UTPUTP

Didascein: Journal of English EducationDidascein: Journal of English Education

Menyimak merupakan keterampilan dasar dalam pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL). Namun, banyak siswa mengalami kesulitan dan menunjukkan keterbatasan dalam kesadaran akan penggunaan strategi menyimak yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penggunaan strategi menyimak dalam memprediksi kemahiran menyimak pada siswa kelas X. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional yang melibatkan 74 siswa kelas X yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang mengukur strategi metakognitif, kognitif, dan sosioafektif, serta tes menyimak standar TOEFL Junior untuk mengukur kemahiran menyimak. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, korelasi Product-Moment Pearson, dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara penggunaan strategi menyimak dan kemahiran menyimak. Namun, daya prediksi yang dihasilkan relatif rendah, yang menunjukkan bahwa strategi menyimak hanya memberikan kontribusi terbatas terhadap kinerja menyimak siswa. Di antara jenis strategi, strategi sosioafektif paling sering digunakan, sedangkan strategi kognitif dan metakognitif lebih jarang digunakan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemahiran menyimak dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor seperti motivasi, pengetahuan awal, dan paparan bahasa Inggris juga dapat berpengaruh terhadap kemampuan menyimak siswa. Oleh karena itu, disarankan agar guru mengintegrasikan pengajaran strategi kognitif dan metakognitif secara eksplisit serta meningkatkan penggunaan materi menyimak autentik untuk mendukung perkembangan kemampuan menyimak siswa.

Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan strategi menyimak memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kemahiran menyimak, meskipun kontribusinya terbatas.Kemahiran menyimak dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti motivasi, pengetahuan awal, dan paparan bahasa Inggris.Siswa cenderung lebih mengandalkan strategi sosioafektif daripada strategi kognitif dan metakognitif, yang mungkin membatasi kemampuan mereka dalam memproses input lisan.Oleh karena itu, pendidikan bahasa Inggris perlu menggabungkan pengajaran eksplisit strategi kognitif dan metakognitif dengan peningkatan paparan bahasa Inggris autentik untuk mendukung perkembangan kemampuan menyimak secara holistik.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan teknologi dalam mengajarkan strategi menyimak, misalnya melalui aplikasi interaktif atau platform digital. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran interaksi antar siswa dalam meningkatkan kemampuan menyimak melalui diskusi kelompok atau kolaborasi belajar. Terakhir, penelitian juga dapat fokus pada pengaruh konteks budaya terhadap pemilihan dan efektivitas strategi menyimak, terutama dalam lingkungan lokal seperti Palembang. Ketiga arah penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang cara mengoptimalkan pengajaran strategi menyimak dalam konteks pendidikan EFL.

  1. Pengaruh Konsep Diri dan Kemampuan Komunikasi Interpersonal terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematika... journal.lppmunindra.ac.id/index.php/Formatif/article/view/645Pengaruh Konsep Diri dan Kemampuan Komunikasi Interpersonal terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematika journal lppmunindra ac index php Formatif article view 645
  2. External Factors Causing Students’ Difficulties in Listening | Pratiwi | Journal of English Language... doi.org/10.21462/jeltl.v4i2.282External Factors Causing StudentsAo Difficulties in Listening Pratiwi Journal of English Language doi 10 21462 jeltl v4i2 282
  3. Exploring EFL Students’ Problems in Listening Comprehension: Menjelajahi Masalah Siswa EFL dalam... jees.umsida.ac.id/index.php/jees/article/view/1623Exploring EFL StudentsAo Problems in Listening Comprehension Menjelajahi Masalah Siswa EFL dalam jees umsida ac index php jees article view 1623
Read online
File size325.41 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test