan audit.

  1. Jurnal Magister Akuntansi Trisakti. influence auditor quality liquidity solvency audit delay jurnal magister... e-journal.trisakti.ac.id/index.php/jmat/article/view/25901Jurnal Magister Akuntansi Trisakti influence auditor quality liquidity solvency audit delay jurnal magister e journal trisakti ac index php jmat article view 25901
Read online
File size414.2 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test