UTPUTP

JIeTri : Journal of Industrial Engineering TridinantiJIeTri : Journal of Industrial Engineering Tridinanti

Industri manufaktur otomotif merupakan sektor yang sangat kompetitif secara global dan memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi global. Perusahaan otomotif diharuskan untuk memproduksi produk berkualitas tinggi dengan biaya kompetitif, waktu pengiriman yang cepat, dan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan pasar yang dinamis. Hal ini membutuhkan perusahaan untuk tidak hanya fokus pada aktivitas produksi internal, tetapi juga pada efektivitas dan efisiensi rantai pasok secara keseluruhan. Dalam beberapa dekade terakhir, pendekatan Lean Supply Chain telah menjadi strategi dominan untuk meningkatkan efisiensi operasional dengan mengurangi pemborosan, meningkatkan aliran material, dan mengoptimalkan proses bisnis di sepanjang rantai pasok. Namun, rantai pasok industri otomotif sangat kompleks, melibatkan jaringan pemasok multi-tier, distribusi global, dan ketergantungan tinggi antara entitas rantai pasok. Globalisasi memperluas jaringan pemasok lintas batas, memungkinkan perusahaan untuk memanfaatkan efisiensi biaya produksi dan akses ke sumber daya global. Di sisi lain, situasi ini juga meningkatkan risiko gangguan rantai pasok akibat ketidakstabilan geopolitik, keterlambatan logistik, bencana alam, dan fluktuasi permintaan pasar. Kompleksitas hubungan antara pemasok, produsen, dan distributor memberikan tantangan signifikan bagi perusahaan otomotif dalam menjaga stabilitas operasional dan kontinuitas pasokan material.

Penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan penelitian terkait rantai pasok industri otomotif telah mengalami perubahan signifikan selama periode 2015-2025.Awalnya, penelitian lebih fokus pada Lean Supply Chain dan efisiensi operasional melalui pengurangan pemborosan, peningkatan produktivitas, dan optimasi proses rantai pasok.Namun, dengan meningkatnya kompleksitas rantai pasok global, perkembangan teknologi digital, dan dampak pandemi COVID-19, arah penelitian bergeser menuju ketahanan rantai pasok dan transformasi digital.Situasi ini menunjukkan bahwa industri otomotif tidak lagi hanya membutuhkan rantai pasok yang efisien, tetapi juga sistem yang fleksibel, adaptif, dan tangguh terhadap gangguan global.0 menjadi faktor kunci dalam transformasi rantai pasok industri otomotif modern.Teknologi seperti Internet of Things (IoT), big data analytics, blockchain, dan kecerdasan buatan memungkinkan peningkatan visibilitas, traceability, dan pengambilan keputusan real-time dalam manajemen rantai pasok.Penerapan teknologi digital membantu perusahaan meningkatkan agilitas, responsivitas, dan kemampuan mitigasi risiko rantai pasok.0 berfungsi tidak hanya sebagai teknologi pendukung operasional, tetapi juga sebagai pengaktif strategis dalam membangun ekosistem otomotif yang tangguh berdasarkan integrasi digital.Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa ketahanan dan keberlanjutan mulai muncul sebagai konsep terintegrasi dalam rantai pasok industri otomotif.Tekanan untuk manufaktur hijau dan praktik bisnis berkelanjutan mendorong perusahaan untuk mengembangkan rantai pasok yang tidak hanya efisien dan tangguh, tetapi juga berkelanjutan.Oleh karena itu, integrasi Lean Supply Chain, Industry 4.0, ketahanan, dan keberlanjutan menjadi paradigma baru dalam pengembangan rantai pasok otomotif modern.Temuan ini menunjukkan bahwa transformasi masa depan rantai pasok otomotif akan semakin mengarah pada ekosistem otomotif yang cerdas, terhubung, dan berkelanjutan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan kerangka kerja integratif yang menggabungkan Lean Supply Chain, Industry 4.0, ketahanan, dan keberlanjutan dalam konteks rantai pasok otomotif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi Industry 4.0 dapat digunakan untuk meningkatkan visibilitas, fleksibilitas, dan responsivitas rantai pasok, serta bagaimana hal ini dapat mendukung pengembangan ekosistem otomotif yang tangguh dan berkelanjutan. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki strategi dan praktik terbaik dalam implementasi teknologi Industry 4.0 di berbagai tahap rantai pasok otomotif, termasuk manufaktur, logistik, dan distribusi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan rantai pasok otomotif yang lebih adaptif, berkelanjutan, dan kompetitif.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/10.1007/978-3-031-70984-5Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer 10 1007 978 3 031 70984 5
Read online
File size406.5 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test