PELITABANGSAPELITABANGSA

Jurnal Pelita PengabdianJurnal Pelita Pengabdian

Permasalahan sampah rumah tangga merupakan salah satu tantangan utama dalam pengelolaan lingkungan yang memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Rendahnya kesadaran dan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah menyebabkan meningkatnya pencemaran lingkungan serta menurunnya kualitas kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, praktik pemilahan sampah, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap 30 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan sampah berbasis 3R. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 62,5 pada saat pre-test menjadi 85,7 pada saat post-test, atau mengalami peningkatan sebesar 23,2 poin (37,1%). Selain itu, masyarakat mulai menerapkan pemilahan sampah organik dan anorganik, memanfaatkan sampah menjadi produk yang bernilai ekonomis, serta membentuk kelompok pengelola sampah sebagai upaya keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang dipadukan dengan praktik langsung dan pendampingan efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah. Program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan melalui pengurangan volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat melalui kegiatan daur ulang. Oleh karena itu, penerapan pengelolaan sampah berbasis 3R dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Program pengabdian masyarakat tentang pengelolaan sampah berbasis 3R berhasil meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah.Penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle terbukti mampu mengurangi volume sampah rumah tangga, meningkatkan nilai ekonomi limbah, serta memperbaiki kualitas lingkungan.Keberhasilan program juga didukung oleh partisipasi aktif masyarakat dan pembentukan kelompok pengelola sampah sebagai upaya keberlanjutan program.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan platform digital berbasis komunitas untuk memantau pengelolaan sampah dan memberikan edukasi interaktif. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang kolaborasi antara bank sampah dengan industri daur ulang untuk meningkatkan nilai ekonomi produk daur ulang. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi teknologi sederhana untuk memproses sampah organik menjadi produk bernilai tinggi, seperti pupuk atau bahan baku industri, dengan pendekatan partisipatif untuk memastikan keberlanjutan program.

Read online
File size358.58 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test