UINMADURAUINMADURA
IQTISHADIA Jurnal Ekonomi & Perbankan SyariahIQTISHADIA Jurnal Ekonomi & Perbankan SyariahMasjid memiliki sejarah panjang sebagai pusat peradaban Islam, termasuk dalam kegiatan ekonomi. Namun, peran strategis mereka telah direduksi menjadi sekadar tempat ibadah ritual. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan model konseptual terintegrasi pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, yang menggabungkan keuangan sosial Islam, transformasi digital, dan kolaborasi multi-pemangku kepentingan (pentahelix). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan analisis konseptual. Temuan menunjukkan bahwa masjid memiliki potensi besar sebagai pusat pemberdayaan ekonomi melalui optimalisasi instrumen ZISWAF, teknologi digital seperti fintech dan aplikasi manajemen masjid, serta sinergi antara akademisi, bisnis, pemerintah, masyarakat, dan media. Studi kasus dari Masjid Jogokariyan, Masjid Al-Falah Seoul, dan Masjid Raya Bintaro Jaya menunjukkan keberhasilan implementasi model tersebut dalam berbagai konteks. Artikel ini mengusulkan indikator evaluasi keuangan, sosial, dan teknologi untuk menilai efektivitas model. Akibatnya, masjid dapat muncul sebagai mercusuar pemberdayaan ekonomi yang adaptif di era digital. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan ekonomi berbasis masjid dapat diperkuat dengan meningkatkan kapasitas manajerial dan digital pengelola masjid, meningkatkan dukungan regulasi dan kelembagaan, memperluas keterlibatan akademisi melalui validasi empiris, serta mendorong partisipasi bisnis dan media untuk memperkuat dampak sosial-ekonomi yang berkelanjutan.
Masjid memiliki potensi besar sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan melalui optimalisasi keuangan sosial Islam (ZISWAF), pemanfaatan teknologi digital, dan sinergi Pentahelix (akademisi, bisnis, pemerintah, masyarakat, dan media).Model konseptual yang diusulkan dalam penelitian ini bersifat adaptif, dapat diterapkan, dan direplikasi, dengan indikator keberhasilan meliputi aspek keuangan, sosial-ekonomi (peningkatan pendapatan dan keberlanjutan UMKM), dan teknologi (digitalisasi serta transparansi manajemen).Meskipun demikian, penelitian ini masih bersifat konseptual dan menyarankan validasi empiris di berbagai konteks regional, peningkatan kapasitas manajerial dan digital pengelola masjid, serta dukungan regulasi dan insentif dari pemerintah untuk memaksimalkan dampak sosial-ekonomi berkelanjutan.
Penelitian ini membuka jalan bagi banyak pertanyaan menarik tentang bagaimana masjid dapat benar-benar menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu arah penelitian yang penting adalah melakukan pengujian langsung atau validasi empiris terhadap model konseptual yang sudah diajukan. Kita perlu mencari tahu secara mendalam: bagaimana sebenarnya model pemberdayaan ekonomi berbasis masjid yang menggabungkan keuangan sosial Islam, teknologi digital, dan kerjasama Pentahelix ini bekerja di lapangan? Studi bisa dilakukan di berbagai jenis masjid, mulai dari yang besar di kota hingga yang sederhana di pelosok desa, untuk melihat dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berkelanjutan, serta penggunaan teknologi dalam pengelolaan masjid, sehingga kita bisa memahami faktor-faktor kunci keberhasilan di setiap konteks. Selanjutnya, penting juga untuk menggali lebih jauh tentang dinamika kerjasama antar berbagai pihak dalam kerangka Pentahelix. Pertanyaan yang muncul adalah: bagaimana akademisi, pelaku bisnis, pemerintah, masyarakat, dan media dapat bersinergi secara paling efektif untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat di sekitar masjid? Ini termasuk meneliti model koordinasi terbaik dan peran spesifik yang bisa dimainkan oleh setiap pemangku kepentingan untuk mendukung program-program ekonomi masjid. Terakhir, mengingat pentingnya digitalisasi, penelitian lanjutan bisa berfokus pada strategi peningkatan kapasitas pengelola masjid. Kita perlu tahu: pelatihan dan pendampingan seperti apa yang paling efektif untuk meningkatkan kemampuan manajerial dan literasi digital para pengurus masjid, agar mereka bisa memanfaatkan aplikasi ZISWAF dan teknologi keuangan (fintech) untuk mengelola dana secara transparan dan mengembangkan bisnis jamaah secara maksimal? Hasil penelitian ini akan sangat bermanfaat untuk menciptakan panduan praktis dan kebijakan yang mendukung peran masjid sebagai agen perubahan ekonomi di era digital.
| File size | 1.02 MB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
UINMADURAUINMADURA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi penerapan model linked program sebagai upaya memaksimalkan keberlanjutan koperasi masjid. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi penerapan model linked program sebagai upaya memaksimalkan keberlanjutan koperasi masjid. Penelitian
UINMADURAUINMADURA Validitas konvergen dan konstruk dinilai melalui korelasi Pearson/Spearman, analisis faktor eksploratori, dan konsistensi internal (Cronbachs α). UjiValiditas konvergen dan konstruk dinilai melalui korelasi Pearson/Spearman, analisis faktor eksploratori, dan konsistensi internal (Cronbachs α). Uji
UINMADURAUINMADURA Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi perbedaan kinerja rasio keuangan likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas Bank NTB Syariah sebelum dan sesudahTujuan penelitian adalah mengidentifikasi perbedaan kinerja rasio keuangan likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas Bank NTB Syariah sebelum dan sesudah
UINMADURAUINMADURA Dapat dibaca dari hasil data kuantitatif bahwa. Variabel zakat (X1) memiliki nilai t sebesar 3,287 (nilai mutlak). Karena nilai t > nilai tabel = |3,287|Dapat dibaca dari hasil data kuantitatif bahwa. Variabel zakat (X1) memiliki nilai t sebesar 3,287 (nilai mutlak). Karena nilai t > nilai tabel = |3,287|
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Penyempurnaan pada dokumentasi, transparansi, koordinasi, partisipasi jamaah, dan pemanfaatan teknologi digital diperlukan agar pengelolaan masjid menjadiPenyempurnaan pada dokumentasi, transparansi, koordinasi, partisipasi jamaah, dan pemanfaatan teknologi digital diperlukan agar pengelolaan masjid menjadi
STAIN MADINASTAIN MADINA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dalam pengelolaan MasjidPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dalam pengelolaan Masjid
UNISBA BLITARUNISBA BLITAR A Magical Augmented Reality Book berbasis Mobile merupakan aplikasi yang dapat membantu dan mengenalkan teknologi kedalam bentuk buku bertema cerita rakyatA Magical Augmented Reality Book berbasis Mobile merupakan aplikasi yang dapat membantu dan mengenalkan teknologi kedalam bentuk buku bertema cerita rakyat
UNISBA BLITARUNISBA BLITAR Penerapan sistem pakar ini dapat diakses menggunakan Personal Computer (PC) untuk dapat digunakan mendiagnosis awal demam berdarah. Sebanyak 47,78% respondenPenerapan sistem pakar ini dapat diakses menggunakan Personal Computer (PC) untuk dapat digunakan mendiagnosis awal demam berdarah. Sebanyak 47,78% responden
Useful /
UINMADURAUINMADURA Namun, temuan menunjukkan bahwa banyak inovasi produk masih berfokus sempit pada kepatuhan syariah formal-legal dan kompetitif pasar, sementara dimensiNamun, temuan menunjukkan bahwa banyak inovasi produk masih berfokus sempit pada kepatuhan syariah formal-legal dan kompetitif pasar, sementara dimensi
UINMADURAUINMADURA Manfaat qawaidul fiqhiyah adalah untuk memberikan panduan yang lebih praktis yang berasal dari teks dan makna tersirat dari teks asli, yaitu Al-Quran danManfaat qawaidul fiqhiyah adalah untuk memberikan panduan yang lebih praktis yang berasal dari teks dan makna tersirat dari teks asli, yaitu Al-Quran dan
STAIN MADINASTAIN MADINA Penelitian ini menunjukkan bahwa amalan spiritual Tarekat Naqsyabandiyah, seperti talqin, mandi tobat, salat, dzikir, muraqabah, suluk, dan tawajjuh, memilikiPenelitian ini menunjukkan bahwa amalan spiritual Tarekat Naqsyabandiyah, seperti talqin, mandi tobat, salat, dzikir, muraqabah, suluk, dan tawajjuh, memiliki
UNISBA BLITARUNISBA BLITAR Kendala UMKM terhadap kredit perbankan ini bisa ditinjau dari sisi permintaan dan panawaran. Upaya yang ditempuh untuk meningkatkan pemanfaatan fasilitasKendala UMKM terhadap kredit perbankan ini bisa ditinjau dari sisi permintaan dan panawaran. Upaya yang ditempuh untuk meningkatkan pemanfaatan fasilitas