UINSAIDUINSAID

Transformatif: Jurnal Pengabdian MasyarakatTransformatif: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Program pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan penduduk Desa Attangsalo, Kecamatan Marang, Kabupaten Pangkep dalam mengubah limbah sekam padi dan kulit jeruk pomelo menjadi briket bio sebagai sumber energi terbarukan. Program dilaksanakan melalui penilaian lapangan, pendidikan masyarakat, pelatihan langsung, dan evaluasi program. Fitur khas inisiatif ini adalah integrasi dua limbah pertanian yang kurang dimanfaatkan menjadi solusi energi terbarukan berbasis komunitas, yang mempromosikan valorisasi limbah dan keberlanjutan lingkungan. Efektivitas program dinilai menggunakan kuesioner pra dan pasca, observasi langsung, serta wawancara peserta. Skor pengetahuan rata-rata meningkat dari 49% di kuesioner pra menjadi 100% di kuesioner pasca, sementara lebih dari 90% peserta berhasil memproduksi briket fungsional secara mandiri. Peserta juga menunjukkan keterampilan teknis yang meningkat dan menunjukkan minat kuat untuk mengadopsi teknologi ini untuk penggunaan rumah tangga dan usaha kecil. Secara keseluruhan, program ini meningkatkan kapasitas manajemen limbah pertanian, mempromosikan kesadaran energi terbarukan, dan menciptakan peluang pengembangan ekonomi lokal berkelanjutan melalui produksi briket bio.

Program pemberdayaan masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis masyarakat di Desa Attangsalo, Kecamatan Marang, dalam memanfaatkan limbah sekam padi dan kulit jeruk pomelo untuk menghasilkan briket bio sebagai sumber energi terbarukan.Pelatihan partisipatif dan transfer teknologi efektif dalam meningkatkan kesadaran energi terbarukan serta mendukung pemanfaatan limbah pertanian.Pendekatan ini memberikan model praktis yang dapat direplikasi di komunitas pertanian lain dengan sumber daya biomassa serupa.Untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang, diperlukan kolaborasi terus-menerus antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, layanan penyuluhan pertanian, serta dukungan dalam peningkatan kualitas produk, pengembangan bisnis, dan adopsi teknologi briket bio yang lebih luas.

Saran penelitian lanjutan yang baru meliputi: (1) Mengevaluasi dampak variasi rasio campuran (sekam padi terhadap kulit jeruk pomelo) dan jenis perekat pada nilai kalor, efisiensi pembakaran, kekuatan tekan, serta profil emisi briket bio. (2) Melakukan analisis teknoeonomi dan penilaian siklus hidup (LCA) untuk menentukan viabilitas komersial, jejak lingkungan, dan skalabilitas produksi briket bio berbasis komunitas skala kecil. (3) Meneliti faktor sosial ekonomi yang memengaruhi adopsi jangka panjang teknologi briket bio dan integrasi rantai pasok formal, yang akan memberikan wawasan berharga untuk memperluas penerapan teknologi ini dalam konteks pedesaan yang lebih luas.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s43621-024-00488-9Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s43621 024 00488 9
Read online
File size947.6 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test