HOSTJOURNALSHOSTJOURNALS

Bulletin of Computer Science ResearchBulletin of Computer Science Research

Abstrak−Pengelolaan data heterogen sering menghadapi tantangan seperti format inkonsistensi, latensi tinggi, dan kurangnya otomatisasi, yang menyebabkan inefisiensi dan kesalahan dalam transformasi data. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem berbasis web untuk mengotomatisasi transformasi dan konversi data lintas format menggunakan arsitektur Representational State Transfer (RESTful) Application Programming Interface (API), dengan antarmuka depan berbasis Mithril.js dan backend berbasis Go. Pendekatan eksperimental dan pengembangan sistem diterapkan melalui tiga tahap: perancangan arsitektur client-server, implementasi, dan pengujian. Sistem menyediakan 11 endpoint API utama, seperti /api/tasks dan /api/transformations, untuk mengelola tugas dan transformasi data. Antarmuka depan Single Page Application menawarkan navigasi intuitif dengan menu untuk pengelolaan tugas, sumber data, dan log aktivitas. Pengujian fungsional pada format data Comma-Separated Values, JavaScript Object Notation, dan SQLite menghasilkan transformasi akurat, seperti penambahan teks awalan, pengubahan tipe data, dan normalisasi huruf kecil. Evaluasi performa dengan Google Lighthouse mencatat skor median 85, menunjukkan performa tinggi. Sistem ini meningkatkan efisiensi dan akurasi dibandingkan metode manual, mendukung interoperabilitas lintas platform. Namun, keterbatasan meliputi dukungan hanya untuk format tabular sederhana dan kurangnya fitur keamanan. Penelitian ini menawarkan solusi ringan untuk transformasi data, dengan potensi aplikasi pada integrasi data organisasi dan analitik bisnis.

Penelitian ini berhasil menciptakan sebuah sistem web canggih yang mampu melakukan transformasi dan konversi data secara otomatis melalui arsitektur RESTful API.Sistem ini menggunakan Go sebagai backend bahasa yang terkenal dengan kecepatan dan efisiensi penggunaan memori serta Mithril.js sebagai frontend, sebuah framework JavaScript yang sangat ringan dan memungkinkan tampilan halaman muncul dengan cepat tanpa beban berlebih.Pengguna dapat mengunggah data dalam format CSV, JSON, atau SQLite, lalu melakukan berbagai operasi transformasi dengan akurat, seperti menambahkan teks di awal kolom, mengubah tipe data, atau mengubah semua huruf menjadi kecil untuk menjaga konsistensi.Semua proses berjalan otomatis tanpa campur tangan manusia, sehingga kesalahan seperti salah ketik atau format yang tidak seragam hampir tidak pernah terjadi.Ketika diuji dengan Google Lighthouse, sistem ini mendapat skor rata-rata 85, menunjukkan bahwa ia responsif, cepat dimuat, dan nyaman digunakan baik di ponsel maupun komputer.Dibandingkan dengan cara manual, sistem ini jauh lebih unggul.mengurangi kesalahan dan mempercepat proses hingga 80%.js juga membuatnya lebih ringan dan mudah dibawa ke mana saja dibandingkan teknologi populer seperti Node.Komunikasi antar bagian sistem menggunakan metode HTTP standar, sehingga pengembang dapat dengan mudah menambah atau memperbaiki fitur.Kedepannya, sistem ini dapat dikembangkan untuk mendukung data semi-terstruktur seperti XML atau file log, menawarkan transformasi yang lebih kompleks seperti pengelompokan atau pivot, serta dilengkapi keamanan kuat seperti autentikasi dan enkripsi.Integrasi dengan teknologi Big Data seperti Apache Spark juga akan memungkinkannya menangani data dalam skala besar.Dengan langkah-langkah tersebut, sistem ini berpotensi menjadi solusi andal dan fleksibel untuk kebutuhan transformasi data di era digital.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas kemampuan sistem agar dapat menangani data semi-terstruktur seperti XML atau MongoDB, serta menambahkan operasi transformasi yang lebih kompleks seperti pengelompokan data atau penggabungan lintas sumber. Integrasi keamanan yang lebih robust, seperti OAuth 2.0 atau rate limiting, juga diperlukan untuk melindungi sistem dari ancaman siber. Selain itu, eksplorasi GraphQL sebagai alternatif API dapat meningkatkan efisiensi untuk aplikasi dengan data hierarkis atau kebutuhan real-time. Optimasi performa dapat ditingkatkan dengan mengadopsi teknik kompresi data atau menggunakan Content Delivery Network (CDN) untuk mendistribusikan beban. Pengujian di lingkungan produksi dengan beban kerja nyata juga diperlukan untuk memvalidasi skalabilitas sistem dalam skenario dunia nyata. Dengan pengembangan dan perbaikan ini, sistem dapat menjadi solusi yang lebih komprehensif dan andal untuk pengelolaan data heterogen di berbagai domain.

  1. CMC | Towards Secure APIs: A Survey on RESTful API Vulnerability Detection. cmc towards secure apis survey... techscience.com/cmc/v84n3/63208CMC Towards Secure APIs A Survey on RESTful API Vulnerability Detection cmc towards secure apis survey techscience cmc v84n3 63208
Read online
File size529.14 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test