URINDOURINDO

Jurnal Bidang Ilmu KesehatanJurnal Bidang Ilmu Kesehatan

PT MP merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan tepung terigu. Dalam lima tahun terakhir, perusahaan ini mengalami insiden kerja dan gangguan produksi yang terjadi secara berulang. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada keselamatan tenaga kerja, tetapi mengganggu operasional dan kualitas produk. Metode Fault Tree Analysis (FTA) dipilih karena mampu menguraikan hubungan sebab-akibat secara logis dan sistematis dalam merancang tindakan pencegahan yang terukur, berbasis data dan sesuai dengan karakteristik risiko di lingkungan kerja PT MP. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi sistematis untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab utama dari permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab kecelakaan kerja dan kegagalan produksi menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) dan memetakan hubungan sebab-akibat secara logis dan terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan dan studi dokumentasi terhadap laporan K3L, HIRADC serta alur proses produksi. Pengujian validitas data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa kecelakaan kerja di PT MP didominasi oleh faktor manusia seperti kurang fokus, kelelahan dan ketidakpatuhan terhadap SOP, serta faktor lingkungan. Sementara itu, kegagalan produksi disebabkan oleh kontaminasi produk berupa keberadaan kutu akibat suhu penyimpanan tidak stabil dan gangguan operasioanal selama pandemi COVID-19. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya penerapan SMK3, pengendalian lingkungan berbasis sensor, dan penguatan koordinasi antar unit kerja sebagai strategi pencegahan yang berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis menggunakan pendekatan Fault Tree Analysis, dapat disimpulkan beberapa hal berikut.Keterbatasan HIRADC dalam pengendalian risiko, teridentifikasi bahwa belum mampu memutus siklus kecelakaan yang berulang.Hal ini menegaskan perlu transisi dari identifikasi bahaya menuju analisis dinamis (Fault Tree Analysis) untuk menetapkan prioritas intervensi.Kecelakaan kerja di PT MP dominan terjadi di gudang dan produksi dengan penyebab utama meliputi human error, lingkungan kerja yang tidak aman, serta ketidakpatuhan terhadap SOP.Berdasarkan analisis Fault Tree dan Teori Cheese menunjukan bahwa kegagalan produksi di PT MP dipicu oleh factor lingkungan, sistem mutu yang lemah dan interaksi kompleks antar elemen organisasi.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan penerapan Fault Tree Analysis (FTA) di industri lain untuk membandingkan efektivitasnya dalam mengidentifikasi risiko. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang integrasi sistem pengendalian lingkungan berbasis sensor yang lebih canggih untuk mengurangi kegagalan produksi akibat kondisi lingkungan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) terhadap penurunan kecelakaan kerja dan peningkatan produktivitas di perusahaan industri.

  1. Human Error | Cambridge Aspire website. human error cambridge aspire skip main content help internet... doi.org/10.1017/CBO9781139062367Human Error Cambridge Aspire website human error cambridge aspire skip main content help internet doi 10 1017 CBO9781139062367
Read online
File size669.53 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test