POLSRIPOLSRI

Prosiding Semnas FirstProsiding Semnas First

Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan perhitungan titik pulang pokok (break event point) usaha penggilingan kopi. Data yang digunakan diperoleh dari wawancara menggunakan daftar pertanyaan terstruktur dengan pemilik usaha. Menggunakan teknik analisis kuantitatif deskriptif dan melakukan perhitungan menggunakan analisis titik pulang pokok berdasarkan nominal Rupiah. Perhitungan BEP kopi arabika menunjukan jumlah sebesar 27,53 kg dan dalam jumlah rupiah menunjukan jumlah sebesar Rp6.058.246. kopi Robusta sebanyak 72,76 kg atau setara dengan Rp6.913.138 dan kopi house blend sebanyak 42,85 kg atau setara dengan Rp5.999.518,289.

Perhitungan BEP kopi arabika menunjukan jumlah sebesar 27,53 kg dan dalam jumlah rupiah menunjukan jumlah sebesar Rp6.kopi Robusta sebanyak 72,76 kg atau setara dengan Rp6.138 dan kopi house blend sebanyak 42,85 kg atau setara dengan Rp5.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak tren pasar terhadap titik pulang pokok (BEP) usaha penggilingan kopi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh preferensi konsumen terhadap strategi penetapan harga dan BEP. Terakhir, studi perbandingan antara metode perhitungan BEP berbasis biaya tetap versus biaya variabel dapat dikembangkan untuk meningkatkan akurasi analisis keuangan.

Read online
File size192.83 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test