UINMADURAUINMADURA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: GhancaranJurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: GhancaranTuntutan kurikulum terkini menekankan pada pembelajaran kontekstual, dapat menjadi alat untuk membentuk generasi yang menjaga ekosistem dan membangun karakter yang berlandaskan nilai-nilai ekologis. Tujuan penelitian ini yakni mendeskripsikan inovasi penerapan ekokurikulum berkearifan lokal Madura di SMP ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini yakni 4 kepala SMP pamekasan, waka kurilulum, guru, dan siswa. Data penelitian berupa hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yakni (1) penyusunan kurikulum merdeka yang berkearifan lokal madura terintegrasi nilai lingkungan di SMPN 2 Palengaan, SMPN 1 Larangan, SMPN 4 Pameksan, dan SMPN Groom ini mencakup serangkaian langkah yang sistematis dan terencana, mulai dari perencanaan pembelajaran hingga pengembangan modul ajar. Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup dapat ditanamkan melalui pendekatan pembelajaran yang relevan dengan konteks lokal. Seluruh kegiatan dirancang dengan memperhatikan Komponen Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, dan Alat Tempuh Pembelajaran. Tantangan yang dihadapi sangat beragam dan kompleks, mencakup berbagai aspek yang mempengaruhi efektivitas implementasi kurikulum. Potensi Kurikulum Merdeka yang berkearifan lokal Madura dalam menciptakan generasi peduli lingkungan signifikan. Hal tersebut tercermin melalui nilai-nilai budaya, yang diperlukan untuk menjadi agen perubahan yang berkomitmen terhadap pelestarian lingkungan.
Penyusunan kurikulum yang berkearifan lokal Madura terintegrasi nilai lingkungan di 4 SMP mencakup langkah sistematis dan terencana, mulai dari perencanaan pembelajaran hingga pengembangan modul ajar.Kesadaran menjaga lingkungan dapat ditanamkan melalui pembelajaran kontekstual.Tantangan seperti keterbatasan sumber daya, pelatihan guru, minat siswa, dan evaluasi pencapaian siswa perlu diatasi.Potensi kurikulum ini sangat signifikan dalam membentuk generasi peduli lingkungan melalui nilai budaya dan keterlibatan masyarakat.
1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penerapan Kurikulum Merdeka berbasis kearifan lokal terhadap perkembangan karakter siswa. 2. Studi lebih mendalam tentang strategi meningkatkan keterlibatan masyarakat dan peran aktif orang tua dalam pembelajaran berbasis kearifan lokal. 3. Pengembangan mekanisme pelatihan berkelanjutan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi dalam mengembangkan materi berbasis budaya lokal, serta evaluasi efektivitas metode pembelajaran inovatif dalam konteks sekolah-sekolah lain di Madura.
| File size | 315.51 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
PELITABANGSAPELITABANGSA Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pembekalan teori (storytelling, mobile photography, dan videography),Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pembekalan teori (storytelling, mobile photography, dan videography),
ISI DPSISI DPS Kehidupan serba bebas dan budaya populer seperti cara berpakain maupun dalam berprilaku sangat menginspirasi pencipta dalam mewujudkan seni patung TugasKehidupan serba bebas dan budaya populer seperti cara berpakain maupun dalam berprilaku sangat menginspirasi pencipta dalam mewujudkan seni patung Tugas
UINMADURAUINMADURA Kedua, realitas pendidikan keagamaan berbasis kearifan lokal di pesantren Tapal Kuda cukup kompleks dan lengkap. Ia kompleks karena, berdasarkan temuanKedua, realitas pendidikan keagamaan berbasis kearifan lokal di pesantren Tapal Kuda cukup kompleks dan lengkap. Ia kompleks karena, berdasarkan temuan
UMDUMD 32 tahun 2002 tentang Penyiaran lahir dari semangat kebebasan berpendapat dan mendapatkan informasi seluas-luasnya bagi masyarakat. Undang-Undang Penyiaran32 tahun 2002 tentang Penyiaran lahir dari semangat kebebasan berpendapat dan mendapatkan informasi seluas-luasnya bagi masyarakat. Undang-Undang Penyiaran
UMDUMD Kabupaten Badung sebagai salah satu daerah yang menerapkan otonomi daerah membentuk suatu kebijakan akomodasi pariwisata yang tertuang dalam PeraturanKabupaten Badung sebagai salah satu daerah yang menerapkan otonomi daerah membentuk suatu kebijakan akomodasi pariwisata yang tertuang dalam Peraturan
UMDUMD Otonomi daerah memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk menggali potensi-potensi daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.Otonomi daerah memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk menggali potensi-potensi daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research), dengan meninjau berbagai literatur, seperti teori pendidikanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research), dengan meninjau berbagai literatur, seperti teori pendidikan
UNDIKSHAUNDIKSHA Subak, sistem irigasi tradisional, adalah entitas sosio-religius yang mengintegrasikan pengelolaan air dengan nilai-nilai sosial, budaya, dan spiritualSubak, sistem irigasi tradisional, adalah entitas sosio-religius yang mengintegrasikan pengelolaan air dengan nilai-nilai sosial, budaya, dan spiritual
Useful /
PELITABANGSAPELITABANGSA Harapan dari pengabdian ini terkait revitalisasi sistem parkir melalui prinsip 5S efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional, keselamatan, dan kenyamananHarapan dari pengabdian ini terkait revitalisasi sistem parkir melalui prinsip 5S efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional, keselamatan, dan kenyamanan
UMDUMD Implementasi etika dalam pelayanan publik di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk kurangnya dukungan kebijakan yang memadai, perbedaanImplementasi etika dalam pelayanan publik di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk kurangnya dukungan kebijakan yang memadai, perbedaan
UMDUMD Pada umumnya transportasi ada dua yaitu berbasis konvensional dan online. Namun permasalahannya adalah sering terjadi diskriminasi terhadap penyedia jasaPada umumnya transportasi ada dua yaitu berbasis konvensional dan online. Namun permasalahannya adalah sering terjadi diskriminasi terhadap penyedia jasa
UMDUMD 2) Anggota di lapangan tidak dapat mengontrol emosi. 3) Adanya keterlambatan informasi yang didapatkan saat terjadi unjuk rasa, atau unjuk rasa. 1) Penanggung2) Anggota di lapangan tidak dapat mengontrol emosi. 3) Adanya keterlambatan informasi yang didapatkan saat terjadi unjuk rasa, atau unjuk rasa. 1) Penanggung