DIM UNPASDIM UNPAS

Kontigensi : Jurnal Ilmiah ManajemenKontigensi : Jurnal Ilmiah Manajemen

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan memberikan masukan dalam implementasi strategi manajemen yang meliputi program, anggaran dan prosedur: 1) untuk mengkaji dan menganalisis penyusunan dan pelaksanaan program dalam pelestarian budaya; 2) untuk mengkaji dan menganalisis penyusunan dan pelaksanaan anggaran yang sudah ditetapkan oleh Keputusan Gubernur Jawa Barat; 3) untuk mengkaji dan menganalisis prosedur antara Disparbud bidang kebudayaan dengan kabupaten/kota, komunitas budaya dan stakeholder dalam pelaksanaan kegiatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kualitatif dengan single case study. Ada delapan informan kunci yang ditetapkan dengan kriteria empat informan kunci komunitas budaya sebagai eksternal, empat informan kunci pengelola budaya sebagai internal yang telah ditentukan sebelumnya. Dari hasil pengumpulan dan analisis data dan informasi dapat diketahui bahwa: 1) Sebagai pedoman dan dasar dalam penyusunan dan pelaksanaan program yang menuju pada pelestarian budaya, Disparbud telah melaksanakan sesuai dengan harapan masyarakat sebagai pijakan penyusunan dan pelaksanaan program, namun karena banyaknya garapan budaya dan harapan masyarakat serta regulasi yang sangat mengikat maka Disparbud belum dapat memfasilitasi dan melaksanakan dengan optimal. 2) Cara penyusunan dan pelaksanaan anggaran yang sudah ditetapkan oleh Keputusan Gubernur Jawa Barat tetap dijadikan dasar dalam penetapan anggaran, karena dalam penetapan anggaran tidak sepenuhnya kewenangan Disparbud, namun agar lebih optimal kepgub tersebut terpisah khusus kepgub anggaran pengelolaan kebudayaan. 3) Prosedur yang dilakukan antara Disparbud bidang kebudayaan dengan kabupaten/kota, komunitas budaya dan stakeholder dalam pelaksanaan kegiatan dikelola secara kolaboratif meskipun masih perlu optimalisasi koordinasi dan regulasi.

Berdasarkan analisis implementasi strategi manajemen di Disparbud Provinsi Jawa Barat, program, anggaran, dan prosedur yang diterapkan dapat meningkatkan pelestarian budaya sesuai peraturan perundang‑undangan, namun masih perlu optimalisasi pengelolaan regulasi, sosialisasi anggaran, dan koordinasi prosedur dalam praktik.Keberhasilan program tergantung pada integrasi antara kebijakan daerah, keterlibatan komunitas budaya, serta pemanfaatan sumber daya manusia dan teknologi informasi.Oleh karena itu, pengembangan sistem informasi budaya, pendistribusian regulasi khusus budaya, dan peningkatan sinergi antar lembaga disarankan untuk memperkuat efektivitas strategi manajemen budaya.

1) Eksplorasi efektivitas sistem informasi budaya digital dalam memfasilitasi monitoring dan evaluasi pelestarian seni tradisional di daerah Jawa Barat. 2) Studi komparatif terhadap pengelolaan anggaran budaya di provinsi sebanding untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan hambatan struktural. 3) Penelitian partisipatif tentang dampak program pelestarian budaya terhadap partisipasi komunitas laki‑lanjut dan generasi muda, mengukur persepsi serta perubahan perilaku terkait pelestarian.

Read online
File size373.24 KB
Pages15
Short Linkhttps://juris.id/p-1B0
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test