POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG

Jurnal Keperawatan Sehat MandiriJurnal Keperawatan Sehat Mandiri

Angka kenakalan remaja mengalami peningkatan 0,70% dapat dilihat dari tingginya kenakalan remaja seperti membolos, merokok, berkelahi, dll. Kenakalan remaja dipengaruhi beberapa faktor yaitu keluarga, teman sebaya yang kurang baik, lingkungan tempat tinggal serta kecerdasan emosional yang rendah. Kecerdasan emosional mampu mengendalikan remaja dengan baik untuk membangun diri sendiri, memahami diri sendiri dan hubungan interpersonal yang baik dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan kenakalan remaja. Penelitian ini dilakukan bulan Oktober 2022-Juni 2023 di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Padang. Desain penelitian Cross Sectional. Populasi pada yaitu 481 orang dan sampel 83 orang menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan google form. Analisis data dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan remaja mengalami kecerdasan emosional rendah (53,0%) dan remaja mengalami kenakalan remaja tinggi (54,2%) ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan kenakalan remaja di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Padang dengan nilai (p-Value 0,012).

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa lebih dari separuh responden memiliki kecerdasan emosional rendah, lebih dari separuh memiliki kenakalan remaja tinggi, dan terdapat hubungan signifikan antara kecerdasan emosional dengan kenakalan remaja di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Padang.

Penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan desain longitudinal untuk memantau perubahan kecerdasan emosional dan tingkat kenakalan remaja selama periode beberapa tahun, sehingga dapat mengungkap arah kausal yang lebih jelas. Selanjutnya, perlu digali peran moderasi faktor sosial seperti pengaruh teman sebaya dan dinamika keluarga dalam hubungan kecerdasan emosional–kenakalan remaja, dengan pendekatan metode campuran (mixed‑methods) untuk memperoleh gambaran kuantitatif dan kualitatif yang komprehensif. Selain itu, dianjurkan dilakukan uji coba intervensi berbasis program pengembangan kecerdasan emosional di sekolah, menggunakan rancangan percobaan terkontrol acak (RCT) untuk menilai efektivitas program tersebut dalam menurunkan perilaku kenakalan remaja, serta mengevaluasi keberlanjutan dampaknya pada aspek akademik dan kesejahteraan psikologis siswa.

  1. Hubungan Kepercayaan Diri dan Kecerdasan Emosi Dengan Perilaku Merokok | Sya’baniyah | Psikoborneo:... doi.org/10.30872/psikoborneo.v6i2.4560Hubungan Kepercayaan Diri dan Kecerdasan Emosi Dengan Perilaku Merokok SyaAobaniyah Psikoborneo doi 10 30872 psikoborneo v6i2 4560
  2. Login. ciptaan lisensi creative commons atribusi doi.org/10.24198/jppm.v4i2.14393Login ciptaan lisensi creative commons atribusi doi 10 24198 jppm v4i2 14393
Read online
File size70.85 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-1zZ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test