FOUNDAEFOUNDAE

Just a moment...Just a moment...

Tanggapan psikologis terhadap cedera olahraga sangat menentukan keterlibatan dalam rehabilitasi dan hasil kembali ke olahraga. Penelitian sebelumnya telah mengaburkan heterogenitas dalam adaptasi psikologis atlet, terutama dalam olahraga bela diri yang berakar dalam budaya seperti Pencak Silat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil psikologis yang berbeda di antara atlet Pencak Silat yang cedera secara empiris dan memeriksa bagaimana profil ini berkaitan dengan kesiapan rehabilitasi, sehingga mendorong kerangka kerja berbasis bukti untuk pelatihan keterampilan psikologis dalam konteks rehabilitasi cedera. Desain eksperimental kuasiper-uji coba dikombinasikan dengan kerangka kerja analitis berpusat pada orang digunakan. Data dikumpulkan dari 108 atlet Pencak Silat yang cedera di sembilan lembaga pendidikan menengah. Analisis Profil Latent (LPA) dilakukan pada lima domain psikologis: regulasi kecemasan, keterampilan penanganan, kepercayaan diri, motivasi, dan kesiapan rehabilitasi, diikuti oleh MANOVA dan regresi hierarkis untuk memeriksa perbedaan profil dan hubungan prediktif. Tiga profil yang berbeda, Rentan (n = 29), Adaptif (n = 46), dan Tangguh (n = 33), diidentifikasi. Semua indikator psikologis berbeda secara signifikan di seluruh profil, dengan ukuran efek yang besar. Regresi hierarkis menunjukkan bahwa keterampilan psikologis dan keanggotaan profil menyumbang varian yang signifikan dalam kesiapan rehabilitasi di luar faktor cedera terkait (ΔR² = .19). Adaptasi psikologis terhadap cedera olahraga paling baik dipahami melalui konfigurasi keterampilan psikologis berbasis profil. Temuan ini mendukung pengembangan pelatihan keterampilan psikologis yang disesuaikan secara individual, yang diinformasikan oleh profil, untuk meningkatkan kesiapan rehabilitasi dan hasil kembali ke olahraga yang berkelanjutan di antara atlet Pencak Silat.

Adaptasi psikologis terhadap cedera olahraga di antara atlet Pencak Silat paling baik dipahami melalui kerangka kerja berbasis profil, yang mengidentifikasi tiga profil psikologis yang berbeda.Profil ini mencerminkan pola yang berbeda dalam regulasi kecemasan, kemampuan penanganan, kepercayaan diri, motivasi, dan kesiapan rehabilitasi.Temuan ini mendukung pengembangan pelatihan keterampilan psikologis yang disesuaikan secara individual, yang diinformasikan oleh profil, untuk meningkatkan kesiapan rehabilitasi dan hasil kembali ke olahraga yang berkelanjutan di antara atlet Pencak Silat.

Berdasarkan temuan ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan dan pengujian intervensi psikologis yang disesuaikan secara individual untuk atlet Pencak Silat yang cedera. Intervensi ini dapat mencakup pelatihan keterampilan psikologis yang disesuaikan dengan profil psikologis individu, dengan tujuan meningkatkan kesiapan rehabilitasi dan hasil kembali ke olahraga. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana profil psikologis berubah selama proses rehabilitasi dan bagaimana intervensi psikologis dapat disesuaikan untuk mendukung transisi yang lebih lancar. Penelitian juga dapat menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi transisi dari profil Rentan ke profil Adaptif atau Tangguh, serta strategi untuk meningkatkan transisi ini. Dengan memahami profil psikologis dan mengembangkan intervensi yang disesuaikan, penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan pendekatan rehabilitasi yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk atlet Pencak Silat yang cedera.

  1. Unveiling the psychological traits of multi-marathoners: Insights from TIPI personality trait analysis... doi.org/10.1371/journal.pone.0311647Unveiling the psychological traits of multi marathoners Insights from TIPI personality trait analysis doi 10 1371 journal pone 0311647
Read online
File size983.85 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test