IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA

Mamba'ul 'UlumMamba'ul 'Ulum

Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan munculnya kelelahan spiritual pada mahasiswa Muslim di era digital. Dengan menggunakan Conservation of Resources (COR) Theory (Hobfoll, 1989) sebagai kerangka analisis, penelitian ini menyoroti bagaimana keterlibatan digital yang berlebihan dapat menguras sumber daya spiritual penting seperti waktu ibadah, refleksi diri, dan penguatan hubungan dengan Allah. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang tidak terkendali menimbulkan tekanan batin dan menurunkan kesejahteraan spiritual. Secara teoretis, penelitian ini memperluas penerapan COR Theory ke dalam konteks spiritualitas Islam dengan menunjukkan bahwa sumber daya spiritual sama rentannya terhadap kelelahan seperti sumber daya psikologis. Secara praktis, penelitian ini menegaskan pentingnya self-regulation dan muraqabah (kesadaran spiritual) untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas daring dan ibadah. Institusi pendidikan tinggi Islam disarankan mengembangkan program literasi digital yang berfokus pada ketahanan spiritual. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian Tsaqofah Islamiyah kontemporer dan memberikan pemahaman baru tentang peran ganda media sosial sebagai sumber penguatan sekaligus penguras spiritualitas.

Penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial berhubungan signifikan dengan kelelahan spiritual (spiritual fatigue) pada mahasiswa Muslim di era digital.Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat mengurangi sumber daya spiritual, seperti waktu untuk beribadah, refleksi diri, dan penguatan hubungan dengan Allah, sehingga menurunkan kesejahteraan ruhani.Secara teoretis, temuan ini memperluas penerapan Conservation of Resources Theory dalam konteks spiritual Islam, menegaskan bahwa sumber daya spiritual dapat terkuras akibat paparan digital yang berlebihan.Secara praktis, penelitian ini menekankan pentingnya pengendalian diri dan kesadaran spiritual dalam memanfaatkan media sosial agar aktivitas daring tidak menggeser prioritas ibadah dan refleksi batin.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak konten dakwah digital terhadap kesejahteraan spiritual mahasiswa, khususnya bagaimana strategi self-regulation berbasis nilai-nilai Islam dapat meningkatkan keseimbangan antara aktivitas digital dan kebutuhan spiritual. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami peran media sosial dalam membentuk makna hidup religius di kalangan generasi muda, serta bagaimana kecanduan media sosial dapat diatasi melalui pendekatan pendidikan yang lebih holistik. Terakhir, penelitian juga disarankan untuk meneliti perbedaan pengaruh media sosial terhadap spiritualitas mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor budaya dan sosial yang berbeda.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/978-3-031-19407-8Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 978 3 031 19407 8
  2. 0. pdf obj metadata endobj extgstate xobject procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents... ktppdergisi.com/wp-content/uploads/2024/12/6-Social-Media-Addiction-and-Sources-of-Spirituality-Among-University-Students-During-the-COVID-19.pdf0 pdf obj metadata endobj extgstate xobject procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents ktppdergisi wp content uploads 2024 12 6 Social Media Addiction and Sources of Spirituality Among University Students During the COVID 19 pdf
  3. Gambaran Tingkat Social Media Fatigue Pada Mahasiswa Di Kota Makassar | Jurnal Psikologi Karakter. gambaran... journal.unibos.ac.id/jpk/article/view/2384Gambaran Tingkat Social Media Fatigue Pada Mahasiswa Di Kota Makassar Jurnal Psikologi Karakter gambaran journal unibos ac jpk article view 2384
Read online
File size314.14 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test