UTPUTP
Jurnal Desiminasi TeknologiJurnal Desiminasi TeknologiDaya reaktif merupakan komponen dari daya listrik yang berfungsi untuk mengimbangi daya aktif, sehingga menjaga tegangan dan arus listrik tetap stabil. Selain itu, daya reaktif juga dapat mempengaruhi efisiensi dan performa sistem generator secara keseluruhan. Generator sinkron adalah sebuah mesin yang berfungsi mengubah energi mekanis menjadi energi listrik bolak balik pada tegangan dan frekuensi tertentu. Dengan cara memparalelkan generator satu dengan lainnya adalah cara untuk meningkatkan kapasitas selain itu, memparalelkan generator juga dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi downtime yang disebabkan oleh pemadaman listrik. Generator sinkron tiga phasa memiliki 2 jenis eksitasi yaitu eksitasi sendiri dan eksitasi terpisah, sistem eksitasi ini akan menentukan besarnya VAR yang akan diserap oleh generator pada saat bekerja secara paralel. Pada penelitian ini penulis mengakaji pengaruh beban reaktif pada unit generator di statsiun sumpal medco energi. Dimana pada saat 3 unit generator bekerja secara paralel dengan mode auto sahre maka salah satu unit generator 403 beban reaktif yang diserap adalah kurang lebih 49,76% berbeda jauh dengan 2 unit yang lainnya yang hanya menyerap di kisaran 25% masing-masing. Dari perhitungan dan analisa didapat nilai eksitasi unit 403 adalah 12% denga GGL yang dibangkitkan sebesar 451 volt, sedangkan 2 unit lainnya eksitasi yang diberikan hanya 6% dan GGL yang dibangkitkan sebesar 425 volt pada masing-masing generator. Untuk mendapatkan pembagian beban reaktif/KVAR yang seimbang maka masing-masing eksitasi unit adalah 8% denga GGL yang dibangkitkan sebesar 434 volt.
Dari perhitungan dan analisa dapat disimpulkan bahwa.Besarnya GGL yang dibangkitkan unit generator 403 lebih besar dibanding dua unit yang lain, sehingga menyebabkan beban reaktif yang diserap generator 403 lebih besar.Total persentase beban reaktif unit generator 403 adalah 49,76% lebih besar dari dua unit lainnya hanya menyerap sekitar kurang lebih 25% dari total beban reaktif.Pemilihan mode pembagian beban secara otomatis pada unit generator 403 mengakibatkan beban reaktif yang diserap lenih besar dibanding dengan dua unit lain yang nilainya seimbang.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode eksitasi alternatif untuk mengoptimalkan distribusi beban reaktif secara lebih efisien. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak harmonisa dan fluktuasi beban terhadap ketidakseimbangan daya reaktif dalam sistem paralel generator. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi pengaruh jangka panjang dari ketidakseimbangan daya reaktif terhadap kerusakan fisik komponen generator, khususnya pada stator dan rotor. Dengan memahami faktor-faktor ini, teknisi dapat merancang sistem yang lebih andal dan mencegah kerusakan akibat beban reaktif yang tidak seimbang. Penelitian juga bisa mengkaji penggunaan teknologi kontrol canggih seperti AVR (Automatic Voltage Regulator) yang lebih responsif untuk menstabilkan eksitasi dan meminimalkan risiko overload pada unit generator. Selain itu, penting untuk mengevaluasi peran kapasitor dalam mengurangi beban reaktif, terutama dalam skenario beban induktif tinggi. Penelitian tentang integrasi sistem monitoring real-time untuk mendeteksi ketidakseimbangan daya reaktif secara awal juga layak dikembangkan. Dengan menggabungkan data historis dan prediksi beban, sistem ini dapat membantu operator dalam mengambil keputusan yang lebih tepat untuk menjaga kinerja generator secara optimal. Penelitian lanjutan juga dapat melibatkan simulasi komputer untuk menguji berbagai skenario pembagian beban reaktif dalam kondisi normal maupun gangguan, sehingga memberikan wawasan tentang kelemahan dan kekuatan sistem eksisting. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem pembangkit listrik di stasiun sumpal Medco Energi.
- DAMPAK PEMBEBANAN KAPASITIF MURNI DAN RESISTIF KAPASITIF PADA PERUBAHAN VEKTOR GENERATOR SINKRON TIGA... doi.org/10.26623/elektrika.v16i1.8695DAMPAK PEMBEBANAN KAPASITIF MURNI DAN RESISTIF KAPASITIF PADA PERUBAHAN VEKTOR GENERATOR SINKRON TIGA doi 10 26623 elektrika v16i1 8695
- A voltage loss preliminary estimation in ac busbars - Науковий вісник НГУ. voltage loss... nvngu.in.ua/index.php/en/archive/on-the-issues/1786-2019/contens-4-2019/power-supply-technologies/4925-a-voltage-loss-preliminary-estimation-in-ac-busbarsA voltage loss preliminary estimation in ac busbars yE nA ye voltage loss nvngu in ua index php en archive on the issues 1786 2019 contens 4 2019 power supply technologies 4925 a voltage loss preliminary estimation in ac busbars
- RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro. rele rekayasa elektrikal energi jurnal... doi.org/10.30596/releRELE Rekayasa Elektrikal dan Energi Jurnal Teknik Elektro rele rekayasa elektrikal energi jurnal doi 10 30596 rele
- Voltage regulation of an asynchronous wind turbine using STATCOM and a control strategy based on a combination... ijpeds.iaescore.com/index.php/IJPEDS/article/view/20603Voltage regulation of an asynchronous wind turbine using STATCOM and a control strategy based on a combination ijpeds iaescore index php IJPEDS article view 20603
| File size | 855.85 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
NEOLECTURANEOLECTURA Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman konsep matematika antara peserta didik yang diajarkan dengan metode Think Talk Write (TTW) denganTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman konsep matematika antara peserta didik yang diajarkan dengan metode Think Talk Write (TTW) dengan
UTPUTP Saat diberi tahanan geser 10 Ω, putaran motor turun menjadi 255,1 rpm. Kemudian, diberi tahanan geser 90 Ω, tegangan menjadi 0,3 Volt dan putaran motorSaat diberi tahanan geser 10 Ω, putaran motor turun menjadi 255,1 rpm. Kemudian, diberi tahanan geser 90 Ω, tegangan menjadi 0,3 Volt dan putaran motor
UTPUTP Penelitian ini bertujuan untuk meng. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis berdasarkan data pengukuran tegangan pada sistem distribusiPenelitian ini bertujuan untuk meng. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis berdasarkan data pengukuran tegangan pada sistem distribusi
UTPUTP Klasifikasi material sebagai PAF atau NAF didasarkan pada metode Net Acid Producing Potential (NAPP) dan Net Acid Generation (NAG). Hasil pengujian menunjukkanKlasifikasi material sebagai PAF atau NAF didasarkan pada metode Net Acid Producing Potential (NAPP) dan Net Acid Generation (NAG). Hasil pengujian menunjukkan
UTPUTP Rock Mass Rating (RMR) berfungsi sebagai metode evaluasi untuk menentukan karakteristik dan kelas massa batuan. Sistem klasifikasi ini didasarkan padaRock Mass Rating (RMR) berfungsi sebagai metode evaluasi untuk menentukan karakteristik dan kelas massa batuan. Sistem klasifikasi ini didasarkan pada
UTPUTP Burlian Kota Palembang dengan luas lahan 51.622 M² dan luas bangunan 12.460 M², ruang yang di rancang berubap ruang kelas, auditorium, ruang lab, ruangBurlian Kota Palembang dengan luas lahan 51.622 M² dan luas bangunan 12.460 M², ruang yang di rancang berubap ruang kelas, auditorium, ruang lab, ruang
ITHBITHB Hasil daya listrik yang dihasilkan rata-rata 2. 639.865,948 watt per hari dalam 31 hari. Hal tersebut menunjukkan bahwa Laut Sawu berpotensi sebagai sumberHasil daya listrik yang dihasilkan rata-rata 2. 639.865,948 watt per hari dalam 31 hari. Hal tersebut menunjukkan bahwa Laut Sawu berpotensi sebagai sumber
NEOLECTURANEOLECTURA Data yang digunakan adalah data primer. Metode pengumpulan data berupa observasi langsung ke objek penelitian yaitu Bunda Laundry. Metode pengembanganData yang digunakan adalah data primer. Metode pengumpulan data berupa observasi langsung ke objek penelitian yaitu Bunda Laundry. Metode pengembangan
Useful /
HOSTJOURNALSHOSTJOURNALS Antarmuka depan Single Page Application menawarkan navigasi intuitif dengan menu untuk pengelolaan tugas, sumber data, dan log aktivitas. Pengujian fungsionalAntarmuka depan Single Page Application menawarkan navigasi intuitif dengan menu untuk pengelolaan tugas, sumber data, dan log aktivitas. Pengujian fungsional
THEHIPKNEEJOURNALTHEHIPKNEEJOURNAL Penelitian terkini sedang mengeksplorasi penggunaan lapisan antibakteri pada implan serta terapi antibiotik sistemik untuk mengatasi infeksi. Selain itu,Penelitian terkini sedang mengeksplorasi penggunaan lapisan antibakteri pada implan serta terapi antibiotik sistemik untuk mengatasi infeksi. Selain itu,
THEHIPKNEEJOURNALTHEHIPKNEEJOURNAL Kesimpulannya, penanganan operatif dini pada cedera ACL lebih disarankan dibandingkan penanganan non‑operatif atau penundaan, dengan penyesuaian teknikKesimpulannya, penanganan operatif dini pada cedera ACL lebih disarankan dibandingkan penanganan non‑operatif atau penundaan, dengan penyesuaian teknik
NEOLECTURANEOLECTURA Faktor-faktor berpengaruh yang digunakan adalah banyaknya pasir, banyaknya cat, ketebalan sun blasting, dan tekanan compressor. Tahap ini dilakukan untukFaktor-faktor berpengaruh yang digunakan adalah banyaknya pasir, banyaknya cat, ketebalan sun blasting, dan tekanan compressor. Tahap ini dilakukan untuk