UNPADUNPAD

Pharmacology and Clinical Pharmacy ResearchPharmacology and Clinical Pharmacy Research

Diabetes Mellitus atau yang dikenal sebagai diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai oleh kadar gula darah yang melebihi batas normal. Pengelolaan yang buruk pada pasien diabetes mellitus dapat menyebabkan berbagai komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular. Komplikasi pada pasien diabetes mellitus merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi kualitas hidup. Studi ini bertujuan untuk menentukan pengaruh komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular terhadap kualitas hidup pasien diabetes mellitus di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah studi kuantitatif prospektif dengan pendekatan cross-sectional. Data kualitas hidup dikumpulkan menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF. Responden yang terlibat memenuhi kriteria inklusi, dan terdapat 104 pasien. Hasil penelitian menunjukkan adanya komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular. Tingkat kejadian komplikasi tertinggi adalah makrovaskular (37,5%), diikuti oleh komplikasi mikrovaskular (26,0%), dan komplikasi makrovaskular mikrovaskular (36,5%). Sementara itu, kategori kualitas hidup dengan komplikasi tertinggi adalah kategori tinggi (52,9%) dan kategori sedang (47,1%). DM dan komplikasinya paling banyak dialami oleh wanita (58,7%), dengan usia rata-rata 45-65 tahun. Penggunaan terapi antidiabetik tertinggi meliputi metformin (53,1%), metformin glimepiride (31,8%) dan glimepiride metformin Insulin log-g (21,4%), serta pengobatan komorbiditas sesuai dengan komplikasi yang dialami pasien. Studi ini menunjukkan bahwa komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular tidak memengaruhi kualitas hidup karena hasil uji regresi logistik biner (Sig. > 0,05).

Kejadian komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular pada pasien diabetes mellitus di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus tertinggi pada komplikasi makrovaskular (37,5%) dan komplikasi makrovaskular (36,5%) mikrovaskular.Tingkat kualitas hidup pasien diabetes mellitus di Rumah Sakit Kudus berada dalam kategori tinggi sebesar 55 (52,9%).Tidak ada pengaruh komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular terhadap kualitas hidup pasien diabetes mellitus dengan nilai P 0,141 > 0,05.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran pendidikan pasien dalam mengelola komplikasi diabetes, terutama dalam konteks pengelolaan jangka panjang. Kedua, studi tentang efek jangka panjang dari terapi kombinasi pada pasien dengan komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular dapat dilakukan untuk memahami dinamika pengobatan. Ketiga, penelitian tentang dampak faktor sosial ekonomi terhadap kepatuhan pengobatan pasien diabetes mellitus perlu dilakukan, terutama di wilayah dengan akses layanan kesehatan terbatas. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan alat pemantauan kualitas hidup yang lebih akurat untuk pasien dengan komplikasi kronis.

  1. The Influence of Macrovascular and Microvascular Complications on the Quality of Life of Diabetes Mellitus... jurnal.unpad.ac.id/pcpr/article/view/56842The Influence of Macrovascular and Microvascular Complications on the Quality of Life of Diabetes Mellitus jurnal unpad ac pcpr article view 56842
Read online
File size343.86 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test