UNISSULAUNISSULA

JACEE (Journal of Advanced Civil and Environmental Engineering)JACEE (Journal of Advanced Civil and Environmental Engineering)

Jaringan jalan merupakan infrastruktur penting yang mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi di suatu wilayah. Di Kabupaten Solok, berbagai masalah terkait kualitas dan kesetaraan layanan jaringan jalan masih menjadi tantangan utama, terutama karena kurangnya evaluasi kinerja jalan yang mempertimbangkan efisiensi, efektivitas, dan dampak bencana alam. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Indeks Infrastruktur Jalan (RII) yang terintegrasi dengan parameter bencana dan memprediksi nilai RII di masa depan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner dan wawancara dengan pemangku kepentingan sektor infrastruktur jalan, serta data sekunder dari lembaga terkait. Uji reliabilitas dan validitas dilakukan untuk memverifikasi konsistensi dan akurasi kuesioner. Analisis regresi dilakukan untuk menentukan konstanta model. Hasil penelitian menghasilkan model yang dapat digunakan untuk menghitung dan memprediksi nilai Indeks Infrastruktur Jalan. Berdasarkan hasil prediksi nilai RII di Kabupaten Solok, ditemukan bahwa nilai RII di tahun mendatang akan mengalami penurunan.

Berdasarkan analisis dan diskusi, dapat disimpulkan bahwa indikator bencana dapat diintegrasikan ke dalam model penilaian Indeks Infrastruktur Jalan (RII).Nilai RII Kabupaten Solok pada tahun 2023 adalah 7,926, diklasifikasikan sebagai Tinggi.Prediksi nilai RII Kabupaten Solok dari tahun 2023 hingga 2028 menunjukkan tren penurunan, dengan RII diperkirakan mencapai klasifikasi Sedang pada tahun 2029.Analisis alokasi anggaran jalan menunjukkan bahwa dana tersebut belum berdampak langsung pada peningkatan RII.Berdasarkan penilaian RII, anggaran sektor jalan di Kabupaten Solok dianggap tidak efisien dan tidak efektif, karena setiap peningkatan pengeluaran pemerintah untuk subsektor jalan belum menyebabkan peningkatan RII.Selain itu, pertumbuhan tahunan pendapatan regional per kapita (GRDP) belum menghasilkan peningkatan nilai RII.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model RII yang mempertimbangkan proyeksi perubahan iklim untuk memperkirakan dampak jangka panjang bencana terhadap infrastruktur jalan. Selain itu, penting untuk mengkaji penggunaan teknologi pemantauan real-time untuk memantau kerusakan jalan akibat bencana secara berkala. Terakhir, penelitian bisa fokus pada pengembangan program kesiapsiagaan masyarakat berbasis komunitas yang terintegrasi dengan peningkatan ketahanan infrastruktur jalan terhadap bencana alam.

  1. Infrastructure Resilience: A Vulnerability Assessment of Padang City’s Road Network in Disaster... doi.org/10.1088/1755-1315/1394/1/012039Infrastructure Resilience A Vulnerability Assessment of Padang CityyAAAos Road Network in Disaster doi 10 1088 1755 1315 1394 1 012039
  2. Optimizing The Functional Performance of Road Network using Vulnerability Assessment to Cope with Unforeseen... doi.org/10.22146/jcef.3598Optimizing The Functional Performance of Road Network using Vulnerability Assessment to Cope with Unforeseen doi 10 22146 jcef 3598
  3. INDEX AND RISK LEVEL OF LANDSLIDES ON ROAD AND BRIDGES LOCATED ON NATIONAL ROADS (CASE STUDY: KERINCI... granthaalayahpublication.org/ijetmr-ojms/index.php/ijetmr/article/view/960INDEX AND RISK LEVEL OF LANDSLIDES ON ROAD AND BRIDGES LOCATED ON NATIONAL ROADS CASE STUDY KERINCI granthaalayahpublication ijetmr ojms index php ijetmr article view 960
  4. Development of a Road Infrastructure Index Model Integrating Disaster Parameters: A Case Study of Solok... jurnal.unissula.ac.id/index.php/JACEE/article/view/51386Development of a Road Infrastructure Index Model Integrating Disaster Parameters A Case Study of Solok jurnal unissula ac index php JACEE article view 51386
Read online
File size647.1 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test